Dunia Fintech

Apakah Bitcoin Bisa Dibeli dengan Uang Rp50 Ribu? Ini Caranya

Apakah Bitcoin bisa dibeli dengan uang Rp50 ribu? Simak minimal pembelian Bitcoin di Indodax, cara membeli, contoh perhitungan, dan tips untuk pemula.

Banyak orang masih mengira untuk memiliki Bitcoin dibutuhkan modal yang besar. Padahal, Bitcoin bisa dibeli dalam pecahan kecil, sehingga seseorang tidak harus membeli 1 BTC sekaligus.

Lalu, apakah Bitcoin bisa dibeli dengan uang Rp50 ribu?

Jawabannya adalah bisa.

Di Indodax, minimal pembelian aset kripto saat ini ditetapkan sebesar Rp10.000. Artinya, dana Rp50.000 sudah lebih dari cukup untuk melakukan pembelian Bitcoin, selama saldo dan metode transaksi yang digunakan memenuhi ketentuan platform Indodax.

Dengan demikian, orang yang baru ingin mencoba investasi Bitcoin tidak harus menunggu mempunyai jutaan rupiah.

Apakah Bisa Beli Bitcoin Hanya Rp50 Ribu?

Bisa.

Hal yang perlu dipahami adalah Anda tidak membeli 1 Bitcoin penuh.

Bitcoin dapat dibagi menjadi unit yang sangat kecil. Karena itu, uang Rp50 ribu digunakan untuk membeli sebagian kecil dari 1 BTC sesuai harga Bitcoin pada saat transaksi.

Misalnya, jika harga Bitcoin sedang Rp1,5 miliar per BTC, uang Rp50 ribu tentu tidak akan mendapatkan 1 BTC.

Namun, Anda tetap bisa mendapatkan pecahan Bitcoin berdasarkan nilai pembelian.

Konsep ini sebenarnya sama seperti membeli emas dalam pecahan kecil. Anda tidak harus membeli satu batang emas penuh untuk mulai memiliki emas.

Berapa Minimal Beli Bitcoin di Indodax?

Menurut informasi resmi Indodax, minimal pembelian koin di Indodax adalah Rp10.000.

Artinya, secara nominal:

Untuk transaksi langsung melalui Indodax Pro, minimum order saat ini adalah Rp25.000. Transaksi Rp10.000–Rp24.999 akan diproses melalui Indodax Lite.

Jadi, Rp50 ribu sudah memenuhi batas minimum baik untuk transaksi kecil maupun transaksi langsung di Pro.

Berapa Bitcoin yang Didapat dari Rp50 Ribu?

Jumlah Bitcoin yang diperoleh tergantung pada harga BTC saat Anda melakukan pembelian.

Sebagai contoh sederhana, misalkan harga Bitcoin adalah Rp1,5 miliar per BTC.

Maka secara kasar:

Rp50.000 ÷ Rp1.500.000.000 = 0,00003333 BTC

Jadi, Rp50 ribu dapat menghasilkan sekitar 0,000033 BTC pada contoh harga tersebut, sebelum memperhitungkan biaya transaksi atau komponen biaya lain yang berlaku.

Jika harga Bitcoin berubah, jumlah BTC yang didapat juga berubah.

Karena itu, jangan melihat Rp50 ribu sebagai jumlah Bitcoin yang tetap. Yang tetap adalah nilai rupiah yang Anda gunakan untuk membeli, sementara jumlah BTC mengikuti harga pada saat transaksi.

Cara Beli Bitcoin Rp50 Ribu di Indodax

Bagi pemula, prosesnya cukup sederhana.

1. Siapkan akun Indodax

Pastikan Anda sudah memiliki akun Indodax dan memenuhi proses verifikasi yang diperlukan.

2. Deposit Rp50 ribu

Masukkan saldo Rupiah ke akun Indodax.

Indodax saat ini menetapkan minimal deposit Rupiah mulai Rp10.000, meskipun minimum dan biaya dapat berbeda tergantung metode deposit yang digunakan.

Karena itu, periksa biaya deposit sebelum melakukan transfer.

3. Pilih Bitcoin

Setelah saldo Rupiah tersedia, cari aset Bitcoin (BTC) pada aplikasi Indodax.

4. Pilih metode pembelian

Anda dapat memilih metode pembelian yang tersedia sesuai mode aplikasi yang digunakan.

Indodax menjelaskan bahwa pembelian Bitcoin dapat dilakukan menggunakan Limit Order maupun Market/Instant Order.

Jika Anda hanya ingin membeli Bitcoin secara sederhana pada harga pasar yang tersedia, Market/Instant Order lebih mudah dipahami.

5. Masukkan Rp50 ribu

Masukkan nominal pembelian sebesar:

Rp50.000

Sistem kemudian akan menampilkan estimasi jumlah Bitcoin yang akan Anda dapatkan.

6. Periksa transaksi

Perhatikan kembali:

Jika sudah sesuai, konfirmasi pembelian.

Setelah order terpenuhi, saldo Bitcoin akan masuk ke wallet aset kripto di akun Indodax.

