Site icon Dunia Fintech

5 Tips Investasi di Securities Crowdfunding, Jangan Sampai Salah Langkah

investasi di securities crowdfunding

Melakukan investasi di Securities Crowdfunding bisa menjadi pilihan untuk langkah penyimpanan jangka panjang. Investasi ini bisa memberikan keuntungan bagi calon investor yang memiliki penghasilan cukup besar yang bisa membantu dalam mengembangkan UMKM.

Securities Crowdfunding sendiri memiliki pengertian yang sama seperti pasar uang. Calon investor bisa melakukan pembelian saham, obligasi, ataupun sukuk. Nantinya hasil pembelian tersebut bisa menjadi keuntungan bagi pemilik.

Melalui Securities Crowdfunding, calon investor akan dijembatani oleh pihak yang membutuhkan dalam pengembangan bisnis yang dilakukan secara online. Hasil akhir pada perjanjian tersebut akan memberikan keuntungan bagi calon investor dalam bagi hasil secara periodik yang didapatkan dari perusahaan.

Calon investor harus mengetahui bagaimana tanda Securities Crowdfunding yang aman untuk digunakan. Berikut ini tips investasi di securities crowdfunding dikutip dari Instagram @ojkindonesia (10/1/2021):

  1. Pastikan platform SCF Telah Berizin

Sebelum melakukan investasi, pastikan bahwa Lembaga tersebut sudah memiliki izin. Sehingga para calon investor harus teliti dalam memutuskan Lembaga tersebut aman atau tidak.

Pengecekan securites crowdfunding bisa dilakukan dengan mudah dan cepat menggunakan gadget. Calon investor bisa mengecek melalui www.ojk.go.id, menghubungi 157, atau whatsapp melalui 081157157157.

  1. Cermati Syarat dan ketentuan yang ditawarkan

Membaca syarat dan ketentuan merupakan salah satu hal yang terpenting dalam menyetujui suatu tindakan, termasuk kepada calon investasi. Syarat yang berlaku bisa memberikan efek baik atau buruk terhadap calon investor.

Sayangnya, ada beberapa orang yang mungkin tidak ingin membaca syarat dan ketentuan yang cukup panjang. Sehingga apa yang berlaku saat melakukan investasi belum diketahui secara jelas dan pasti.

Cermati dahulu apa saja yang bisa didapatkan dalam investasi di perusahaan yang dipilih secara detail. Perhatikan juga bagaimana prospek dari investasi yang akan dilakukan kedepannya.

  1. Patuhi batas Investasi

Investasi bukan hanya sebatas keinginan saja, tetapi ada batas yang harus diperhatikan oleh calon investasi.

Jika calon investasi memiliki penghasilan di atas Rp. 500 juta dalam satu tahun, investasi yang bisa dilakukan yaitu maksimalnya 5 persen dari penghasilan yang dimiliki.

Tetapi jika calon investasi memiliki penghasilan di bawah Rp. 500 juta dalam satu tahun, investasi bisa dilakukan dengan maksimal 10 persen dari jumlah penghasilan yang dimiliki.

  1. Gunakan dana lebih

Dalam melakukan investasi, ada beberapa perhatian yang harus dipertimbangkan bagi calon investasi agar tidak terjebak di akhir.

Para calon investasi tidak bisa menggunakan dana yang digunakan sebagai keperluan pokok untuk hidup. Hal itu bisa membuat masalah pada kebutuhan keluarga atau diri sendiri kedepannya. Selain itu, jangan gunakan dana pinjaman sebagai modal untuk investasi. Sebab hasil yang diberikan tidak bisa cepat seperti keinginan.

Maka cobalah untuk menggunakan dana lebih untuk melakukan investasi. Gunakan uang yang bukan untuk kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan penting. Sehingga tidak akan menyebabkan kesulitan untuk kedepannya.

Investasi merupakan kegiatan menabung yang dilakukan untuk hasil masa depan atau jangka panjang. Sehingga butuh kesabaran dan ketelitian dalam melakukan investasi.

Jika menggunakan dana yang selalu dibutuhkan, hal itu tidak bisa memperbaiki kualitas keuangan di masa depan.

  1. Pahami risikonya

Dalam melakukan investasi, bukan hanya keuntungannya saja yang harus diperhatikan. Para calon investor harus memahami bagaimana dampak yang akan terjadi dari securities crowdfunding yang diinginkan.

Dalam melakukan investasi, jangan mengikuti nafsu atau perkataan orang lain yang manis. Tetapi harus dari analisa dan keinginan disaat sudah cukup dalam melakukan investasi.

Sebab, dalam melakukannya akan ada resiko yang harus diperhatikan bagi calon investor. Bahkan resiko tersebut bisa menjadi pertimbangan sebelum memutuskan dalam melakukan investasi karena bisa saja hal yang tidak diinginkan terjadi pada perusahaan investasi yang dilakukan.

Itulah 5 tips investasi di securities crowdfunding yang bisa diperhatikan sebelum memastikan untuk menyalurkan dana pada sebuah perusahaan. Pastikan bahwa perusahaan yang diinginkan sudah tercatat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memiliki riwayat yang baik dengan investor yang sudah melakukannya, dan pahami syarat dan ketentuan untuk meminimalisir resiko yang akan terjadi.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

Exit mobile version