Dunia Fintech

Cara Investasi Bitcoin dan Daftar Platform yang Direkomendasikan

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi Bitcoin untuk pemula sangat wajib dipahami oleh seorang investor pemula di dunia aset kripto.

Adapun investasi mata uang kripto, di antaranya Bitcoin, memang tengah naik daun.  Sejalan bertambahnya waktu, keberadaan Bitcoin juga terasa kian populer.

Di Indonesia, Bitcoin dan mayoritas kripto lainnya saat ini sudah mendapat lampu hijau dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai instrumen investasi yang sah di Indonesia.

Oleh sebab itu, semakin banyak pula orang yang mulai berinvestasi di aset yang satu ini, mulai dari kecil-kecilan bahkan hingga mencapai lebih dari ratusan juta rupiah.

Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Bitcoin Cs di Zona Hijau, Simak Harganya

Tips Terkait Cara Investasi Bitcoin

  1. Cari tahu informasi seputar investasi bitcoin;
  2. Kenali kondisi pasar bitcoin;
  3. Telusuri berbagai teknik analisis investasi bitcoin;
  4. Tambang bitcoin sendiri;
  5. Lindungi bitcoin;
  6. Simpan bitcoin dalam waktu lama; dan
  7. Tak ada investasi bitcoin yang dilakukan secara gratis.

Rekomendasi Aplikasi Trading Kripto Terbaik

Indodax

Rekomendasi pertama di daftar ini adalah Indodax, yang merupakan platform trading aset kripto pertama buatan Indonesia yang memperoleh tiga sertifikasi internasional.

Indodax juga punya lebih dari 5,5 juta user member dan juga telah terverifikasi Bappebti. Bagi kamu yang penasaran ingin mencoba trading di Indodax, kamu bisa mengunduh aplikasinya agar kamu dapat segera melakukan transaksi jual beli bitcoin dan koin kripto lainnya.

Melalui aplikasi ini, kamu bisa melakukan transaksi jual beli aset kripto dengan mudah dan aman. Di sini, memperdagangkan Bitcoin, Ethereum, dan jenis aset kripto lainnya bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, baik bagi pengguna iOS maupun Android.

Di sisi lain, dengan komitmen untuk menjadi yang terpercaya dan teraman, Indodax juga menjadi pionir aplikasi trading kripto terbesar di Indonesia.

Adapun layanan trading bitcoin dan aset kripto lainnya selama 24 jam nonstop menjadi nilai lebih Indodax daripada beberapa kompetitornya.

Uniknya lagi, Indodax pun menawarkan fitur chat khusus antar sesama trader yang ingin berdiskusi menyoal dunia kripto.

Pastinya hal tersebut akan menguntungkan sebab dapat menambah pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat dibagikan untuk menghasilkan keuntungan.

Pintu

Selanjutnya ada aplikasi Pintu, yang merupakan sebuah platform jual beli aset kripto yang memiliki desain pengguna yang simpel sehingga gampang digunakan dan sangat pas bagi untuk pemula.

Platform ini adalah aplikasi trading yang juga mudah digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Di platform ini, nasabah hanya perlu melakukan deposit dengan nominal yang tidak terlampau besar sehingga dapat lebih terjangkau oleh masyarakat umum

Keunggulannya terletak pada desain UI dan UX yang intuitif, tersedia pilihan token atau koin beragam, dan proses deposit awal serta penarikannya sangat mudah.

Luno

Aplikasi bitcoin berikut ini dapat menjadi salah satu rekomendasi aplikasi kripto terbaik sekarang ini.

Luno merupakan sebuah aplikasi trading yang memberikan beberapa penawaran yang menarik yang dapat menggoda para trader, di antaranya deposit dengan jumlah terjangkau, mulai dari Rp50 ribu.

Namun, penting diperhatikan oleh kamu yang menginginkan transaksi di Luno bahwa di sini proses transfer bank yang sedikit tidak mudah.

Pasalnya, prosesnya akan sedikit memakan waktu, yang mungkin saja menjadikan aktivitas transaksi kamu agak terganggu.

