Dunia Fintech

Cara Pengajuan KPR BCA, Bisa Online Juga Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pengajuan KPR BCA atau Kredit Pemilikan Rumah dari Bank BCA berikut ini penting untuk disimak, termasuk syarat pengajuannya.

KPR sendiri memang menjadi salah satu alternatif yang dapat dipakai untuk membeli rumah dengan cara dikredit. Cara yang satu ini sering dilakukan oleh mereka yang belum punya uang cukup untuk membeli rumah secara tunai.

Nah, dalam hal ini, Bank BCA merupakan salah satu Bank penyedia KPR yang bisa dijadikan pilihan tempat pengajuan. Sejatinya, pengajuan kredit untuk Bank BCA sendiri cukuplah mudah meski ada beberapa syarat yang perlu untuk diketahui dan dilengkapi.

Caranya pun bisa offline maupun online sehingga kamu bisa memilih cara yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Simak yuk ulasannya berikut ini.

Syarat KPR BCA

Sebelum mengetahui cara pengajuan KPR BCA, kamu sebaiknya tahu terlebih dahulu apa saja syarat pengajuannya. Adapun syarat mengajukan KPR dari Bank BCA meliputi persyaratan umum dan persyaratan dokumen, dengan rincian sebagai berikut.

Baca juga: Ingin Mengajukan KPR BCA dengan Mudah? Ketahui Dulu Syarat-Syaratnya

1. Syarat Umum

– Warga Negara Indonesia

– Karyawan Lama Bekerja Minimal 1 tahun di perusahaan yang terakhir atau total pengalaman kerja minimal 2 tahun

– Wiraswasta/Profesional Lama Bekerja minimal 2 tahun dibidang yang sama

– Usia minimal 18 tahun atau sudah menikah

– Untuk Profesional/Pengusaha usia maksimal 65 tahun saat kredit berakhir

– Untuk Wiraswasta usia maksimal 65 tahun saat kredit berakhir

– Untuk Karyawan usia maksimal 55 tahun saat kredit berakhir

– Pemohon wajib menutup asuransi (jiwa dan kebakaran) dengan syarat banker’s clause

– Bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan)

– Pembayaran melalui autodebet dari rekening BCA pemohon

2. Syarat Dokumen

Dalam persyaratan dokumen KPR BCA terbagi ke dalam beberapa kategori yaitu dokumen untuk karyawan, wiraswasta, dan profesional. Berikut persyaratan dokumen yang perlu Anda ketahui apabila ingin mengajukan KPR BCA:

a. Karyawan

– Fotokopi KTP Pemohon

– Fotokopi KTP Suami/Istri Fotokopi

– Akta Nikah/Cerai/Akta Kematian Pasangan

– Akta pisah harta Notaril dan didaftarkan ke KUA atau catatan sipil (Jika ada)

– Fotokopi Kartu Keluarga

– Fotokopi NPWP Pemohon. Untuk joint income, maka dokumen pasangan harus dilampirkan.

– Slip Gaji/Surat Keterangan asli Penghasilan 1 bulan terakhir

– Fotokopi Rekening Koran 3 bulan terakhir

– Pernyataan asli mengenai kredit pemilikan properti yang sedang diajukan atau sudah dimiliki

– Surat Pemesanan Rumah Developer / Surat Pengantar Broker

– Bukti Pembayaran Appraisal

b. Profesional

– Fotokopi KTP Pemohon

– Fotokopi KTP Suami/Istri

– Fotokopi Kartu Keluarga

– Fotokopi Akta Nikah/Cerai/Akta Kematian Pasangan

– Fotokopi NPWP Pemohon

– Fotokopi NPWP Badan Usaha

– Fotokopi Izin Praktek

– Fotokopi R/K atau tabungan 3 bulan terakhir

– Akta pisah harta Notaril dan didaftarkan ke KUA atau catatan sipil (Jika ada)

– Asli pernyataan mengenai kredit pemilikan properti atau kredit beragunan properti yang sedang diajukan atau dimiliki

– Surat Pemesanan Rumah Developer/Surat Pengantar Broker

– Bukti Pembayaran Appraisal

c. Wiraswasta

– Fotokopi KTP Pemohon

– Fotokopi KTP Suami/Istri

– Fotokopi Kartu Keluarga

– Fotokopi Akta Nikah/Cerai/Akta Kematian Pasangan

– Fotokopi NPWP Pemohon. Untuk joint income, maka dokumen pasangan harus dilampirkan.

