Dunia Fintech

Berita Bitcoin Hari Ini: BTC-ETH Merosot, Simak Pergerakan Harganya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita bitcoin hari ini menunjukan pergerakan pasar yang mendadak lesu. Hal ini dapat dilihat dari pergerakan kripto big cap yang kurang bergairah. 

Dalam hal ini, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sebagai kripto dengan kapitalisasi terbesar mendadak merosot harganya. 

Sementara kripto jajaran teratas lain juga hampir serupa. Namun dengan pergerakan harga yang beragam. Berikut ini, ulasan mengenai berita bitcoin hari ini. 

Pergerakan Harga Bitcoin Cs yang Lesu– Berita Bitcoin Hari Ini

Harga bitcoin kembali mengalami koreksi pada perdagangan Rabu, 7 September 2022. Mayoritas harga kripto hari ini berada di zona merah.

Berdasarkan data yang dirangkul dari Coinmarketcap, Rabu (7/9/2022), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, bitcoin (BTC) turun dalam 24 jam terakhir. 

Harga bitcoin susut 4,4 persen. Sedangkan selama sepekan terakhir, harga bitcoin merosot 4,97 persen. Saat ini, harga bitcoin tersebut berada di posisi USD 18.896,30 atau sekitar aRp 281,48 juta dalam asumsi kurs Rp 14.896 per dolar AS. 

Demikian juga ethereum (ETH) yang bergerak di zona merah. Selama 24 jam terakhir, harga ETH turun tipis 0,40 persen. Dalam sepekan terakhir, harga ethereum naik 2,45 persen. Kini, harga ethereum itu berada di posisi USD 1.575,07 atau sekitar Rp 23,46 juta.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Akhir Agustus, Intip Pergerakan Harga Bitcoin! 

Kemudian harga binance coin (BNB) juga berkutat di zona merah selama 24 jam terakhir. Harga BNB merosot 3,97 persen. Selama sepekan, harga BNB anjlok 6,24 persen. Saat ini, harga BNB berada di posisi USD 264,74 atau sekitar Rp 3,93 juta rupiah. 

Lalu harga XRP juga lesu dalam 24 jam terakhir. Harga XRP itu turun 2,31 persen. Dalam sepekan, harga ini XRP susut 1,52 persen . Kini harga XRP di posisi USD 0,3234.

Selanjutnya harga cardano (ADA) tersungkur 6,35 persen dalam 24 jam terakhir. Harga cardano berada di posisi USD 0,465. Selama sepekan, harga cardano naik 2,79 persen.

Sementara itu, harga solana (SOL) berada di zona merah. Harga solana tergelincir 3,3 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga solana turun 1,62 persen.  Saat ini, harga solana berada di posisi USD 31,05.

Selanjutnya harga dogecoin (DOGE) juga berada di zona merah. Harga dogecoin terpangkas 5,32 persen dalam 24 jam terakhir ini. Selama sepekan, harga dogecoin merosot 4,11 persen. Kini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,05923.

Stablecoin seperti tether (USDT) berada di zona merah dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga tether melemah tipis 0,01 persen. Saat ini, harga tether berada di posisi USD 1,00.

Berita Bitcoin Hari Ini

Harga USD Coin (USDC) menguat tipis 0,01 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga USDC bertambah 0,02 persen.

Di sisi lain, harga binance USD (BUSD) menguat terbatas 0,02 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga BUSD naik 0,04 persen. Kini, harga binance USD di posisi USD 1,00.

Pasar Lesu, Investor Pilih Ethereum Ketimbang Bitcoin

Sebelumnya, pergerakan pasar kripto pada Selasa (6/9/2022) kemarin terpantau bervariasi. Bitcoin masih berada di bawah USD 20.000, tepatnya di kisaran USD 19.774 atau setara Rp 294,4 juta untuk hari kesembilan berturut-turut. 

Sementara, Ethereum berlawan arah dengan BTC dengan melonjak hampir lebih 4 persen pada perdagangan kemarin. 

Liputan6.com melaporkan, perdagangan aset kripto terbilang datar dan cenderung sepi. Hal ini disebabkan oleh libur panjang di Amerika Serikat (AS)yang sedang memperingati Hari Buruh. Walhasil tidak ada aksi transaksi yang signifikan di pasar kripto sejak awal pekan lalu.

Sementara itu, untuk harga Ethereum melesat karena dikaitkan dengan rencana The Merge yang semakin dekat.

Apalagi lagi pada tanggal 6 September kemarin akan dilakukan Bellatrix upgrade, yang merupakan uji coba yang terakhir sebelum The Merge Ethereum yang akan datang. Hal ini disambut baik investor dengan melakukan akumulasi ethereum. 

Baca jugaTerkait Dugaan Penipuan, Bos Platform Kripto Ditangkap FBI 

“Harga ETH sedang ditargetkan menuju level resistance di level USD 1.911. Jika harga ETH berhasil breakout, maka target selanjutnya berada di level USD 2.230 hinga USD 2.548,” ujar analisis kripto, Nathan. 

Selain ETH, Ethereum Classic (ETC) juga sukses melesat 25,85 persen dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi setelah BTC.com, platform blockchain explorer dan pool penambangan kripto, meluncurkan pool khusus bagi ETC berbiaya gratis untuk tiga bulan ke depan.

Kripto Terra Menarik Perhatian– Berita Bitcoin Hari Ini

Kemudian, duo koin jaringan Terra, Terra Classic (LUNC) dan Terra (LUNA) dinilai sukses menarik perhatian setelah nilai keduanya meroket masing-masing 57,94 persen dan 8,21 persen dalam sehari terakhir. Nilai kedua aset ini lompat setelah terus dihujani kabar baik dalam sebulan belakangan.

Setelah mengaktivasi fitur staking di jaringannya pada akhir bulan lalu, LUNC dikabarkan bisa burn keping-keping tokennya. 

Jika aktivitas ini benar-benar terjadi, maka suplai LUNC di pasaran diramal menyusut 1,2 persen. Sesuai hukum ekonomi, penurunan suplai tentu akan berdampak baik bagi harga satu aset kripto.

Sementara analisis teknikal pergerakan Bitcoin, kini major support BTC berada pada level USD 17.614 yang merupakan titik penurunan terendah Bitcoin pada 2022 yang terjadi pada 13 Juni.

“Jika terjadi breakdown, kemungkinan penurunan Bitcoin akan berlanjut dengan tahanan selanjutnya berada pada level USD 15.549,” ujar Nathan. 

Itulah ulasan mengenai berita bitcoin hari ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu ya.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Hanya 25 Exchange Kripto Berizin Bappebti, Ini Daftarnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

Exit mobile version