Site icon Dunia Fintech

Didik Literasi Keuangan, AS Luncurkan Inisiatif Pendidikan Kripto

aset kripto

JAKARTA, duniafintech.com – Komisi Pendidikan Literasi Keuangan, Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) akan meluncurkan inisiatif yang berfokus pada menginformasikan publik tentang potensi risiko berinvestasi dalam cryptocurrency atu mata uang digital kripto, kata seorang pejabat tinggi mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Materi pendidikan dan dorongan penjangkauan akan mencakup informasi tentang bagaimana cryptocurrency bekerja dan bagaimana mereka berbeda dari format pembayaran tradisional, kata Nellie Liang, wakil menteri keuangan untuk keuangan domestik.

Liang mengatakan kripto dapat menawarkan manfaat potensial, seperti meningkatkan inklusi keuangan dan pembayaran lintas batas. Program yang menyasar tentang literasi keuangan yang memberikan pendidikan tentang kripto ini sangat bermanfaat.

“Inisiatif ini dimaksudkan untuk mendidik tanpa mencoba membasmi teknologi baru dan inovasi baru,” kata Liang kepada Reuters, dikutip dari CoinDesk via Liputan6.com, Minggu (20/3/2022).

Departemen pendidikan Departemen Keuangan mencakup 20 lembaga berbeda, termasuk Securities and Exchange Commission, yang diketuai, Gary Gensler. Gensler sebelumnya pernah menyebut kripto sebagai “Wild West.”

Maksud dari “Wild West” sendiri yaitu terdengar menjanjikan. Secara teori, siapa pun dapat meminjamkan dan meminjam uang digital dengan suku bunga kompetitif, tanpa melibatkan perantara. Investor terpikat oleh janji menghasilkan hingga dua digit persentase hasil penghematan dalam token digital tertentu.

Tetapi dengan peretasan dan penipuan besar yang mengganggu ruang industri ini, regulator menjadi semakin khawatir tentang risiko kejahatan serta kerugian bagi konsumen.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Exit mobile version