Dunia Fintech

Berita Startup Hari Ini: Startup Indonesia Mampu Beradaptasi Menghadapi Masa Sulit

JAKARTA, duniafintech.com – Berita startup hari ini terkait Indonesia memiliki banyak usaha rintisan (startup). Selain jatuh bangun dengan ekonomi yang berubah-ubah, mereka sangat mampu beradaptasi menghadapi masa-masa sulit.

Pendapat itu diungkapkan oleh Chairman INDICO Yose Rizal saat menyaksikan pengumuman pemenang kompetisi bisnis NEXSPACE di Jakarta, Rabu (4/10/2023) kemarin.

“Startup Indonesia saat ini mampu beradaptasi dengan baik, meskipun menghadapi masa sulit beberapa tahun ini,” ungkap Yose Rizal yang juga komisaris Telkomsel itu.

Berikut ini berita startup hari ini selengkapnya, seperti dinukil dari JawaPos.com, Kamis (14/9/2023).

Berita Startup Hari Ini: Program Kompetisi Bisnis Tahunan

Untuk diketahui, NEXSPACE merupakan program kompetisi bisnis tahunan yang diselenggarakan 11th Space dan IdeaFest. NEXSPACE berkomitmen untuk menciptakan ekosistem bisnis. Para pelaku bisnis memiliki kesempatan untuk memperluas koneksi, menyempurnakan ide, atau bisnis mereka, hingga berkesempatan mendapatkan pendanaan dari para investor.

Baca juga: Berita Startup Indonesia: Startup Diadu Menciptakan Ekosistem Bisnis

ISFF 2023 INDODAX

Kompetisi yang berlangsung panjang itu akhirnya berhasil menyaring top tiga perusahaan rintisan yang semula diikuti ratusan startup. Lantas disaring menjadi puluhan hingga top 9 dan menjadi top 3.

Adapun top 3 perusahaan rintisan itu adalah Bloomery Patisserie, Arummi Foods, dan Pedis Care. Bloomery Patisserie merupakan bisnis cakery berbasis komunitas dengan produk utama Mille Crepe. Arummi Foods bergerak di bidang bisnis FMCG dengan produk utama cashew milk yang terbuat dari bahan-bahan lokal pilihan. Pedis Care adalah startup Health tech yang menawarkan one stop solution untuk perawatan penyakit kronis di rumah.

Yose Rizal meyakini peserta startup lainnya yang tidak memperoleh top 3 juga bisa berkembang lebih bagus lagi. Sebab, startup memiliki pendapatan yang stabil dan keuntungan yang jelas. “Beberapa sudah memiliki EBITDA dan net income positif,” katanya.

Ivan Tandyo selaku founder 11th Space dan Navanti Holdings berpendapat bahwa NEXSPACE adalah tempat mimpi bisa menjadi realita. Dalam menjalani startup memerlukan banyak penyempurnaan, kegigihan dan mengerti hal-hal fundamental dalam entrepreneurship.

Dia menyebut, para pemenang top 3 dari ajang NEXSPACE 2023 mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta dan kesempatan mendapatkan pendanaan senilai ratusan juta rupiah. “Setelah ini peserta top 3 akan melewati rangkaian due diligence sebagai salah satu syarat mendapat pendanaan,” tandasnya.

Berita Startup Hari Ini: Pendanaan Startup RI Naik 34,18 Persen, eFishery dan Halodoc Curi Perhatian

Sebelumnya, pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia tumbuh 34,18 persen pada kuartal III/2023 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. 

Dalam hal ini, dua unikorn baru, eFishery dan Halodoc, berhasil menarik perhatian investor.

Laporan Daily Social berjudul “Growth Alert: Q3 Funding Trends in Indonesia’s Startup Galaxy”, menyebutkan bahwa total pendanaan ke startup Indonesia mencapai US$501,6 juta atau Rp7,79 triliun pada kuartal III/2023 atau tumbuh sekitar US$170 juta dibandingkan dengan kuartal II/2023 yang sebesar US$330,2 juta. Pendanaan tersebut disalurkan kepada 38 perusahaan rintisan. 

“Dua startup, yakni eFishery dan Halodoc, berhasil mencuri perhatian dengan meraup pendanaan masing-masing US$200 juta dan US$100 juta pada kuartal III/2023,” tulis Daily Social dikutip Bisnis.com.

Rekor pada kuartal ketiga ini menjadi momentum tersendiri bagi eFishery yang berhasil menjadi startup Indonesia sektor aquatech pertama yang mencapai valuasi US$1 miliiar alias menjadi unicorn. 

Di samping itu, antusiasme investor terhadap perusahaan rintisan anyar pada periode tersebut. Tercatat, ada sebanyak 18 pendanaan tahap awal (seed funding) dengan nilai mencapai US$62,02 juta. 

Baca juga: Berita Startup Hari Ini: Pendanaan Startup RI Naik 34,18 Persen, eFishery dan Halodoc Curi Perhatian

Startup concept with double exposure diagrams blurred background

Kepercayaan Diri Investor

Kemudian, seri D sebanyak 2 pendanaan senilai US$300 juta; seri C sebanyak 4 pendanaan senilai US$70,6 juta; seri A sebanyak 4 pendanaan senilai US$8,19 juta; dan pendanaan undisclosed series senilai US$60,8 juta. 

“Hal ini menandakan kepercayaan diri investor tidak goyah terhadap ekosistem startup di Tanah Air meskipun masih dalam fase bangkit dari fenomena tech winter,” tulis laporan tersebut. 

Startup-startup sektor manufaktur seperti Imajin, Babados Manuva, dan Wifkain juga dilaporkan mengamankan pendanaan guna meningkatkan upaya memasok produk dan jasa manufaktur ke segmen UMKM. 

Tahun lalu, perputaran uang sektor manufaktur Indonesia diestimasikan mencapai Rp3.591 trilun dengan jumlah tenaga kerja 19 juta orang. 

Mengacu kepada tren positif ini, mulusnya pendanaan terhadap perusahaan rintisan di Indonesia diperkirakan berlanjut sampai dengan kuartal IV/2023.

Baca juga: Berita Startup Indonesia: Tahun Ini, Iklim Investasi Startup Indonesia Disebut Masih Landai

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Exit mobile version