– Fotokopi NPWP Badan Usaha

– Fotokopi SIUP

– Fotokopi TDP

– Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan terkini

– Fotokopi R/K atau tabungan 3 bulan terakhir

– Akta pisah harta Notaril dan didaftarkan ke KUA atau catatan sipil (Jika ada)

– Pernyataan asli mengenai kredit pemilikan properti atau kredit beragunan properti yang sedang diajukan atau dimiliki

– Surat Pemesanan Rumah Developer/Surat Pengantar Broker

– Bukti Pembayaran Appraisal

3. Dokumen pembelian (penjaminan)

Untuk dokumen jaminan (pembelian), syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut:

– Fotokopi Sertifikat HM/HGB/Strata Title

– Fotokopi IMB

– Fotokopi PBB terakhir (kecuali properti baru)

– Fotokopi Akta Jual Beli (AJB)

cara pengajuan kpr bca

Panduan Cara Pengajuan KPR BCA

Seperti disinggung di awal tulisa ini, cara mengajukan KPR BCA bisa dengan langsung mendatangi kantor Bank BCA (offline) atau juga secara online. Berikut ini panduannya.

1. Secara offline

Buat kamu yang lebih nyaman untuk melakukan pengajuan KPR BCA secara manual atau offline, inilah prosedur yang harus kamu lakukan:

– Datang ke kantor Cabang Bank BCA.

– Isi formulir pengajuan dan proses permohonan KPR.

– Serahkan semua dokumen persyaratan yang telah disiapkan sebelumnya untuk proses selanjutnya.

2. Via online

Sementara itu, untuk kamu yang tidak punya banyak waktu luang untuk berkunjung ke kantor Bank BCA, kamu bisa melakukan pengajuan KPR BCA secara online dengan tata cara sebagai berikut:

– Kunjungi website resmi Bank BCA di www.bca.co.id 

– Pilih ikon menu BCA yang berada di pojok kanan atas halaman web

– Klik Perseorangan kemudian pilih Produk dan Layanan, dilanjutkan dengan memilih Pinjaman, setelah itu pilih Kredit Kepemilikan Rumah

– Jika sudah ada pada halaman Kredit Kepemilikan Rumah maka klik menu Ajukan KPR Sekarang!

– Selanjutnya, kamu akan diminta mengisi formulir pengajuan

– Sertakan nomor referensi dan bukti formulir yang sudah diisi

– Lampirkan data diri kamu saat melakukan pendaftaran online

– Apabila data diri kamu dalam masa perpanjangan maka kamu harus memiliki resi perpanjangan tersebut

– Kemudian, bawalah semua dokumen yang dibutuhkan

3. Lewat broker

– Langkah pertama, kamu bisa datang langsung ke kantor Broker Rekanan Bank BCA dan pilih properti yang diinginkan

– Pastikan kamu telah membawa dokumen persyaratan dan pastikan pula ya kelengkapan dokumen dari broker, seperti fotokopi PBB, IMB, sertifikat properti, dan surat pengantar dari broker

– Selanjutnya, lengkapi dokumen dan isi formulir KPR BCA

– Lakukan interview dan validasi data dengan analis BCA

– Nantinya, kamu akan menerima Surat Pemberitahuan Persetujuan Permohonan Kredit atau SPPK

– Lengkapi persyaratan akad kredit KPR dan lakukan akad kredit

– Dana KPR cair dan dapatkan rumah idaman kamu!

4. Melalui developer

– Datang ke kantor Developer rekanan bank BCA dan dapatkan surat pemesanan rumah

– Lengkapi dokumen dan isi formulir KPR BCA dengan benar dan lengkap

– Lakukan interview dan validasi data dengan analis BCA

– Nantinya, kamu akan menerima Surat Pemberitahuan Persetujuan Permohonan Kredit atau SPPK

– Lengkapi persyaratan akad kredit KPR dan lakukan akad kredit

– Dana KPR cair dan dapatkan rumah idaman!

