Dunia Fintech

Daftar Biaya MRI di Rumah Sakit Indonesia Terlengkap

JAKARTA, duniafintech.com – Berapa biaya MRI di rumah sakit dan kondisi-kondisi seperti apa yang membutuhkan pemeriksaan dengan cara ini?

Pada dasarnya, MRI adalah salah satu jenis tes pencitraan. Nantinya, hasil tes ini akan memperlihatkan jaringan tubuh secara detail sebab gambar yang dihasilkan berbentuk tiga dimensi (3D).

Adapun hasil itu kemudian akan digunakan oleh dokter untuk membantu mendiagnosis suatu penyakit maupun dalam rangka memantau proses pengobatan yang sedang berlangsung.

Lantas, berapa sih biaya untuk menjalani pemeriksaan MRI di rumah sakit? Berikut ini ulasannya.

Baca juga: Polis Asuransi Melahirkan Allianz, Manfaat, hingga Preminya

Sekilas tentang MRI

MRI sendiri merupakan singkatan dari magnetic resonance imaging. Prosedur yang satu ini adalah jenis pemeriksaan berupa tes pencitraan. Pemeriksaan MRI adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat dengan lebih jelas bagian organ dalam tubuh.

Gambar tersebut dihasilkan dari gelombang magnetik yang dipaparkan ke tubuh dari mesin MRI. Hasil gambar dari MRI lebih mendetail ketimbang X-ray atau CT Scan biasa.

Maka dari itu, MRI lebih sering dilakukan untuk mendeteksi penyakit yang lokasinya lebih dalam dan jauh lebih kompleks. 

Perbedaan CT Scan dan MRI

Perbedaan paling signifikan dari kedua prosedur ini terletak pada cara pengambilan gambarnya. CT Scan sendiri merupakan singkatan dari computer tomography scan. Sejalan dengan namanya, gambar yang dihasilkan dari CT Scan berasal dari teknologi komputer. 

Sementara itu, MRI memanfaatkan gelombang magnetik dengan menggunakan mesin tertentu yang dipadukan dengan frekuensi gelombang radio. Di samping itu, cakupan pemeriksaan CT Scan dan MRI pun berbeda.

Pasalnya, CT Scan dipakai untuk memeriksa area dada, perut, pinggul, saluran kemih, tungkai, kepala, dan tulang belakang. Di lain sisi, pemeriksaan MRI dilakukan untuk memeriksa bagian-bagian dalam tubuh, seperti saraf, jantung, pembuluh darah, sendi, serta organ dalam lainnya. 

Perbedaan berikutnya terletak pada harganya. Mengingat MRI akan menampilkan hasil gambar yang lebih kompleks dan mendalam, biasanya harganya akan lebih tinggi ketimbang biaya CT Scan.

Untuk Apa Pemeriksaan MRI Dilakukan?

Tujuan MRI sendiri adalah untuk mendapatkan hasil gambar organ, tulang, ataupun jaringan pada tubuh secara detail sebab gambar yang dihasilkan berbentuk tiga dimensi (3D).

MRI dilakukan dengan menyuntikkan zat pewarna khusus ke pembuluh darah yang akan meningkatkan ketepatan gambar hasil pemeriksaan. 

Adapun prosedur pemeriksaan MRI ini bisa berkaitan dengan otak, saraf tulang belakang, lutut, jantung, pembuluh darah, tulang, leher, jaringan, dan organ tubuh lainnya.

Prosedur dan Persiapan MRI

Sebagai informasi, proses MRI sendiri dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang berbentuk tabung dengan lubang di kedua ujungnya. Kamu nantinya akan diminta untuk berbaring di tempat yang disediakan.

Lantas, tempat tidur itu akan diarahkan ke alat MRI dan diposisikan sesuai pada bagian tubuh yang akan diperiksa. Alat bakal memindai bagian tubuh itu.

Adapun selama proses pemindaian, kamu dianjurkan untuk tidak bergerak. Durasi pemindaiannya juga berbeda-beda, bergantung pada area yang diperiksa. Namun, biasanya ini akan memakan waktu sekitar 20—90 menit. 

