Dunia Fintech

Apa Itu Sandbox Crypto? Begini Pengertian Hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu sandbox crypto? Bagi sebagian pemain kripto ada juga yang belum memahaminya. Maka ini, hal ini sangat penting untuk diketahui. 

Sandbox adalah perangkat lunak yang berjalan di Ethereum yang mengoperasikan dunia game virtual terdesentralisasi.

Diluncurkan pada tahun 2011 oleh Pixowl, Sandbox pada awalnya adalah platform game seluler yang ditujukan untuk menyaingi Minecraft. Kemudian, itu menjadi hit dan menghasilkan lebih dari 40 juta unduhan di seluruh dunia. 

Tapi pada tahun 2018, salah satu pendiri Arthur Madrid dan Sebastien Borget memutuskan untuk mengeksplorasi potensi menciptakan metaverse 3D di blockchain.

Tujuan mereka adalah membuat pengguna benar-benar memiliki kreasi mereka sebagai NFT dan mendapatkan hadiah saat berpartisipasi dalam ekosistem. Proyek Sandbox baru dirilis pada tahun 2020 dan menjadi salah satu game dengan pertumbuhan tercepat di dunia crypto, bersama dengan Axie Infinity dan Decentraland.

Baca jugaRegulasi Aset Kripto, Bitcoin Cs Legal Sebagai Instrumen Investasi

Pada November tahun 2021, Sandbox mengumpulkan dana $93 juta dari investor yang dipimpin oleh raksasa seluler Jepang SoftBank. Game ini juga menarik lebih dari 50 kemitraan, termasuk Atari, perusahaan gim terkenal, CryptoKitties, The Walking Dead, dan bintang hip-hop Snoop Dogg.

Pada intinya, Sandbox adalah game, di mana pemain dapat membeli sebidang tanah digital, yang disebut LAND, dan menciptakan pengalaman di atasnya untuk dibagikan kepada pengguna lain.

Apa Itu Sandbox Crypto

Apa Itu Sandbox Crypto (SAND)?

Pada bulan November 2021, Facebook mengumumkan penggantian nama induk perusahaannya menjadi Meta Platforms. Perubahan ini mengikuti visi CEO Mark Zuckerberg yang ingin mengembangkan Metaverse, sebuah dunia virtual di mana penggunanya dapat bersosialisasi, melakukan berbagai aktivitas termasuk rekreasi hingga belajar. 

Sejak perubahan nama induk perusahaan Facebook ini, aset kripto pada aplikasi game dunia virtual mengalami lonjakan harga, termasuk SAND, token The Sandbox.

Baca jugaApa itu Bitcoin Halving? Begini Penjelasan Lengkap Hingga Efeknya pada Pasar

Dalam dunia cryptocurrency, istilah metaverse sudah digunakan untuk menjelaskan sebuah ekosistem dunia virtual dimana pengguna bisa berinteraksi sesuka mereka dalam sebuah jaringan yang terdesentralisasi. Sekarang, Sandbox merupakan salah satu game metaverse paling populer pada jaringan Ethereum selain Decentraland (MANA) dan Axie Infinity (AXS).

Definisi Sandbox

The Sandbox (SAND) adalah game dunia virtual terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan Ethereum. Ia adalah salah satu decentralized application atau DApps paling populer dalam blockchain Ethereum. Di dalamnya, setiap pemainnya bisa menciptakan permainan dan pengalaman apapun yang mereka inginkan yang kemudian bisa diakses oleh pemain lain.

Layaknya game blockchain lainnya, semua aset di dalam Sandbox merupakan NFT yang bisa diperjualbelikan pada marketplace. SAND adalah aset kripto The Sandbox yang digunakan untuk berbagai macam aktivitas dalam game dan sebagai token governance.

Menurut Coinmarketcap, Sandbox memiliki kapitalisasi pasar sebesar 6 milyar dolar AS dengan suplai maksimum sebanyak 3 milyar token SAND. Pada November 2021, token ini mengalami kenaikan harga sekitar 700% dari sekitar 1 dolar AS menjadi 8 dolar AS.

Siapa pembuat Sandbox?