TokoCrypto

Telah ada sejak 2017 lalu dan berada di bawah naungan perusahaan Crypto Indonesia, aplikasi yang satu ini terafiliasi dengan Binance Cloud.

TokoCrypto sejauh ini memiliki lebih dari 2 juta lebih pengguna yang terdaftar. Pertumbuhan penggunanya pun cukup signifikan.

Hal itu karena proses akses yang simpel sehingga pengguna dibantu supaya bisa menggunakan aplikasi trading yang satu ini dengan mudah.

Zipmex

Aplikasi trading kripto yang satu ini bisa membuat kamu nyaman untuk mendapatkan cuan. Juga tersedia di Singapura, Australia, dan Thailand, aplikasi Zipmex di Indonesia telah terdaftar di Bappebti.

Maka dari itu, aplikasi ini pastinya aman untuk digunakan oleh para trader. Zipmex pun menyediakan asuransi dengan nominal hingga mencapai USD100.

Rekeningku

Rekomendasi selanjutnya di daftar ini adalah salah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang memperdagangkan beragam aset crypto.

Rekeningku menyediakan lebih dari 40 jenis koin kripto, di antaranya Bitcoin, Ethereum, Stellar, dan yang lainnya.

Dengan pola keamanan two factor authentication dan deposit yang sangat ringan, pengguna aplikasi ini bisa lebih aman dan nyaman saat menggunakannya.

Rekeningku juga sudah terdaftar di Bappebti dan Kominfo sehingga pasti terjamin keamanannya.

Triv

Aplikasi berikut ini  menawarkan layanan transaksi aset digital 24 jam non stop. Di platform ini, saat kamu memasukkan dana ke aplikasi ini, biasanya akan dikonversikan ke mata uang rupiah.

Triv pun bisa membantumu untuk melakukan proses penarikan secara cepat, kapan dan di mana pun.

Nah, untuk jenis koin yang diperdagangkan, Triv pun menyediakan variasi koin kripto yang beragam dan memiliki nilai tukar yang cukup kompetitif.

Cara Investasi Bitcoin

Mendaftar dan membuka akun di exchange

Syarat pertama memulai investasi Bitcoin, yakni dengan membuka akun di exchange. 

Bitcoin exchange atau bursa Bitcoin adalah sebutan bagi perusahaan penyedia tempat khusus yang digunakan para investor dari berbagai negara untuk menukarkan Bitcoin dengan mata uang fiat (dolar, euro, yuan, rupiah, dll). 

Adapun pendaftaran akun exchange dilakukan secara online melalui aplikasi maupun website.

Untuk aplikasi, kamu bisa mengunduhnya di google play store atau apple store. 

Bitcoin sendiri memang tidak memiliki perusahaan resmi yang khusus menjual aset kripto.

Penyebabnya, Bitcoin adalah teknologi sumber terbuka, tetapi ada beberapa pertukaran berbeda yang memfasilitasi transaksi Bitcoin. Nah, pertukaran ini merupakan perantara investasi cryptocurrency.

Baca juga: Tutorial Investasi Bitcoin Termudah buat Para Pemula

Mendapatkan verifikasi KYC (Know Your Customer)

Jika sudah membuka akun di exchange maka untuk bisa segera bertransaksi, kamu harus mendapat verifikasi KYC.

Verifikasi tersebut bertujuan untuk melindungi setiap peserta di exchange dan memastikan kebijakan AML (anti money laundering) berjalan dengan semestinya.

Proses verifikasi KYC ini biasanya terdiri atas, unggah foto KTP asli dengan jelas, mengisi data pribadi, dan mengunggah selfie tanpa atribut wajah, seperti topi atau kacamata.

Data itu nantinya akan diproses setidaknya dalam jangka waktu 1 hari jam kerja.  Pastikan data yang kamu berikan benar dan akurat.

Cara Investasi Bitcoin

Melakukan deposit

Kalau mau melakukan transaksi Bitcoin maka kamu mesti melakukan deposit rupiah ke rekening yang sudah ditentukan.

