Dunia Fintech

Apa Itu Surat Utang Negara? Ketahui Manfaat dan Jenis-jenisnya

Waduh! Rencana Prefunding SBN Bikin Utang Negara Naik Drastis US$218,4 Miliar, Kenapa Sih?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu Surat Utang Negara? Surat Utang Negara (SUN) adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh pemerintah suatu negara untuk meminjam uang dari masyarakat atau investor. 

SUN seringkali disebut juga dengan obligasi negara atau surat utang negara. Pemerintah mengeluarkan SUN sebagai salah satu cara untuk mendapatkan dana guna mendukung proyek-proyek pembangunan, membiayai defisit anggaran, atau untuk keperluan lainnya.

Investor yang membeli SUN memberikan pinjaman kepada pemerintah dalam bentuk pembelian obligasi tersebut. Sebagai imbalannya, pemerintah akan membayar bunga kepada pemegang obligasi selama jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan. Bunga ini biasanya disebut kupon, dan pembayaran kupon ini dilakukan secara berkala, misalnya setiap enam bulan sekali, hingga obligasi jatuh tempo.

Setelah jangka waktu tertentu, yang disebut masa jatuh tempo, pemerintah akan mengembalikan pokok pinjaman kepada pemegang obligasi. Besarnya pokok ini adalah nilai nominal dari obligasi tersebut, yang umumnya ditetapkan saat obligasi pertama kali diterbitkan.

Jenis-jenis dari Apa Itu Surat Utang Negara

Surat Utang Negara (SUN) dapat memiliki berbagai jenis, tergantung pada karakteristik dan syarat-syaratnya. Berikut adalah beberapa jenis surat utang negara yang umum ditemui:

Baca juga: Jenis Investasi Jangka Pendek: Tabungan, Obligasi, hingga P2P Lending

ISFF 2023 INDODAX

  1. Obligasi Tetap (Fixed-Rate Bonds)

Ini adalah jenis SUN di mana tingkat bunga atau kupon tetap sepanjang masa jatuh tempo obligasi. Pemerintah membayar jumlah bunga yang tetap kepada pemegang obligasi pada interval yang telah ditentukan.

  1. Obligasi Mengambang (Floating-Rate Bonds)

Tingkat bunga pada jenis obligasi ini tidak tetap, melainkan mengikuti tingkat suku bunga pasar. Biasanya, tingkat bunga obligasi mengambang ini diindekskan ke tingkat suku bunga pasar tertentu, seperti tingkat LIBOR (London Interbank Offered Rate).

  1. Obligasi Pengindeksan Inflasi (Inflation-Linked Bonds)

Juga dikenal sebagai obligasi TIPS (Treasury Inflation-Protected Securities) di Amerika Serikat, jenis obligasi ini dirancang untuk melindungi investor dari efek inflasi. Nilai pokok obligasi dan pembayaran bunga diindekskan ke tingkat inflasi, sehingga pembayaran tersebut akan meningkat sejalan dengan kenaikan harga.

  1. Obligasi Penghasilan (Income Bonds)

Obligasi ini tidak membayar bunga tetap pada interval tertentu, melainkan hanya membayar bunga jika pemerintah memiliki cukup pendapatan yang dapat diarahkan ke pembayaran bunga.

  1. Obligasi Mengkonversi (Convertible Bonds)

Jenis obligasi ini memberikan pemegang obligasi opsi untuk menukar obligasi tersebut dengan saham perusahaan pada tingkat tertentu. Obligasi ini sering digunakan oleh perusahaan swasta, tetapi juga bisa diterbitkan oleh pemerintah.

  1. Obligasi Bersyarat (Callable Bonds)

Obligasi ini memberi hak kepada penerbit (pemerintah) untuk membeli kembali obligasi tersebut dari pemegangnya sebelum masa jatuh tempo obligasi, biasanya dengan harga yang lebih tinggi dari nilai nominalnya.

  1. Obligasi tanpa Jatuh Tempo (Perpetual Bonds)

Jenis obligasi ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo tetap. Pemerintah membayar bunga kepada pemegang obligasi secara terus-menerus, tanpa membatasi waktu. Namun, pemegang obligasi mungkin memiliki opsi untuk menjual obligasi tersebut kembali ke pemerintah pada tanggal tertentu.

Manfaat dari Apa Itu Surat Utang Negara

Surat Utang Negara (SUN) memberikan manfaat kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah dan investor. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari SUN:

Manfaat bagi Pemerintah

  1. Sumber Dana

Pemerintah dapat menggunakan SUN sebagai sumber pendanaan untuk proyek-proyek pembangunan, infrastruktur, atau kegiatan lainnya yang memerlukan dana besar.

  1. Pengelolaan Defisit Anggaran

SUN membantu pemerintah dalam pengelolaan defisit anggaran dengan memberikan akses kepada dana segar tanpa harus meningkatkan pajak atau mengurangi pengeluaran secara drastis.

Baca juga: Investasi di Obligasi, Yuk Ketahui Keuntungan dan Risikonya

  1. Pengendalian Suku Bunga

Dalam beberapa kasus, penerbitan SUN memberikan pemerintah kontrol atas suku bunga yang harus dibayar. Jika pasar mengharuskan suku bunga yang lebih tinggi, pemerintah masih bisa membayar bunga yang telah ditetapkan pada SUN yang sudah diterbitkan.

  1. Pembentukan Kurva Yield

SUN membantu dalam membentuk kurva yield, yang menggambarkan hubungan antara jangka waktu investasi dan tingkat suku bunga. Kurva ini penting untuk perencanaan kebijakan moneter dan fiskal.

Manfaat bagi Investor

  1. Pendapatan Tetap

Bagi investor, SUN menyediakan sumber pendapatan tetap melalui pembayaran bunga yang teratur. Ini bisa menjadi pilihan yang menarik bagi investor yang mencari penghasilan stabil.

  1. Diversifikasi Portofolio

SUN memberikan investor kesempatan untuk diversifikasi portofolio mereka. Dengan memiliki obligasi pemerintah dalam portofolio mereka, investor dapat mengurangi risiko dengan menyebarkan investasi mereka ke berbagai jenis aset.

  1. Keamanan Investasi

SUN dianggap sebagai instrumen keuangan yang relatif aman karena diterbitkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, mereka dianggap memiliki risiko kredit yang rendah, terutama jika diterbitkan oleh pemerintah negara yang dianggap stabil secara ekonomi.

  1. Preservasi Modal

SUN dapat memberikan perlindungan terhadap nilai investasi melalui pembayaran bunga yang teratur dan pengembalian pokok pada saat jatuh tempo. Ini membantu dalam preservasi modal investor.

  1. Liquidity

SUN sering dapat dijual di pasar sekunder sebelum jatuh tempo, memberikan likuiditas kepada investor yang mungkin membutuhkan uang tunai sebelum obligasi mencapai jatuh tempo.

Baca juga: Cara Menghitung Obligasi pada Harga Diskonto dan Lainnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Exit mobile version