Dunia Fintech

Festival Film Pendek Indodax Hadir Lagi, Hadiah Ratusan Juta Menanti

JAKARTA, duniafintech.com – Festival film pendek Indodax kembali digelar. Perusahaan exchange crypto terpercaya di Indonesia tersebut akan membagikan hadiah senilai ratusan juta rupiah. 

Sebelumnya, Indodax telah sukses menyelenggarakan festival lomba film pendek di tahun lalu. Pada tahun ini, Indodax kembali menggelar acara tahunannya yang bertajuk Indodax Short Film Festival (ISFF). 

Acara tersebut merupakan kali keempat digelar, setelah pertama kali sukses diselenggarakan tahun 2019.

CEO Indodax, Oscar Darmawan merasa sangat senang acara tahunan Indodax yang satu ini bisa digelar kembali di tahun ini.

“Selaku penyelenggara acara Indodax Short Film Festival 2022, kami konsisten membuat wadah untuk mendukung komunitas yang berkecimpung di bidang perfilman khususnya film pendek agar bisa memberikan ide dan karyanya. Kami sangat antusias untuk kembali mengajak para komunitas film  pendek agar bisa memeriahkan ajang Indodax Short Film Festival 2022,” kata Oscar Dermawan. 

Festival Film Pendek Indodax

Festival Film Pendek Indodax Bakal Semarak

Indodax Short Film Festival 2022 bakal berlangsung semarak. Perusahaan perdagangan crypto yang terdaftar di badan pengawas perdagangan berjangka komoditi (Bapebbti) dan telah memiliki 5,4 juta member terverifikasi ini akan menyediakan hadiah fantastis, dan tentunya menggandeng juri yang profesional. Berikut ulasannya:

1. Indodax Gandeng Juri Profesional

Perusahaan exchange crypto ini juga telah menunjuk satu perwakilan dari Indodax beserta tiga pelaku industri di perfilman Tanah Air yang telah melahirkan beberapa karya yang luar biasa untuk menjadi juri Indodax Short Film Festival (ISFF) 2022. 

Ketiga pelaku industri tersebut ialah Ernest Prakasa, Mira Lesmana, dan Anjas Maradita. Sebagai salah satu pelaku industri perfilman Tanah Air, Ernest merasa terhormat untuk bisa dipercaya menjadi juri oleh Indodax. Dia merasa sangat excited untuk melihat film maker beserta karya-karya baru yang akan lahir nantinya.

Baca juga: 10 Coin yang Bagus Untuk Investasi Kripto, Siap-siap Cuan Maksimal

“Saya selalu merentangkan tangan dengan luas menyambut hadirnya regenerasi ide, pemikiran, dan semangat semangat baru di perfilman Indonesia. Harapan saya untuk para filmmaker yang mengikuti Indodax Short Film Festival 2022 ini ada ide-ide baru yang bisa muncul, karena film pendek adalah medium yang sangat fleksibel. Film adalah storytelling, maka pada hakekatnya, kita harus menjadi pencerita yang baik. Dan cerita terbaik, tidak perlu dicari jauh-jauh, tapi seringkali berasal dari dalam diri sendiri,” ujar Ernest Prakasa. 

Senada dengan Ernest, produser dari film Ada Apa Dengan Cinta?, Mira Lesmana merasa senang sekali. Sebagai pelaku industri yang sudah malang melintang memproduseri film film ternama Tanah Air, Mira berharap akan ada banyak yang ikut serta dalam acara ISFF ini dan berani mengungkapkan ide baru yang menarik dan unik.

“Untuk para kreator film, ketika kita membuat film pendek penting sekali bahwa kita bisa mempersiapkan cerita yang sesuai dengan kapasitas kita sendiri, kemampuan dan resources yang kita miliki. Buatlah cerita-cerita yang menarik dan baru apalagi kalau bisa sesuatu yang tidak bisa diduga atau unpredictable. Kemudian menurut saya juga yang paling penting adalah selalu mempersiapkan dengan matang sebelum kita masuk ke masa produksi” jelas Mira.

2. Dorong Produksi Film yang Berkualitas 

Tidak sampai di situ, juri festival film pendek Indodax (Indodax Short Film Festival) 2022 ini juga mendorong agar para peserta nantinya memproduksi film yang berkualitas.

Mira Lesmana menyarankan agar para kreator film pendek bisa memastikan bahwa apa yang kita butuhkan itu tersedia, seperti berlatih dengan aktor (reading), lokasi yang akan dipakai serta suara. 

