Site icon Dunia Fintech

Asuransi Kematian: Pengertian, Jenis hingga Rekomendasi Produk

asuransi kematian adalah

Pada dasarnya, asuransi kematian adalah salah satu manfaat yang ditawarkan perusahaan asuransi sebagai bagian dari produk asuransi jiwa. Adapun asuransi jiwa sendiri memberikan beberapa penawaran produk terhadap segala risiko yang terjadi, contohnya cacat tetap, meninggal dunia, dan sebagainya.

Dengan adanya asuransi ini, nasabah menyelamatkan kehidupan dan finansial keluarganya nanti saat tertanggung meninggal dunia. Karena itu, asuransi ini sangat bermanfaat untuk dimiliki.

Sekilas tentang Asuransi Kematian

Asuransi ini merupakan jenis asuransi yang dianggap penting untuk menghadapi berbagai risiko tidak terduga di kemudian hari. Biasanya, asuransi ini biasanya terkait erat dengan asuransi jiwa, yang merupakan bagian dari produk asuransi dengan tujuan memberikan santunan kepada ahli waris nasabah yang ditinggalkan oleh keluarganya.

Jenis-jenis Asuransi Kematian

Nasabah atau pemegang polis yang ingin memperoleh manfaat dari asuransi ini perlu membayar premi yang dibayarkan setiap bulannya, dengan tujuan untuk menanggung orang atas kerugian keuangan terhadap kejadian tidak terduga lantaran kematian tertanggung.

Karena itu, asuransi ini dibeli dikhususkan untuk kepentingan sendiri dan atas nama tertanggung atau untuk kepentingan orang lain, contoh anak untuk kedua orang tuanya sebagai tertanggung. Beberapa jenis asuransi ini yang perlu diketahui adalah sebagai berikut: 

  1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Merupakan suatu perjanjian asuransi jiwa yang uang pertanggungannya dibayarkan ketika terjadi kematian tertanggung selama masa perlindungan yang masih berlaku. Asuransi ini umumnya cocok digunakan oleh mereka calon nasabah yang ingin memproteksi atau memberi perlindungan pada masa depan anaknya dan calon nasabah yang baru memulai karirnya.

Manfaat yang diberikan oleh term life insurance, antara lain, produk asuransi ini akan memberikan proteksi asuransi dengan biaya yang cukup murah dengan jangka waktu tertentu. Ketika ingin membelinya, calon nasabah harus memperhatikan beberapa hal ini agar tak salah:

Di samping itu, calon nasabah pun dapat menanyakan lebih lanjut mengenai asuransi ini kepada agen asuransi yang sudah berlisensi dan masih berlaku, telemarketing, atau staf bancassurance.

  1. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Whole Life Insurance adalah jenis asuransi yang memberikan proteksi kepada nasabahnya untuk jangka waktu seumur hidup atau maksimal hingga usianya mencapai 100 tahun. Itu berarti, nasabah yang membayar premi asuransi jiwa seumur hidup bakal memberikan manfaat pertanggungannya kepada ahli waris nasabah ketika ia meninggal dunia nanti. 

Maka dari itu, keluarga yang ditinggalkan tidak perlu susah dan mengalami keterpurukan dari segi keuangan sebab sudah memperoleh perlindungan asuransi jiwa seumur hidup untuk masa depannya.

Untuk nilai tambahnya, asuransi ini pun membantu nasabah mengelola kekayaan atau keuangan yang dimiliki agar dapat digunakan pada masa mendatang. Contoh, untuk pendidikan anak atau membeli aset lainnya yang berguna untuk masa mendatang.

Jenis asuransi ini memang disarankan untuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas sebab memiliki jangka waktu yang lebih lama hingga seumur hidup. Selain itu, asuransi ini dapat memberikan perlindungan apabila tiba-tiba terjadi risiko nasabah meninggal dunia serta orang yang tertanggung akan meninggalkan warisan kepada ahli warisnya.

Sejumlah keuntungan dari asuransi ini:

  1. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Endowment Insurance adalah salah satu jenis asuransi yang bakal memberikan manfaat tertentu terkait apakah tertanggung hidup sampai akhir jangka waktu pertanggungan atau meninggal selama jangka waktu pertanggungan.

Untuk setiap polis jiwa dwiguna ini mempunyai tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal pembayaran uang pertanggungan oleh pihak asuransi kepada pemegang polis apabila tertanggung atau nasabah pemilik polis masih dinyatakan hidup.

Tanggal jatuh tempo nantinya bakal tercapai apabila pada akhir jangka waktu yang sudah ditetapkan atau saat tertanggung mencapai usia yang telah ditetapkan.

  1. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi jiwa unit link adalah asuransi atas penggabungan manfaat asuransi dengan investasi. Biasanya, premi yang dibayarkan akan dialokasikan ke dua mekanisme dengan pengelolaan yang terpisah, yaitu premi untuk kepentingan proteksi dan premi investas.

Premi investasi biasanya dikelola oleh manajer investasi milik perusahaan. Dengan membeli produk asuransi jenis ini, seorang tertanggung bakal memperoleh manfaat perlindungan asuransi dan juga imbalan atas hasil invetasi produk.

