28.4 C
Jakarta
Minggu, 2 Oktober, 2022

Berita Fintech Terkini: Dana jadi Unicorn Dapat Pendanaan dari Sinar Mas & Lazada

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech terkini akan mengulas tentang startup teknologi financial (fintechDANA masuk daftar unicorn di CB Insights. Ini setelah DANA mendapatkan pendanaan dari Sinar Mas dan Lazada.

Unicorn merupakan sebutan bagi startup dengan valuasi di atas US$ 1 miliar atau sekitar Rp14 triliun. Sedangkan decacorn lebih dari US$ 10 miliar atau Rp140 triliun.

CB Insights bertajuk ‘The Complete List of Unicorn Companies’, valuasi DANA US$ 1,13 miliar atau sekitar Rp16,9 triliun. “DANA menjadi unicorn per 8 September,” demikian dikutip dari CB Insights, Senin (19/9).

Baca juga: Berita Fintech Terkini: Aplikasi ini Masuk Jajaran 10 Top Publisher

DANA mendapatkan izin Bank Indonesia (BI) untuk menerapkan pembayaran lintas-negara, baik sebagai issuer maupun acuirer. Ini memungkinkan pengguna bertransaksi lewat kode Quick Response (QR Code) DANA di negara lain.

Salah satu negara yang bisa memanfaatkan layanan kode QR DANA yakni Thailand.

DANA menjadi satu-satunya penyedia jasa pembayaran nonbank yang bisa menyediakan layanan pembayaran kode QR lintas-negara.

Baca juga: Berita Fintech Terkini: OJK Catat Pertumbuhan P2P Lending Capai 88,8 Persen

Sebelumnya, Sinar Mas dan Lazada menyuntik modal DANA. Lazada juga masuk ke ekosistem DANA lewat dengan membeli saham dari Elang Mahkota Teknologi (Emtek).

Emtek melepas kepemilikan saham di DANA kepada Lazadapay Holdings Pte Ltd. Nilai investasi penjualan saham US$ 304,5 juta atau sekitar Rp4,51 triliun.

Penjualan saham dilakukan oleh Grup Emtek melalui anak usahanya, PT Kreatif Media Karya (KMK) atas saham PT Elang Andalan Nusantara (EAN).

EAN merupakan induk usaha PT Elang Sejahtera Mandiri (ESM) yang merupakan pemegang saham pengendali PT Espay Debit Indonesia Koe (Espay) atau DANA.

Berdasarkan pengumuman perusahaan tiga pekan lalu (10/8), KMK sebagai penjual telah menandatangani Akta Pengalihan 202 saham seri A dan 4.792.986 saham seri B di EAN dengan Lazadapay Holdings sebagai pembeli.

Lazada pun mengkaji peluang memperluas layanan keuangan setelah investasi ini.

“TIdak hanya pembayaran lewat dompet digital, tetapi juga paylater atau beli sekarang bayar nanti,” kata CEO Lazada Group sekaligus CEO Lazada Indonesia James Dong.

“Bahkan, dalam jangka panjang, layanan keuangan lainnya seperti pinjaman untuk penjual,” ujarnya.

Baca juga: Berita Terkini Startup Fintech Tiongkok Raih Pendanaan

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Debit Mandiri: Jenis-jenis hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu debit Mandiri senantiasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi di banyak tempat dan di waktu kapan saja. Sebagai informasi, kalau dibandingkan dengan uang...

Call Center Allianz Asuransi dan Layanan Pengaduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Call Center Allianz asuransi dan layanan pengaduannya tentu penting diketahui oleh para pemilik polis/nasabahnya. Seperti diketahui bersama, Allianz Indonesia menjadi salah satu...

Jenis-jenis Mining Bitcoin, Bisa Dilakoni Buat Mendulang Cuan! 

JAKARTA, duniafintech.com - Mining atau menambang bitcoin ada berbagai jenis juga lho. Ini perlu diketahui bagi seorang investor crypto. Karena selain trading, ada cara...

Wow, Hampir Rp 1 Triliun Bitcoin Dibekukan Terkait Kasus Bos Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – Otoritas Korea Selatan meminta dua platform jual beli kripto untuk membekukan Bitcoin senilai US 60 juta dollar yang terkait dengan Bos...

Asuransi Rumah Tinggal Terbaik, Ini 5 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi rumah tinggal, apa itu? Adapun rumah tinggal adalah tempat beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Fungsi rumah tinggal ini membuat siapa pun...
LANGUAGE