Prosedur MRI pun tidak akan menimbulkan rasa sakit. Dalam hal ini, kamu barangkali hanya akan merasakan sensasi kedutan pada tubuh yang bersifat sementara. Berikut ini beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum memulai proses MRI:

Usai pemeriksaan MRI rampung, kamu bisa kembali melanjutkan aktivitas dengan bebas tanpa ada pantangan khusus. Hasil MRI dapat kamu peroleh dalam waktu 1—2 minggu.

Risiko Melakukan MRI

Secara umum, prosedur MRI ini aman untuk dilakukan oleh siapa saja. Namun, ada kemungkinan risiko yang bisa terjadi, di antaranya: 

Baca jugaPanduan Proses Klaim Asuransi Mobil yang Wajib Diketahui

Meski demikian, kamu tidak perlu takut sebab risiko-risiko di atas hanya risiko ringan yang bersifat sementara. Risiko MRI sendiri biasanya sangatlah minim sehingga aman dilakukan selama dianjurkan oleh dokter.

Hasil pemeriksaan MRI

Apakah hasil pemeriksaan MRI langsung bisa keluar? Tentunya tidak. Seperti disebutkan tadi, biasanya diperlukan waktu sekitar 1—2 minggu untuk bisa mendapatkan hasil yang akurat.

Kamu juga bisa mengantisipasi hasil MRI berupa gambar bagian dalam tubuh. Jika hasil MRI sudah keluar maka biasanya pihak rumah sakit atau laboratorium akan menghubungi kamu untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Hasil gambar ini nantinya akan dijelaskan oleh dokter spesialis radiologi. Pasalnya, tanpa bantuan dokter, akan sulit bagi kamu untuk menganalisis hasil itu sendirian. 

Di samping dokter radiologi, sesi penjelasan terkait hasil MRI pun dapat dilakukan secara langsung dengan dokter yang kamu temui sebelumnya atau dokter yang menganjurkan MRI. 

biaya MRI

Biaya MRI di Rumah Sakit Indonesia

Terkait besaran harga MRI, jumlahnya tentu akan berbeda-beda di masing-masing rumah sakit. Bagian tubuh yang diperiksa pun akan memengaruhi harganya. Sebagai contoh, harga MRI untuk tulang belakang dan otak tentunya akan berbeda dengan harga MRI pada lutut, leher, maupun jantung. 

Adapun kisaran biaya pemeriksaan MRI di Indonesia terendah mulai dari Rp1,2 juga—Rp5,6 jutaan. Berikut ini adalah daftar harga MRI di berbagai rumah sakit di Indonesia yang dirangkum dari Alodokter

  1. Biaya MRI di Jakarta Selatan
  1. MRI di Jakarta Barat
  1. MRI di Jakarta Timur
  1. MRI di Jakarta Utara
  1. MRI di Jakarta Pusat
  1. MRI di Bekasi
  1. MRI di Medan
  1. MRI di Surabaya
  1. MRI di Tangerang
  1. MRI di Bali
  1. MRI di Makassar
  1. MRI di Bangka Belitung
  1. MRI Bogor
  1. MRI Depok
  1. MRI Palembang
  1. MRI Semarang
  1. MRI Tangerang Selatan
  1. Biaya MRI di kota lainnya

Mendapati cukup besarnya biaya untuk pemeriksaan MRI, tentunya kamu bertanya-tanya apakah pemeriksaan medis yang satu ini ditanggung asuransi kesehatan atau tidak?

Kabar baiknya, bagi kamu yang memiliki asuransi kesehatan, kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar biaya MRI di rumah sakit.

Apakah MRI Ditanggung BPJS Kesehatan?

Baik MRI maupun tes pencitraan lainnya, bisa ditanggung dengan BPJS Kesehatan. Namun, tanggungan ini baru berlaku jika MRI dilakukan atas dasar anjuran dokter dan berhubungan dengan indikasi medis kamu.

Di samping itu, biaya MRI pun dapat ditanggung dengan BPJS Kesehatan jika kamu mengikuti prosedur yang berlaku. Artinya, MRI yang dapat ditanggung oleh BPJS hanyalah MRI yang dilakukan untuk mendukung diagnosis, bukan yang dilakukan atas keinginan sendiri.

 

Baca jugaAsuransi Kehilangan Mobil, Simak di Sini Pilihan Produknya

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

Exit mobile version