Baca jugaMelihat Kelebihan Indodax, Platform Jual Beli Kripto Terpercaya di Indonesia

Hal tersebut menurutnya menjadi kunci dari lancarnya sebuah produksi film. Sudah berpengalaman di dunia perfilman, Mira pun mengungkapkan bahwa terkadang perekaman suara jadi salah satu hal yang terabaikan karena bisa mengandalkan proses editing.

Padahal, merekam suara di lapangan itu dapat menjadikan film menarik dan penting agar bisa merasakan ambience film tersebut. Mira pun menambahkan agar para kreator film jangan terlalu banyak menggunakan musik apalagi menggunakan musik non-stop untuk mengisi filmnya.

“Film yang bisa membuat penonton tertarik tentunya sesuatu yang baru, tidak bisa ditebak dan bagaimana penonton bisa relate kepada ceritanya atau ekspresi dari film tersebut. Kadang kita lupa bahwa film ini perlu ditonton oleh banyak orang. Mungkin kalau yang diceritakan itu hanya untuk diri kita sendiri, tidak relatable untuk yang lain, itu mungkin tidak menjadi sesuatu yang menarik,” tutup Mira.

Di sisi lain, sebagai dewan juri yang sudah berulang kali ditunjuk oleh Indodax, Anjas Maradita pun berharap bahwa acara Indodax Short Film Festival 2022 berjalan sukses dan bisa memberikan exposure dan wadah promosi diri bagi para kreator film pendek di tanah air. 

“Saya berharap peserta, khususnya yang masuk dalam kategori yang telah ditentukan mendapat wadah exposure, sehingga bisa dilirik oleh industri perfilman sesuai bidangnya. Tentu saja dengan adanya ISFF, motivasi untuk menyalurkan ide atau ciri khas yang menjadi nilai jual dalam menggarap film bisa jauh lebih tinggi, tentunya karena adanya hadiah sebagai faktor pendukung. Jika anda peserta ISFF memenangkan kategori tertentu, gunakanlah itu sebagai media promosi diri untuk kemajuan industri perfilman Indonesia,” jelas Anjas.

3. Indodax Siapkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Dalam festival film pendek ini, Indodax menyediakan hadiah yang fantastis. Sebagai tambahan informasi, ISFF 2022 yang berhadiah ratusan juta ini sudah membuka pendaftaran yang akan berakhir sampai 8 September 2022. 

Info mengenai pendaftaran bisa dicek di https://www.isff.indodax.com/submission. Total hadiah dalam acara ini mencapai ratusan juta rupiah dan pengumuman pemenang akan diadakan di malam penganugerahan yang akan diselenggarakan dan disiarkan pada 17 November 2022.

Dalam acara ISFF 2022 kali ini, Indodax juga menyelenggarakan workshop perfilman secara gratis yang dibawakan oleh Angga Dwimas Sasongko. Tidak hanya itu, pemenang kategori Best Short Film akan mendapatkan kelas private lebih lanjut bersama dengan Anjas Maradita.

Itulah informasi seputar festival film pendek Indodax. Bagi kamu pelaku industri perfilman di tanah air, buruan daftarkan karyamu dan menangkan hadiah ratusan juta rupiah. Tunggu apa lagi! Ayo ikuti festival film pendek Indodax.

Tentang INDODAX

INDODAX adalah startup teknologi finansial di dalam bidang aset kripto dan blockchain seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple  atau sebanyak lebih dari 200 aset kripto dari seluruh dunia dengan pergerakan harga selama 24 jam. 

Indodax sudah berdiri selama delapan tahun lamanya dan sudah melayani lebih dari 5,4 juta member di Indonesia. INDODAX juga telah mendapatkan perizinan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). INDODAX menjadi perusahaan marketplace aset kripto pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada 2019, yaitu 9001: 2015, 27001:2013. Kemudian pada Juli 2021 Indodax kembali mendapatkan satu sertifikat ISO yaitu ISO 27017:2015. Kini, Indodax memiliki 3 sertifikat ISO.

Dengan pengakuan pemerintah Indonesia dan standarisasi internasional yang mereka dapatkan, menandakan bahwa INDODAX merupakan perusahaan platform investasi aset kripto terpercaya.

Sekalipun harga aset kripto seperti Bitcoin dapat bernilai ratusan juta rupiah per coin nya tapi transaksi di INDODAX memungkinkan dilakukan mulai dari 10 ribu rupiah membuat banyak masyarakat Indonesia tertarik dengan perdagangan ini dan menjadi mata pencaharian kerja secara full time. INDODAX mendedikasi kepada member dan calon member untuk bertransaksi aset kripto menggunakan Rupiah dengan sistem terbaik, tercepat, termudah dan paling aman.

Baca juga: Apa Itu Blockchain? Teknologi Canggih di Balik Bitcoin dan Mata Uang Crypto

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Exit mobile version