30.9 C
Jakarta
Minggu, 25 Februari, 2024

Nasib Bursa Kripto Indonesia, Wamendag Beri Bocoran Kapan Dirilis 

JAKARTA, duniafintech.com – Bursa kripto Indonesia hingga kini belum juga dirilis. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga membeberkan perkembangan pembentukan bursa kripto di Indonesia. 

Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah langkah agar hasilnya matang dan maksimal.

“Kenapa butuh waktu? Ini menunjukkan bahwa Bappebti dan Kementerian Perdagangan berhati-hati dan kita ingin mencerna dari segala macam sisi, menceklis semua persyaratan-persyaratan requirement yang memang harus ditempuh. Kita tidak mau cepat-cepat, grasak-grusuk, tiba-tiba ada yang enggak lengkap, ada miss, kemudian ada isu,” kata Jerry dikutip dari SindoNews.com, Selasa (16/8/2022).

Dirinya menuturkan, pihaknya masih harus memastikan bahwa pembentukan bursa kripto Indonesia memberikan perlindungan untuk konsumen hingga pelaku usaha kripto. 

Ia pun mengaku bursa ini harus segera diluncurkan namun tetap dengan kehati-hatian.

Baca juga: Bursa Kripto Tak Kunjung Diluncurkan, Bappebti Ungkap Alasan Ini

“Saya minta doa restunya, semoga tahun ini kalau semua sudah terpenuhi, kita launching. Saya tidak bisa sebut tepat bulannya,” ungkapnya. 

Jerry menambahkan, bursa kripto ini salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi konsumen. Sebab, jika nanti bursa sudah terbentuk, maka perdagangan kripto akan dilakukan di bursa.

Baca jugaBerita Bitcoin Hari Ini: Usai Laporan Inflasi AS, Kripto Perkasa Lagi!

“Sehingga lebih jelas, lebih rapi administrasinya maka itu akan memastikan masyarakat dalam jual-belinya lebih aman,” jelasnya. 

Sebelumnya, bursa kripto Indonesia batal diluncurkan pada akhir Maret 2022 lalu. Saat itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga mengatakan mundurnya peluncuran bursa kripto Indonesia merupakan salah satu bentuk kehati-hatian. 

Juga sebagai ketelitian pemerintah untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen aset blockchain tersebut. Hingga saat ini, nasib bursa kripto Indonesia masih dalam tahap persiapan oleh pemerintah.

Sebelumnya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardana yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menjadi tersangka dugaan korupsi minyak goreng.

Kasus minyak goreng itu sempat menimbulkan pertanyaan bagaimana nasib proyek bursa kripto yang saat ini tengah digarap oleh Bappebti.

Saat itu, bursa kripto direncanakan meluncur pada akhir 2021, kemudian diundur menjadi akhir kuartal 1 2022. Namun, sampai saat ini masih belum ada kejelasan, kapan bursa kripto akan meluncur.

Baca juga: Beragam Kegunaan Bitcoin, Bukan Cuma Buat Investasi Lho!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE