Dunia Fintech

Cara Daftar QRIS untuk UMKM Online: Syarat, Biaya, dan Langkahnya

Cara daftar QRIS untuk UMKM online: cek syarat, langkah pendaftaran, biaya, MDR, dan tips memilih QRIS untuk bisnis online.

Cara daftar QRIS untuk UMKM online kini semakin mudah. Pelaku usaha tidak perlu memiliki toko besar untuk menerima pembayaran digital. Bisnis rumahan, reseller, toko Instagram, hingga penjual melalui WhatsApp juga bisa menggunakan QRIS.

QRIS memungkinkan merchant menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS menggunakan satu kode QR.

Lantas, bagaimana cara membuat QRIS untuk UMKM online, apa saja syaratnya, dan berapa biayanya? Simak panduan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu QRIS?

cara pakai qris di luar negeri

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar QR Code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia.

Dengan QRIS, merchant cukup menggunakan satu kode untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.

Penggunaannya juga sudah sangat luas. Hingga Juni 2026, terdapat 44,86 juta merchant QRIS di Indonesia dan sekitar 96,68% di antaranya merupakan UMKM.

Apakah UMKM Online Bisa Daftar QRIS?

Ya, UMKM online bisa daftar QRIS.

Bisnis tidak harus memiliki toko fisik. Pelaku usaha yang berjualan melalui Instagram, WhatsApp, website, atau kanal digital lainnya dapat mendaftar sebagai merchant QRIS melalui Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang berizin Bank Indonesia.

QRIS dapat digunakan untuk berbagai jenis usaha, termasuk:

Syarat Daftar QRIS untuk UMKM

Syarat pendaftaran dapat berbeda tergantung PJP yang dipilih. Namun, secara umum, calon merchant perlu menyiapkan data pemilik dan informasi usaha.

Dokumen yang mungkin diperlukan antara lain:

Pastikan semua data yang diberikan benar dan sesuai dengan dokumen pendukung.

Cara Daftar QRIS untuk UMKM Online

Setelah dokumen siap, proses pendaftaran umumnya dilakukan melalui PJP QRIS.

1. Pilih PJP QRIS Berizin Bank Indonesia

Pilih PJP yang menyediakan layanan QRIS dan telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia.

Hindari membuat QR Code melalui generator QR biasa karena QR Code tersebut bukan otomatis QRIS.

Sebelum memilih PJP, perhatikan biaya, MDR, kecepatan pencairan dana, aplikasi merchant, fitur laporan transaksi, dan layanan pelanggan.

2. Siapkan Data Usaha

Masukkan data pemilik dan usaha sesuai formulir yang disediakan PJP.

Pastikan dokumen yang diunggah jelas dan dapat dibaca.

3. Lakukan Pendaftaran QRIS Online

Isi formulir pendaftaran dan unggah dokumen yang diminta.

Jika seluruh data sudah benar, kirim pengajuan untuk diproses.

4. Tunggu Proses Verifikasi

PJP akan memeriksa data dan dokumen yang diberikan.

Jika ada informasi yang perlu diperbaiki, Anda mungkin diminta melakukan revisi.

5. Dapatkan Merchant ID dan QRIS

Setelah verifikasi berhasil, PJP akan menerbitkan Merchant ID dan QRIS khusus untuk usaha Anda.

QRIS tersebut kemudian dapat digunakan untuk menerima pembayaran.

6. Pasang QRIS di Toko Online

Untuk bisnis online, QRIS dapat ditampilkan pada:

Dengan begitu, pelanggan memiliki pilihan pembayaran digital yang lebih praktis.

Baca juga :

Berapa Biaya Daftar QRIS untuk UMKM?

Biaya pendaftaran atau layanan dapat berbeda tergantung PJP yang digunakan.

Selain biaya tersebut, merchant perlu memahami MDR (Merchant Discount Rate), yaitu biaya jasa yang dikenakan kepada merchant untuk transaksi QRIS.

Untuk merchant usaha mikro, tarif MDR yang berlaku adalah:

Nilai Transaksi MDR Usaha Mikro
≤ Rp500.000 0%
> Rp500.000 0,3%

Mulai 1 Oktober 2026, terdapat penyesuaian ketentuan MDR QRIS. Karena kebijakan dapat berubah, merchant sebaiknya selalu memeriksa ketentuan terbaru Bank Indonesia dan PJP yang digunakan.

Contoh Perhitungan MDR QRIS

Misalnya UMKM menerima pembayaran sebesar Rp300.000 dan transaksi tersebut mendapatkan MDR 0%.

Perhitungannya:

Rp300.000 × 0% = Rp0

Untuk transaksi Rp1.000.000 dengan MDR 0,3%:

Rp1.000.000 × 0,3% = Rp3.000

Secara sederhana, dana setelah MDR menjadi Rp997.000.