Penting diingat juga bahwa kamu harus memastikan bahwa bank dapat menghubungi peminjam. Kalau tidak bisa dikontak maka kemungkinan besar bank menolak pengajuan. Maka dari itu, setelah mengajukan pinjaman, pastikan kontak di ponsel kamu dalam kondisi bisa dihubungi. Pastikan bahwa telepon masuk dari bank diangkat.

Verifikasi sendiri untuk saat ini mayoritas dilakukan via telepon. Hanya dalam kondisi khusus bank mengirimkan orang untuk melakukan survei kunjungan. Nah, setelah melakukan pengajuan baik secara online atau offline, langkah selanjutnya untuk mengambil KPR BCA, yakni kamu tinggal menunggu status pengajuan.

Dalam hal ini, BCA hanya memerlukan waktu 5—10 hari kerja untuk mengetahui apakah pengajuan KPR kamu diterima. Lumayan cepat kan proses pengajuannya? Cara pembayaran KPR BCA setiap bulannya bisa kamu lakukan dengan sistem penarikan saldo secara otomatis, dari rekening BCA kamu. Angsuran tersebut berlangsung sesuai dengan tenor yang diambil ya!

Baca juga: Perbandingan Paling Murah, Ini Rincian Suku Bunga Masing-masing Bank Penyedia KPR

Biaya KPR BCA Terbaru

Setelah mengetahui cara pengajuan KPR BCA di atas, selanjutnya kamu perlu tahu juga beberapa biaya KPR BCA berikut ini:

– Biaya Provisi: dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman

– Biaya Administrasi: dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman

– Biaya Keterlambatan Pembayaran: ditentukan kemudian sesuai dengan jumlah angsuran dan kebijakan Bank

– Biaya Pelunasan Dipercepat: pelunasan setelah periode bunga fixed year berakhir adalah sebesar 1% dari sisa pokok pinjaman

– Biaya Asuransi Jiwa: sesuai dengan ketentuan yang berlaku

– Biaya Asuransi: sesuai dengan ketentuan yang berlaku

– Biaya Notaris:  dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman sesuai ketentuan yang berlaku

– Biaya Appraisal: dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman

– Biaya Administrasi: dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman

– Biaya Administrasi: dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman

– Biaya Appraisal: dibebankan 1x di awal pada saat pencairan pinjaman

Simulasi Cicilan KPR BCA

Sudah terbayang belum berapa besaran pinjaman dan cicilan per bulannya kalau kamu ingin membeli rumah dengan KPR BCA? Berikut ini adalah simulasi singkatnya yang bisa dijadikan referensi dengan menggunakan BCA KPR Fix:

1. Besar atau plafon pinjaman: Rp312.500.000—Rp5 miliar atau 70% dari harga rumah.

2. Masa atau tenor pinjaman: 1 hingga 20 tahun.

3. Uang muka: min 10% dari total plafon.

4. Suku bunga fixed:

a. 1—2 tahun suku bunga 8,75% per tahun.

b. 3 tahun suku bunga 8,00% per tahun

c. 5 tahun suku bunga 8.50% per tahun

Suku bunga fixed adalah suku bunga tetap selama periode satu hingga dua tahun. Artinya, selama dua tahun awal, suku bunga yang mesti dibayarkan adalah sebesar 6,75 persen. Saat memasuki tahun ketiga, nasabah mesti memberikan suku bunga floating.

Ilustrasi:

Anggita tertarik membeli sebuah rumah seluas 22-70 m2. Harga properti ini Rp500 juta, dengan suku bunga 7,5 persen fixed dua tahun. Uang muka yang dibayarkan, yakni senilai Rp75 juta, dengan tenor 10 tahun. Dengan demikian, angsuran fixed per bulannya adalah sebesar Rp4.748.000.

Baca juga: Suku Bunga KPR Terbaru

Demikianlah informasi tentang cara pengajuan KPR BCA Terbaru 2022 yang bisa kamu coba sekarang juga. Yuk, segera wujudkan keinginan untuk memiliki rumah impian!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

Exit mobile version