Dunia Fintech

Contoh Polis Asuransi Mobil? Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Contoh polis asuransi mobil dan contoh perjanjian asuransi mobil penting diketahui sebelum memutuskan membeli asuransi mobil.

Sebagaimana jamak diketahui, banyak orang mengira bahwa polis asuransi adalah biaya yang dibayarkan untuk mendapatkan layanan asuransi.

Padahal, pernyataan itu tidak tepat. Pasalnya, biaya asuransi yang dibayarkan ke perusahaan asuransi disebut dengan premi, bukan polis asuransi.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh contoh polis pada asuransi mobil, simak ulasannya di bawah ini.

Contoh Polis Asuransi Mobil

Contoh Polis Asuransi Mobil

Polis asuransi adalah bukti perjanjian tertulis antara perusahaan asuransi atau penanggung dengan nasabah atau tertanggung. Pada polis asuransi akan dipaparkan soal hak dan kewajiban masing-masing pihak seperti yang telah disepakati.

Itu berarti, polis asuransi mobil merupakan perjanjian tertulis antara perusahaan asuransi dan nasabah yang berisi soal ketentuan terkait ketentuan perlindungan dan risiko mobil pada masa yang akan datang. Dalam polis itu, ada hak dan kewajiban perusahaan asuransi dan nasabah yang diterangkan secara rinci.

Nah, sebagai nasabah, penting bagi kamu untuk memahami keseluruhan isi polis asuransi supaya bisa terhindar dari kesalahpahaman soal kewajiban yang ditanggung oleh pihak asuransi dan hak kamu sebagai nasabah.

Baca juga: Cari Asuransi Mobil Nissan Terbaik? Ini Rekomendasinya

Buat nasabah, polis asuransi bermanfaat juga sebagai alat bukti tertulis saat terjadi risiko dan pengajuan klaim asuransi, bukti pembayaran premi, dan bukti untuk menuntut penanggung bila terjadi kelalaian atau tidak memenuhi kewajiban sebagaimana yang sudah disepakati.

Hal-hal Dasar yang Dimuat dalam Contoh Polis Asuransi Mobil

Ketika membaca polis asuransi mobil yang diberikan oleh pihak perusahaan asuransi, periksa kembali hal-hal mendasar yang harus ada dalam polis berikut ini.

  1. Data pemilik di contoh polis asuransi kendaraan bermotor

Di bagian ini harus tertulis nomor lengkap polis asuransi mobil, nama, dan alamat lengkap masing-masing pihak, alamat masing-masing pihak, serta periode pertanggungan asuransi berlangsung.

  1. Tipe perlindungan asuransi

Ada dua jenis asuransi mobil secara umum,, yaitu asuransi all risk (komprehensif) dan Total Loss Only (TLO). Polis asuransi mobil wajib memuat jenis asuransi yang akan disepakati.

Nah, kamu harus mengenali perbedaan kewajiban dan hak antara kedua jenis asuransi itu. Sekiranya perlu, tanyakan lebih jauh kepada pihak asuransi supaya tidak salah paham.

  1. Data-data mobil

Adapun jenis dan harga mobil atau tahun pembelian mobil bisa mempengaruhi besaran premi asuransi. Pastikan untuk memaparkan data mobil yang sebenarnya.

Baca jugaLengkap! Daftar Harga Mobil Toyota, dari MPV hingga Pick Up

  1. Kesepakatan harga dan pembayaran premi

Perusahaan asuransi biasanya akan memperkirakan premi berdasarkan data mobil. Polis akan memuat harga premi yang dibayarkan serta jangka waktu dan cara pembayaran premi yang dapat dipilih.

Pasal tersebut bakal memaparkan konsekuensi dari pembayaran premi yang terlambat atau tidak dilakukan oleh nasabah juga.

  1. Pertanggungan atau jaminan

Bagian dari polis ini bakal memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal apa saja yang akan dilindungi oleh perusahaan asuransi.

Pasal ini pun menerangkan apa yang harus dilakukan nasabah dan berapa jangka waktu pengajuan ganti rugi kepada perusahaan asuransi.

  1. Penentuan nilai ganti rugi

Polis asuransi mobil bakal memaparkan seberapa besar nilai ganti rugi yang akan dibayarkan jika terjadi risiko atau kerusakan mobil.

Terdapat juga penjelasan mengenai hilangnya hak ganti rugi kepada nasabah, contohnya kalau terlambat mengajukan ganti rugi pada waktu yang ditentukan.

Pada umumnya, penentuan nilai ganti rugi terbagi menjadi dua, yaitu kerusakan sebagian dan kerusakan total.

  1. Pengecualian atau batasan

Pasal berikut ini akan memuat risiko-risiko terhadap mobil atau penentuan biaya yang tidak akan ditanggung atau tidak termasuk tanggungan pihak asuransi.

  1. Perluasan tanggungan di contoh polis asuransi mobil

Adapun perluasan tanggungan dapat ditambahkan dalam polis asuransi mobil kalau disepakati adanya penambahan atas jaminan dasar untuk perlindungan yang lebih banyak. 

Contohnya, Third Party Liability (TPL) atau kewajiban hukum terhadap pihak ketiga yang terkait dengan kondisi penyebab risiko pada mobil. Namun, sebagian asuransi sudah mencantumkan pasal ini dalam polis asuransi mobil standar.

  1. Cara mengajukan ganti rugi

Pasal ini biasanya akan menjelaskan bagaimana nasabah mengajukan klaim ganti rugi dan dokumen-dokumen pendukung yang harus disertakan.

Misalnya, polis asuransi beserta Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengemudi saat kejadian, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), faktur pembelian dan lain-lain.

  1. Penghentian pertanggungan

Pada pasal ini akan dipaparkan soal hak masing-masing pihak untuk menghentikan pertanggungan.

Biasanya, permohonan untuk penghentian pertanggungan ini dilakukan secara tertulis melalui surat ke alamat yang terakhir diketahui.

Pasal ini pun bisa diikuti dengan ketentuan mengenai aturan pengembalian premi dari pihak asuransi kepada nasabah.

  1. Penanganan perselisihan

Apabila terjadi perselisihan atau ketidaksepakatan antara perusahaan asuransi dan nasabah maka polis asuransi mobil mencantumkan tindakan apa yang dapat dipilih atau lembaga peradilan apa yang dapat diminta membantu menengahi atau memberi keputusan dari perselisihan.

Baca juga: Nissan Teana — Spesifikasi hingga Daftar Harganya

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

Exit mobile version