Setoran minimum exchange biasanya ada di kisaran Rp30.000—50.000. Meski demikian, juga ada sejumlah exchange yang meminta deposit minimum dengan harga yang lebih tinggi.

Cara deposit yang ditawarkan exchange, di antaranya via transfer bank (rekening dan Virtual Account), e-wallet, PPOB, kartu kredit, dan juga kartu debit.

Deposit juga bisa dilakukan dalam bentuk koin, baik Bitcoin, Ethereum, dan jenis lainnya.

Kamu bisa melihat daftar koin yang diterima sebagai deposit pada exchange tempatmu membuka akun.

Nantinya, exchange akan mengeluarkan “alamat” wallet untuk mengirimkan koin dari exchange lain.

Menentukan pair aset kripto

Sudah ingin memulai transaksi? Sebelumnya, kamu mesti memilih pair atau pasangan yang ingin ditradingkan.

Untuk pair paling populer, antara lain, Bitcoin terhadap Rupiah atau berapa harga Bitcoin dalam Rupiah.

Sebagai informasi, pair ini mirip seperti membeli valas, US$ to IDR, berapa rupiah harga 1 dolar.

Mulai lakukan transaksi jual beli

Setelah menentukan pair yang ingin diperjualbelikan, kamu pun bisa membuat order-nya dengan memasukkan harga dan jumlah Bitcoin yang mau dibeli.

Kemudian, akan muncul jumlah rupiah yang dibutuhkan. Pilih jenis order, taker atau maker.

Kalau memilih taker maka order akan langsung dilakukan di saat itu juga sesuai dengan harga pasar.

Adapun jumlah kepemilikan Bitcoin akan segera diperbaharui dan jumlah deposit rupiah akan berkurang sesuai jumlah pembelian.

Jika memilih maker maka order tidak langsung terjadi atau ditunda hingga match pada harga yang diinginkan.

Nah, selama belum terjadi match, order akan menunggu di “order book”. Adapun satuan jumlah beli dan jual Bitcoin bisa mencapai delapan digit di belakang koma, yakni 0.00000001 BTC, jadi kamu bisa mulai bertransaksi dengan angka kecil.

Proses penjualan Bitcoin pun tidak jauh berbeda dengan proses pembeliannya. Bedanya, setelah eksekusi berhasil, deposit rupiah bertambah dan kepemilikan Bitcoin berkurang.

Beberapa koin berharga ribuan dolar, tapi pertukaran sering memungkinkan membeli pecahan dari satu koin. Karena itu, kamu dapat melakukan investasi mulai dari US$ 25 dolar.

Jangan lupa untuk menentukan toleransi risiko dan strategi investasi kamu sebelum bertransaksi. Bitcoin dapat digunakan untuk bertransaksi maupun disimpan dengan harapan harganya akan naik.

Melakukan withdraw

Untuk menarik Bitcoin ke dalam bentuk rupiah caranya cukup mudah, yaitu dengan mengajukan penarikan di aplikasi yang digunakan.

Selain itu, kamu bisa menarik Bitcoin yang dimiliki di exchange dengan memasukkan alamat wallet yang menjadi tujuan pengiriman Bitcoin.

Lantaran exchange menggunakan jaringan perbankan untuk mengirimkan uang, maka perlu waktu maksimal 1 x 24 jam untuk proses penarikan rupiah.

Lama atau cepatnya ditentukan oleh proses di bank. Untuk biaya yang diperlukan dalam melakukan penarikan dapat dilihat pada masing-masing exchange.

Selain itu, setiap exchange menetapkan jumlah minimum dan maksimum penarikan untuk rupiah maupun koin kripto. Masing -masing exchange menetapkan kebijakan yang berbeda -beda.

Transfer bitcoin

Bitcoin juga bisa ditransfer ke investor Bitcoin lainnya yang satu exchange . Caranya dengan mengisi alamat wallet yang dituju untuk kirim keluar exchange atau menuliskan user ID untuk kirim ke dalam satu exchange. Alamat wallet menjadi semacam nomor rekening kalau mentransfer uang.

Baca juga: Cara Trading Bitcoin tanpa Modal, Bisa? Intip Panduannya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Exit mobile version