Dunia Fintech

Ignite by Igloo Siap Ekspansi Agresif ke Luar Jawa, Bidik Pertumbuhan Tiga Kali Lipat di 2026

 

Perusahaan asuransi digital Ignite siap ekspansi secara agresif tahun ini ke luar Pulau Jawa.

Meski kondisi ekonomi nasional menunjukkan resiliensi, tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah. Data statistik mencatat, penetrasi asuransi nasional baru mencapai sekitar 3% pada 2025.

AVP Head of Retail Ignite by Igloo, Handry Yunus, menilai rendahnya angka tersebut menunjukkan masih minimnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan, termasuk perlindungan dari berbagai risiko finansial. Dengan celah proteksi yang masih sangat lebar, Ignite by Igloo menargetkan pertumbuhan ambisius hingga tiga kali lipat pada 2026.

Target tersebut diumumkan dalam agenda kick-off tahunan bersama para mitra, sekaligus menandai rencana ekspansi masif Ignite by Igloo ke luar Pulau Jawa, mencakup wilayah Sumatra hingga Sulawesi.

ignite

“Rendahnya penetrasi saat ini justru menjadi peluang bagi kami untuk hadir dengan solusi yang lebih aksesibel melalui teknologi dan pendekatan yang lebih personal,” ujar Handry, dikutip Kamis (12/2/2026).

Untuk mencapai target pertumbuhan tersebut, Handry menjelaskan Ignite by Igloo telah menyiapkan tiga pilar strategi utama yang akan dijalankan sepanjang 2026.

Pertama, ekspansi geografis melalui pembukaan kantor cabang satelit di sejumlah kota kunci di luar Jawa, seperti Pekanbaru, Samarinda, Balikpapan, dan Makassar. Langkah ini bertujuan memperkuat kehadiran fisik perusahaan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat daerah.

Kedua, pemberdayaan mitra muda dengan meluncurkan program campus engagement serta kemitraan afiliasi. Strategi ini diarahkan untuk menjaring mitra dari kalangan generasi muda yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi.

Ketiga, penguatan portofolio produk melalui kemitraan dengan perusahaan asuransi terkemuka, khususnya di sektor kendaraan bermotor, properti, dan kesehatan.

“Ketiga pilar ini kami rancang agar pertumbuhan tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan,” jelas Handry.

Baca juga : 

DPR Minta Regulasi Fintech dan Kripto Tidak Terlalu Ketat, Industri Diminta Aktif Beri Masukan

Ignite Dapat Dukungan Kuat dari Mitra

Chief Distribution Officer Igloo, Sasitharan Krishnan, menambahkan bahwa kinerja Ignite sepanjang 2025 ditopang oleh kontribusi kuat para mitra profesional, baik dari pertumbuhan organik maupun non-organik.

Ignite mengusung model bisnis hibrida yang mengombinasikan efisiensi platform digital dengan kepercayaan berbasis komunitas. Pendekatan ini dinilai efektif menjangkau segmen masyarakat menengah yang cenderung berhati-hati terhadap solusi digital murni, namun tetap membutuhkan transparansi dan pendampingan.

“Sepanjang 2025, Ignite membuktikan bahwa mitra yang didukung teknologi mampu melayani masyarakat yang belum terlindungi secara berkelanjutan dan tetap menguntungkan. Model bisnis ini telah teruji dan siap direplikasi di berbagai kota baru,” ujar Sasitharan.

Dengan memperkuat ekosistem ekonomi mitra yang adil serta proses klaim yang transparan, mereka menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan inklusi asuransi di berbagai wilayah Indonesia.

Exit mobile version