Dunia Fintech

Berita Kripto Hari Ini: Ribuan Pemain Kripto 52 Negara Kumpul di Bali, Bahas Apa? 

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Kripto hari ini mengulas seputar aktivitas ribuan atau tepatnya 1500 pemain kripto dari 52 negara yang kumpul di Bali. 

Mereka tersebut hadir di acara Coinfest Asia 2022 yang diselenggarakan pada 25-26 Agustus 2022. Acara ini berlangsung ramai dan menghasilkan sebuah pembahasan seputar dunia mata uang digital tersebut.

Lantas apa saja pembahasan mereka? Untuk mengetahui informasi penting ini, mari kita simak dalam berita kripto hari ini. 

Bahas Hal Penting, Ini Kegiatan Pemain Kripto 52 Negara di Bali

Para pemain kripto dari berbagai negara berkumpul di Bali, Mereka hadir di acara Coinfest Asia 2022 yang diselenggarakan pada 25-26 Agustus 2022.

Project Director Coinfest Asia dan Director Coinvestasi Felita Setiawan mengatakan, festival ini dihadiri lebih dari 1.500 orang dari 52 negara. Festival ini bertujuan untuk mengedukasi dan mempopulerkan instrumen investasi yang semakin dikenal publik ini.

“Konsep festival dan casual diharapkan bisa membuat peserta nyaman dan bisa terkoneksi dengan satu sama lain,” ungkapnya dalam keterangan yang dilansir dari detik.com, Senin (5/9/2022).

Sementara Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyampaikan apresiasinya pada event-event yang mendukung perkembangan ekosistem kripto di Tanah Air, termasuk Coinfest Asia.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Bamsoet Bilang Kripto Bantu Ekonomi RI

“Industri kripto memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Transaksi kripto di Indonesia juga meningkat pesat, yaitu sebesar Rp 64,9 triliun di 2020 dan meningkat menjadi Rp 859 triliun di Desember 2021,” jelasnya.

Berita Kripto Hari Ini

Industri Kripto Didukung Pemerintah– Berita Kripto Hari Ini

Jerry juga menyebut, pemerintah siap mendukung perkembangan ekosistem kripto sebagai bagian dari perdagangan digital. Lebih jauh lagi, ekosistem kripto juga berpotensi menjadi salah satu aset negara.

Sementara itu Kepala BAPPEBTI Tirta Karma Sanjaya mengatakan, bahwa kehadiran pembicara dari berbagai negara diharapkan turut serta dalam mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat terkait kripto.

Coinfest Asia merupakan acara yang diselenggarakan oleh Coinvestasi, anak perusahaan dari Indonesia Crypto Network (ICN), dan didukung oleh Coindesk Indonesia, Asosiasi Blockchain Indonesia dan Singapura, serta Kamar Dagang Indonesia (KADIN).

Coinfest Asia memberikan kesempatan kepada para peserta yang hadir untuk mendapatkan berbagai sesi menarik yang diisi para ahli kripto, blockchain, NFT, hingga WEB3, baik dari dalam maupun luar negeri.

Coinfest Asia 2022 didukung oleh Indodax, Fireblocks, Enjinstarter, KunciCoin, Deepcoin, Emurgo, Advanced.ai, Qoinpay, Elliptic, FastEx, Pintu, BlockchainSpace, AMDG, 1inch, BingX, Parastate, Coinstore, LordToken, MetaOne, Swallow, Metabase, StraitsX, PlotX, Haqq Network, ComplyAdvantage, (NFT GALLERY) Solana, Paras, Tezos, Degree kripto Token, Nanovest, BRI Ventures, Pendulum, Circle, Pendulum Chain, Metaverse Indonesia.

Baca jugaTips Investasi Modal Kecil, Cocok Buat Para Pemula! 

Festival Coinfest Asia akan kembali hadir pada 2023 untuk menyapa para penggemar kripto di Indonesia. Tertarik menjadi bagian dari Coinfest Asia 2023, dapatkan informasi lebih lanjut di situs resmi Coinfest Asia. 

Jumlah Investor Kripto di Indonesia Cukup Fantastis– Berita Kripto Hari Ini

Terpisah, praktisi bidang perdagangan kripto Jeth Soetoyo mengungkapkan bahwa Indonesia dengan populasi penduduk terbesar keempat di dunia menjadi sangat menarik untuk perkembangan kripto.

“Salah satunya jika berbicara tentang regulasi, Indonesia terdepan dibandingkan dengan negara-negara lainnya seperti adanya larangan aktivitas crypto di China, hingga penerapan pajak yang tinggi di India,” ujarnya.

Sinergi dari pelaku usaha dan inisiatif dari Bappebti terjalin sangat baik sehingga pertumbuhan kripto yang sangat pesat dapat diimbangi dengan perlindungan yang komprehensif bagi investor.

Berdasarkan data dari Finder Crypto Adoption Agustus 2022 yang melakukan survei ke 217,947 orang di 26 negara, disebutkan bahwa kepemilikan aset kripto orang Indonesia mencapai 29,8 juta dengan persentase tingkat kepemilikan mencapai 16 persen atau lebih tinggi dari rata-rata global 15 persen.

“Penting kita pahami, kripto hanya salah satu pemanfaatan teknologi blockchain yang kebetulan menjadi fokus perhatian semua orang, karena nilai transaksinya besar dan partisipasi ekosistem didominasi oleh investasi karena ada opportunity untuk mendapatkan keuntungan,” kata Yos Ginting, Ketua Kadin.

Padahal pemanfaatan teknologi blockchain itu sangat luas sekali dan Indonesia memiliki potensi untuk memanfaatkan teknologi blockchain.

Indonesia memiliki tools yang sama seperti developer blockchain di seluruh dunia dan kita mempunyai objek yang sangat diverse dan lengkap.

“Saya optimistis dengan perkembangan teknologi blockchain di Indonesia, salah satunya respons yang sangat positif pada gelaran acara Coinfest Asia ini yang menarik animo masyarakat,” kata Yos.

Pembahasan masa depan kripto digelar dalam acara Coinfest Asia pada 25-26 Agustus 2022 berlokasi di Bali.

Coinfest Asia dihadiri kurang lebih 1500 partisipan terdiri dari penggiat, pelaku industri, pemerintah, hingga media dari berbagai negara di dunia.

Itulah ulasan mengenai berita kripto hari ini. Semoga informasi tersebut bermanfaat ya. 

Baca jugaTips Investasi Modal Kecil, Instrumen Syariah Ini Bisa Jadi Pilihan

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Exit mobile version