Dunia Fintech

Berita Bitcoin Hari Ini: Pasar Melesat, Investor Hiraukan Sentimen Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita bitcoin hari ini mengulas tentang pergerakan pasar kripto yang mulai bergairah. 

Pada akhir pekan ini, pasar kripto tampak terus mengali kebangkitan. Harga Bitcoin sebelumnya sempat anjlok parah, namun pada akhir pekan ini mulai merangkak naik kembali. 

Hal ini disebabkan berbagai sentimen yang mempengaruhi laju gerak pasar Bitcoin tersebut. Lebih lengkapnya, mari kita simak ulasan berita Bitcoin hari ini. 

berita bitcoin hari ini

Pasar Kripto Mulai Bangkit Akhir Pekan Ini– Berita Bitcoin Hari Ini

Menjelang akhir pekena ini, pasar aset kripto terus mengalami kebangkitan. Perspektif September menjadi bulan yang tidak baik untuk aset kripto masih bisa diuji.

Melansir data Coinmarketcap, Sabtu (10/9/2022) kemarin, nilai Bitcoin naik ke zona hijau, 9,75 persen dengan harga USD 21.288 atau sekitar Rp 315,7 juta selama 24 jam terakhir, dan terus melonjak 6,88 persen dalam sepekan.

Liputan6.com melaporkan, gerak reli market yang melaju pada menandakan optimisme investor untuk melakukan akumulasi. 

Baca jugaBerita Bitcoin Hari Ini: BTC-ETH Merosot, Simak Pergerakan Harganya

Investor berusaha untuk tidak mengkhawatirkan komentar Ketua The Fed, Jerome Powell yang mengindikasikan kuat bakal menaikkan suku bunga acuannya.

Sejauh ini market kripto masih ketularan nasib baik dari gerak gesit pasar saham AS kemarin. Maklum saja, investor selalu menggunakan laju indeks saham AS sebagai cerminan selera risiko mereka. Di samping itu, komentar Jerome Powell tampak tak dihiraukan oleh investor. 

Investor Sempat Galau dengan The Fed

Lantas laju harga aset kripto sempat melambat setelah Powell lagi-lagi menunjukkan sikap untuk terus mengerek suku bunga acuan demi menekan inflasi AS. 

Selain Powell, Presiden Fed, Chicago Chris Evans yang biasanya bersikap dovish pun mendukung kenaikan suku bunga acuan The Fed hingga 4 persen di akhir tahun nanti.

Komentar tersebut sempat bikin investor galau dan menjauhi market kripto. Namun, kembali percaya diri setelah melihat kinerja saham AS yang berhasil masuk di zona hijau.

Di samping itu, dorongan semangat juga dirasa berasal dari masih melandainya nilai Dolar AS (DXY). Pelemahan nilai aset greenback ini akan membuat investor semangat untuk kembali melangkah ke pasar aset berisiko.

Investor kembali menunjukkan antusiasmenya terhadap pembaruan jaringan Ethereum disebut The Merge, yang dijadwalkan meluncur pada 10 hingga 15 September 2022. 

Sentimen Negatif Masih Membayangi– Berita Bitcoin Hari Ini

Semangat investor kripto mungkin bisa perlahan memudar yang disebabkan salah satunya oleh kebijakan Gedung Putih AS yang kemarin merilis laporan dampak lingkungan atas aktivitas penambangan aset digital, seperti Bitcoin, bakal menghambat upaya AS dalam perang melawan perubahan iklim.

Baca jugaBerita Bitcoin Hari Ini: Harga BTC Melempem, Investor Lirik ETH

Kemudian, pada tanggal 13 September nanti, akan menjadi hari ketika data indeks harga konsumen AS dirilis dan membantu investor memahami apa yang terjadi dengan tingkat inflasi ke depan.

“Dua kali pengumuman terakhir, data inflasi AS menyebabkan lonjakan besar dalam volatilitas di market kripto. Pertama kali angka yang dirilis jauh di atas ekspektasi, sementara data Juli membawa kejutan yang menyenangkan bagi investor dengan inflasi yang terkendali,” kata analis kripto, Afid.

Pada 10 Agustus, data inflasi membuat market melihat lonjakan volume perdagangan dan volatilitas saat Bitcoin mencapai level tertinggi USD 25.000. Namun terlepas dari euforia jangka pendek, market belum dapat memasuki mode pemulihan penuh dan kembali bearish tak lama setelah itu.

Itulah ulasan seputar berita Bitcoin hari ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Baca jugaBerita Bitcoin Hari Ini: Masih Loyo, BTC Dibanderol Rp300 Juta

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Exit mobile version