Apakah Beli Bitcoin Rp50 Ribu Bisa Untung?

Bisa naik nilainya, tetapi tidak ada jaminan keuntungan.

Misalnya Anda membeli Bitcoin senilai Rp50 ribu.

Jika harga Bitcoin kemudian naik 20 persen, secara sederhana nilai Bitcoin yang Anda miliki juga akan naik sekitar 20 persen sebelum memperhitungkan biaya dan pajak yang relevan.

Artinya:

Modal awal: Rp50.000
Kenaikan Bitcoin: 20%
Nilai secara ilustratif: sekitar Rp60.000

Namun, jika harga Bitcoin turun 20 persen, nilai kepemilikan Anda juga bisa turun menjadi sekitar Rp40.000.

Jadi, nominal kecil bukan berarti bebas risiko.

Bitcoin tetap merupakan aset dengan harga yang dapat bergerak sangat volatil.

Apakah Bitcoin bisa dibeli dengan uang Rp50 ribu

Apakah Lebih Baik Beli Bitcoin Rp50 Ribu Sekali atau Berkala?

Bagi orang yang memiliki modal terbatas, salah satu pendekatan yang dapat dipelajari adalah membeli secara berkala dengan nominal yang relatif kecil.

Misalnya:

Rp50.000 setiap minggu.

Dalam satu bulan, secara sederhana Anda mengalokasikan sekitar Rp200.000 untuk membeli Bitcoin.

Atau:

Rp50.000 setiap bulan.

Pendekatan pembelian berkala seperti ini sering disebut DCA atau Dollar Cost Averaging.

Indodax sendiri menyediakan fitur Investasi Rutin/DCA, dan saat ini menetapkan nominal minimal Rp10.000 untuk pembelian rutin menggunakan saldo wallet.

Namun, DCA bukan jaminan keuntungan. Tujuannya lebih kepada membuat pola pembelian yang teratur daripada mencoba menebak harga Bitcoin setiap saat.

Apakah Beli Bitcoin Rp50 Ribu Cocok untuk Pemula?

Justru nominal kecil dapat menjadi cara untuk mengenal mekanisme Bitcoin tanpa langsung menggunakan modal besar.

Dengan Rp50 ribu, pemula bisa belajar:

Setelah memahami mekanismenya, pengguna dapat menentukan sendiri apakah ingin meningkatkan nominal pembelian atau tetap menggunakan nominal kecil.

Apa Kekurangan Membeli Bitcoin Hanya Rp50 Ribu?

Ada satu hal yang harus dipahami.

Jika Anda membeli Bitcoin Rp50 ribu dan harga Bitcoin naik 10 persen, keuntungan secara nominal juga relatif kecil.

Contohnya:

Modal: Rp50.000
Harga naik: 10%
Keuntungan ilustratif: sekitar Rp5.000

Belum memperhitungkan biaya transaksi dan komponen biaya lain yang berlaku.

Jadi, jangan berharap modal Rp50 ribu langsung menghasilkan keuntungan besar hanya karena harga Bitcoin naik.

Keuntungan nominal terutama dipengaruhi oleh berapa besar modal yang ditempatkan dan seberapa besar perubahan harga aset.

Apakah Rp50 Ribu Lebih Baik untuk Bitcoin atau Ditabung?

Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang.

Jika tujuan Anda adalah memiliki aset dengan potensi pertumbuhan tinggi dan Anda memahami bahwa harganya dapat naik-turun tajam, Bitcoin bisa dipelajari sebagai salah satu pilihan.

Namun, jika uang Rp50 ribu tersebut merupakan uang yang akan segera digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sebaiknya jangan dipaksakan untuk membeli aset berisiko.

Prinsip sederhananya:

Gunakan uang yang memang siap Anda alokasikan untuk investasi, bukan uang kebutuhan pokok.

Kesimpulan

Jadi, apakah Bitcoin bisa dibeli dengan uang Rp50 ribu?

Ya, bisa.

Bahkan, berdasarkan informasi resmi Indodax saat ini, minimal pembelian aset kripto adalah Rp10.000, sehingga Rp50 ribu sudah cukup untuk mulai membeli Bitcoin.

Anda tidak perlu membeli satu Bitcoin penuh. Dengan Rp50 ribu, Anda membeli pecahan Bitcoin sesuai harga BTC ketika transaksi dilakukan.

Bagi pemula, nominal Rp50 ribu bisa menjadi cara sederhana untuk mulai memahami bagaimana Bitcoin bekerja tanpa langsung menggunakan modal besar.

Namun, tetap perlu diingat bahwa Bitcoin memiliki risiko harga. Modal kecil bukan berarti risikonya nol.

Jika ingin membeli secara berkala, Anda juga dapat mempelajari strategi DCA dan menentukan nominal yang sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing.

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan edukasi mengenai Bitcoin dan cara melakukan pembelian aset kripto. Harga Bitcoin dapat berubah secara signifikan dan tidak ada jaminan keuntungan. Selalu pertimbangkan risiko sebelum melakukan transaksi.

Exit mobile version