Produk Pertanggungan Jiwa dengan Asuransi Kematian

  1. Asuransi Jiwa AIA

Merupakan asuransi yang memberikan perlindungan dalam penanggulangan risiko yang berhubungan dengan jiwa seseorang. Asuransi ini bertujuan untuk menanggung orang atas kerugian keuangan tak terduga dan disebabkan oleh meninggalnya seseorang dalam jangka waktu tertentu.

Untuk manfaat yang diperoleh, yakni jaminan kepastian terhadap tertanggung dan keluarganya saat menghadapi risiko kehidupan seperti sakit kritis, cacat, dan meninggal. Asuransi ini terbagi ke dalam beberapa produk, yakni:

  1. Asuransi Jiwa Cigna

Asuransi milik PT Asuransi Cigan (Cigna Indonesia) ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Asuransi Jiwa Cigna adalah asuransi yang memberikan proteksi finansial terhadap masa tua tertanggung dan keluarganya. Beberapa produknya, yaitu:

  1. Asuransi Great Eastern Life

Berikutnya ada asuransi great eastern life yang merupakan perusahaan asuransi jiwa multinasional. Perusahaan yang berada di bawah naungan Great Eastern Holding asal Singapura ini punya sejumlah produk yang ditawarkan, yakni asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi unit link, dana pensiun, dan lainnya.

Untuk asuransi jiwanya sendiri diketahui memberikan solusi keuangan atas risiko meninggal dunia dan cacat tetap totap berupa santunan tunai. Adapun besaran premi yang harus dibayarkan juga cukup murah, mulai dari Rp100 ribuan per bulan dengan manfaat santunan meninggal dunia dan pengembalian premi 100%.

  1. Asuransi Pemakaman Oja

Lain dengan asuransi lainnya, produk asuransi yang satu ini fokus pada biaya pemakaman sebab biaya pemakaman memang dianggap tidak sedikit. Syaratnya adalah asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi mikronya ada santunan kematian yang dialokasikan untuk pemakaman.

Premi yang harus dibayarkan mulai dari Rp15.600 sampai Rp156.000 per bulan. Anda akan mendapatkan biaya tanggungan pemakaman hingga Rp100 juta.

  1. Asuransi AXA

Merupakan asuransi yang memberikan perlindungan serta pertanggungan kepada nasabah atau tertanggung jika terjadi risiko meninggal dunia, cacat tetap, hingga kecelakaan diri.

  1. Asuransi Prudential

Sudah sangat terkenal di Indonesia, Asuransi Jiwa Prudential tidak hanya memberikan proteksi jiwa terbaik, tetapi juga memberikan pertanggungan untuk risiko kecelakaan hingga penyakit kritis. Keuntungan membeli asuransi jiwa ini, yaitu:

Beberapa produk asuransi jiwa prudential yang dapat dipilih, antara lain:

  1. Asuransi Allianz

Asuransi Jiwa Allianz adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan jiwa atas risiko yang terjadi di masa mendatang. Ada lima produk unggulan yang bisa dipilih dari asuransi ini, yaitu:

Manfaat Asuransi Meninggal Dunia

  1. Mengurangi Beban Keluarga Terdekat
  2. Dapat Membantu Keluarga yang Ditinggalkan
  3. Mempersiapkan Biaya Pemakaman
  4. Perlindungan Resiko Meninggal Dunia Akibat Penyakit Penyebab Kematian

Syarat Mengajukan Pertanggungan Kematian

Cara Beli Asuransi Meninggal Dunia

Lalu, bagaimana cara membeli asuransi kematian ini? Ketika kamu sebagai calon nasabah sudah mempertimbangkan segalanya untuk membeli asuransi kematian, maka kamu bisa membelinya melalui kantor cabang terdekat, menghubungi layanan customer service, menghubungi agen yang telah terdaftar atau resmi, atau kamu juga bisa membelinya secara online melalui web atau nomor layanan yang tersedia.

Cara Bayar Asuransi Kematian

Ada banyak cara yang bisa dipilih untuk melakukan pembayaran asuransi kematian, antara lain melalui ATM, autodebet dengan kartu kredit atau rekening tabungan, dan bisa juga kamu langsung datang ke kantor cabang terdekat.

Cara Klaim Pertanggungan Kematian

Cara Berhenti Asuransi Meninggal Dunia

Nasabah cukup mengangkat telpon dari Customer Service yang bersangkutan. Nasabah dapat menyampaikan bahwa ia akan berhenti dan polis dimohon untuk ditutup atau dibatalkan. Terkait hal ini, nasabah biasanya akan diminta untuk mengisi formulir pembatalan polis.

Demikianlah pembahasan mengenai asuransi kematian yang penting untuk diketahui. Memang, manfaat asuransi ini tidak bisa dirasakan dalam waktu dekat, tetapi untuk manfaat dan keberlangsungannya di masa mendatang sangat berguna dan membantu dalam hal finansial.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

Exit mobile version