Perusahaan the Sandbox dibuat pada tahun 2011 oleh Arthur Madrid (CEO) dan Sébastien Borget (COO). Setelah membuat berbagai macam mobile game untuk handpone. pada tahun 2018 mereka ditawarkan kesempatan membuat game berbasis blockchain. Game ini akan menggunakan fondasi mode the Sandbox, yang juga nama sebuah tipe permainan di mana pemain bebas memilih aktivitas yang mereka ingin lakukan.

The Sandbox menggunakan teknologi blockchain untuk memanfaatkan konten yang dibuat pengguna (user-generated content) dan tokenomics. Pada Agustus 2020, Tim Sandbox mengadakan initial coin offering (ICO) dan berhasil mengumpulkan $3 juta dolar untuk mendanai pengembangan the Sandbox.

Cara kerja Sandbox

The Sandbox merupakan game blockchain yang memberikan kebebasan bagi semua pemainnya. Ia menggabungkan elemen NFT, DeFi, dan juga mode permainan sandbox. Sandbox adalah permainan dunia virtual di mana pemain diberi kebebasan memilih.

The Sandbox memberikan pengalaman bermain dalam dunia virtual di mana kamu bebas memasuki aktivitas yang kamu mau. Dalam Sandbox, setiap petak dari petanya dibagi menjadi kotak-kotak bernama LAND. Setiap LAND berisikan aktivitas dan mode permainan yang dibentuk sesuai yang membuatnya.

Beberapa petak LAND bisa membentuk sebuah ESTATE yang biasanya dibuat berdasarkan sebuah tema tertentu. Kamu bisa memasuki sebuah LAND atau ESTATE menggunakan SAND sebagai tiket. Hal inilah yang membuat potensi Sandbox tidak terbatas karena ia berfokus kepada kreativitas dari komunitas pengguna Sandbox.

Semua pemain yang memiliki LAND bisa menggunakan beberapa produk Sandbox untuk membuat mode permainannya sendiri, mengisi LAND dengan berbagai objek, dan juga menjual aset apapun yang mereka miliki. Hal ini dicapai menggunakan tiga aplikasi yaitu Voxedit, game maker, dan marketplace Sandbox.

Sandbox sendiri memiliki 3 token berbeda dengan masing-masing fungsi yang berbeda. Perusahaan Sandbox juga menjelaskan bahwa pembagian token ini adalah upaya membuat bisnis ekonomi yang terus berputar.

1. SAND

SAND adalah token dengan standar ERC-20 yang digunakan dalam The Sandbox sebagai mata uang untuk semua transaksi berinteraksi dengan ekosistem Sandbox. Token ini berperan sebagai token utilitas yang akan kamu gunakan untuk bermain Sandbox karena kamu membutuhkan SAND untuk memasuki setiap LAND. Selain itu, SAND juga berperan sebagai token yang digunakan untuk staking pada jaringan Sandbox.

2. LAND

LAND adalah Non-fungible token (NFT) berstandar token ERC-721 Ethereum. Pemain Sandbox membeli LAND untuk mengisinya dengan game, aset, dan pengalaman interaktif. Bukan hanya pemain, perusahaan seperti Adidas dan Opera sampai Axie Infinity dan Cryptokitties membeli LAND dengan tujuan menciptakan sebuah pengalaman interaktif bagi komunitasnya di dalam Sandbox. 

Selain LAND, ESTATES adalah sebuah kumpulan LAND yang sengaja digabungkan untuk menciptakan interaksi yang lengkap. Misalnya, sebuah ESTATES bertema haloween dengan konsep wahana di mana setiap LANDnya memiliki interaksi yang berbeda-beda.

3. ASSETS

ASSETS adalah token berstandar ERC-1155 yang dapat diperdagangkan di marketplace Sandbox. Token ini berisikan sekumpulan item atau barang yang memiliki tema sama atau bagian-bagian kecil dari sebuah koleksi seperti baju untuk avatarmu.

Itulah ulasan mengenai apa itu sandbox crypto dan cara kerjanya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Baca jugaRusia Berencana Legalkan Mata Uang Kripto untuk Transaksi Ekspor & Impor

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Exit mobile version