Site icon Dunia Fintech

Gaji Tak Pernah Cukup? Pahami dulu Perbedaan Irit dan Pelit agar Tak Salah Menilai

Gaji Tak Pernah Cukup

Ilustrasi

DuniaFintech.com – Siapa pun orangnya, pasti menginginkan gaji yang besar. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan juga semua keinginan dan kadangkala merasa bahwa gaji tak pernah cukup. Kalau sudah bicara soal uang, kayaknya semua sepakat bahwa uang adalah suatu benda yang bisa membuat bahagia atau justru menderita. Perlu Anda ketahui, bahwa uang bukanlah segalanya, masih ada banyak hal yang jauh lebih berharga ketimbang benda yang bernama uang.

Akan tetapi, dibalik kegunaannya yang sangat penting, uang itu sendiri juga tidak bisa didapat dengan mudahnya begitu saja. Itulah sebabnya, mengapa banyak orang yang rela melakukan apapun dan bekerja keras, agar bisa mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Melihat hal tersebut, mengatur keuangan jelas menjadi satu hal yang sangat penting untuk dilakukan, agar bisa kita gunakan secara bijak dan tidak cepat habis.

Sebab jika dipelajari lebih dalam dengan melakukan pengaturan keuangan dengan baik, menjadi karyawan juga bisa kok untuk menutup kebutuhan, dan bisa menabung dengan baik. Bahkan sebenarnya dengan pendapatan yang tetap itu, maka perencanaan keuangan pun lebih mudah pengaturannya. Untuk itu jangan salah menilai perbedaan antara pelit dan irit bagi Anda yang merasa gaji tak pernah cukup. Ini dia perbedaannya.

Orang pelit enggan untuk memberi, orang irit melihat kondisi dan dan kebutuhan

Perbedaan pelit dan irit yang pertama adalah dalam hal memberi. Umumnya, orang irit cenderung enggan untuk memberi. Jika pun memberi, mereka akan selalu mengungkit setiap pemberiannya ke orang yang diberikan.

Nah, hal ini berbeda dengan orang irit yang bisanya meskipun dalam jumlah sedikit, mereka akan tetap memberikan, terutama bagi orang-orang yang mereka anggap membutuhkan. Sebab, orang irit lebih mementing nila-nilai kemanusiaan dibandingkan uang semata. Sedangkan orang pelit, mereka akan menganggap bahwa uang di atas segalanya.

Baca Juga:

Orang pelit tidak akan mau mengeluarkan uang, meski untuk kepentingan pribadinya

Biasanya, orang pelit tidak akan mudah untuk mengeluarkan uang, meskipun untuk keperluan pribadinya. Sebab, yang ada dipikiran mereka adalah, sebisa mungkin mendapatkan apa yang diinginkan secara gratis.

Sementara itu, orang irit akan lebih bijaksana dalam menggunakan uang. Mereka akan memilah terlebih dahulu, manakah yang merupakan kebutuhan dan manakah yang merupakan keinginan. Tentu saja, selama memang dibutuhkan, maka mereka juga tidak akan segan untuk mengeluarkan uang.

Orang pelit mempertimbangkan harga, orang hemat mempertimbangkan kualitas

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya adalah dalam sifat mereka dalam membeli barang. Memang sepertinya orang hemat sangatlah cerdas. Sebab, mereka tidak akan ragu untuk membeli barang dengan harga yang sedikit lebih mahal, selama barang tersebut memiliki jangka waktu penggunaan yang panjang, alias awet, daripada membeli barang murah namun hanya dipakai sekali langsung rusak.

Sedangkan untuk orang pelit, biasanya mereka akan lebih memilih barang dengan harga murah agar uang mereka tidak banyak terkuras, walaupun dengan kualitas yang tidak terlalu bagus.

Orang pelit minimalis keperluan, orang irit memprioritaskan keperluan

Perbedaan pelit dan irit selanjutnya bisa kita lihat dari cara mereka memprioritaskan kebutuhan. Biasanya, orang pelit akan sebisa mungkin mengurangi keperluan, sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan lainnya. Sedangkan untuk orang irit, mereka justru sangat memprioritaskan kebutuhan yang wajib dibeli. Sehingga, dengan ini mereka menjadi tahu manakah yang harus dibeli dan manakah yang tidak.

Jadi, itulah beberapa perbedaan pelit dan irit yang sebenarnya sedikit mirip, namun juga berbeda secara bersamaan. Sebab, bisa jadi orang tersebut bukan pelit, melainkan memang sedang mempersiapkan sesuatu untuk mencapai keinginannya di masa depan. Kira-kira, kamu termasuk orang dengan tipe yang mana? Jadi yang merasa gaji tak pernah cukup, lebih jeli membedakan irit dan pelit.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

Exit mobile version