QRIS untuk Jualan Online, Apakah Aman?

QRIS merupakan standar pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia dan diproses melalui PJP yang telah mendapatkan izin.

Namun, merchant tetap perlu memperhatikan keamanan.

Jangan pernah memberikan PIN, OTP, password, atau kode keamanan kepada orang lain.

Selain itu, jangan hanya mengandalkan screenshot sebagai bukti pembayaran.

Periksa transaksi melalui aplikasi atau dashboard merchant untuk memastikan pembayaran benar-benar masuk.

QRIS Statis atau Dinamis untuk UMKM?

QRIS tersedia dalam beberapa model penggunaan.

QRIS statis memungkinkan merchant menampilkan satu kode QR, kemudian pelanggan memasukkan nominal pembayaran sendiri. Model ini relatif sederhana dan cocok untuk banyak usaha mikro dan kecil.

Sementara itu, QRIS dinamis memungkinkan nominal pembayaran dimasukkan terlebih dahulu sehingga QR Code yang ditampilkan sudah terkait dengan jumlah transaksi.

Untuk bisnis online dengan transaksi sederhana, QRIS statis biasanya lebih praktis. Namun, bisnis dengan transaksi lebih banyak dapat mempertimbangkan fitur QRIS dinamis yang tersedia dari PJP.

Keuntungan QRIS untuk UMKM Online

Menggunakan QRIS dapat memberikan beberapa keuntungan bagi bisnis kecil.

Pembayaran lebih praktis

Pelanggan tidak perlu mencari nomor rekening atau membawa uang tunai.

Satu QR untuk berbagai aplikasi

Merchant dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi yang mendukung QRIS.

Cocok untuk bisnis rumahan

Tidak perlu memiliki mesin EDC untuk menerima pembayaran QR.

Mempermudah pencatatan transaksi

PJP umumnya menyediakan aplikasi atau dashboard untuk membantu merchant memantau transaksi.

Mendukung bisnis digital

QRIS dapat ditempatkan pada invoice, katalog, website, atau kanal penjualan online.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan QRIS

Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat penggunaan QRIS menjadi kurang aman.

Pertama, menggunakan QR Code dari generator biasa.

Kedua, tidak memeriksa nama merchant sebelum menerima pembayaran.

Ketiga, langsung percaya pada screenshot pembayaran pelanggan.

Keempat, tidak memahami MDR sehingga salah menghitung keuntungan.

Kelima, membagikan informasi keamanan akun merchant kepada pihak lain.

FAQ Cara Daftar QRIS untuk UMKM Online

Apakah UMKM bisa membuat QRIS sendiri?

Bisa, tetapi pendaftaran dilakukan melalui PJP QRIS yang berizin Bank Indonesia. Merchant tidak membuat QRIS melalui generator QR Code biasa.

Apakah daftar QRIS harus punya toko fisik?

Tidak. UMKM online juga dapat menjadi merchant QRIS selama memenuhi persyaratan PJP.

Apakah daftar QRIS bisa dilakukan secara online?

Bisa. Pendaftaran online tersedia pada PJP yang menyediakan layanan tersebut.

Apakah QRIS gratis untuk UMKM?

Ketentuan biaya bergantung pada jenis layanan dan PJP. Selain itu, merchant perlu memperhatikan MDR sesuai kategori usaha dan nilai transaksi.

Apakah pelanggan dikenakan biaya saat membayar dengan QRIS?

Pengguna QRIS tidak dikenakan biaya tambahan hanya karena menggunakan QRIS. MDR merupakan biaya yang berkaitan dengan merchant sesuai ketentuan yang berlaku.

Berapa lama QRIS jadi?

Waktu penerbitan berbeda-beda tergantung PJP dan proses verifikasi. Data yang lengkap dan benar dapat membantu proses berjalan lebih lancar.

Kesimpulan

Cara daftar QRIS untuk UMKM online cukup sederhana: pilih PJP berizin Bank Indonesia, siapkan data usaha, lakukan pendaftaran, tunggu verifikasi, kemudian gunakan QRIS yang diterbitkan untuk menerima pembayaran.

Bagi bisnis yang berjualan melalui Instagram, WhatsApp, website, maupun toko online, QRIS dapat menjadi pilihan pembayaran yang praktis.

Sebelum mendaftar, jangan hanya melihat apakah pendaftaran gratis. Bandingkan juga MDR, kecepatan settlement, fitur aplikasi merchant, keamanan, dan layanan pelanggan dari PJP yang tersedia.

Dengan semakin berkembangnya transaksi digital di Indonesia, QRIS dapat menjadi salah satu alat penting bagi UMKM untuk membuat proses pembayaran lebih sederhana bagi pelanggan.

Exit mobile version