26.8 C
Jakarta
Jumat, 1 Maret, 2024

Investasi Emas atau Reksa Dana, Mana yang Lebih Menguntungkan?

JAKARTA, duniafintech.com – Investasi emas atau reksa dana, mana yang paling menguntungkan? Para investor pemula umumnya cenderung memilih jenis investasi yang dianggap aman dan dapat dipercaya. 

Dua opsi investasi yang sering dipertimbangkan oleh pemula adalah emas dan reksadana. Keduanya dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman, menawarkan potensi return yang lebih tinggi dibandingkan deposito, dan memiliki risiko yang lebih rendah.

Investasi emas dan reksadana memiliki beberapa keunggulan. Kedua instrumen ini memungkinkan investor untuk memulai dengan modal yang terjangkau. Selain itu, keduanya menawarkan keuntungan yang dapat dinikmati meskipun investor memiliki pengetahuan investasi yang terbatas.

Meski sama-sama cocok untuk pemula, pilihan antara investasi emas atau reksadana dapat bergantung pada preferensi, tujuan investasi, dan toleransi risiko masing-masing investor. 

Sebelum memutuskan, disarankan untuk memahami karakteristik dan mekanisme kedua jenis investasi tersebut, serta berkonsultasi dengan ahli keuangan atau melakukan riset lebih lanjut untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Baca juga: Investasi Dollar atau Emas, Tips Momentum Tepat Untuk Investasi

Mengenal Investasi Emas dan Keuntungannya

Sebagai logam mulia yang diminati oleh banyak individu, emas telah lama menjadi pilihan investasi yang populer di kalangan para investor. Karena memiliki daya tarik yang konsisten dan tetap dicari, investasi emas dianggap sebagai opsi yang cerdas, terutama bagi investor pemula yang mencari pilihan dengan risiko yang relatif rendah.

Emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi, artinya dapat dengan mudah dibeli atau dijual sewaktu-waktu sesuai keinginan, sehingga menjadikannya aset yang dapat dengan mudah diubah menjadi uang tunai. Selain itu, melihat pergerakan nilai emas selama beberapa dekade terakhir, terbukti bahwa emas menunjukkan kenaikan harga yang menjanjikan dan signifikan.

Saat ini, investasi emas dapat dilakukan secara online melalui platform investasi emas digital. Inovasi ini memudahkan akses hampir semua lapisan masyarakat untuk berinvestasi dalam emas. Bahkan, investasi emas online memungkinkan investor untuk memulai dengan modal yang sangat terjangkau, dimulai dari nominal 10 ribu rupiah. Dengan demikian, investasi emas tidak lagi terbatas hanya pada kalangan atas, seperti yang mungkin terjadi pada masa lalu, karena keterbatasan produk dan berat emas yang dapat dibeli.

Keuntungan Investasi Emas

Sebagai salah satu instrumen investasi favorit banyak investor, investasi emas memiliki sejumlah keuntungan yang menarik, terutama sejak adanya layanan investasi emas digital yang dapat diakses secara online, menjadikannya lebih terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Beberapa keuntungan investasi emas meliputi:

  • Emas dapat dengan mudah dicairkan kapan pun diperlukan, mengingat tingkat likuiditasnya yang tinggi.
  • Emas dapat digunakan sebagai jaminan pada pengajuan pinjaman atau kredit, menggantikan aset berharga lain.
  • Investasi emas dapat dilakukan dengan mudah dan praktis secara online, bahkan dengan modal mulai dari nominal yang sangat terjangkau.
  • Transaksi dapat dilakukan secara efektif, dengan pencatatan langsung pada akun nasabah pada hari yang sama.
  • Kenaikan harga emas yang stabil seiring waktu menjadikannya sebagai pelindung nilai kekayaan dari efek inflasi.
  • Meskipun idealnya untuk tujuan investasi jangka panjang, investasi emas memiliki tingkat risiko yang relatif rendah.

Apa Itu Investasi Reksa Dana dan Keunggulannya

Bagi yang belum familiar, reksa dana merupakan suatu instrumen investasi yang mengumpulkan dana atau modal dari sejumlah investor dalam satu wadah portofolio tertentu. Manajer investasi bertanggung jawab atas pengelolaan dan transaksi investasi pada pasar modal dengan menggunakan modal yang telah terhimpun.

Proses investasi reksa dana dimulai dengan pembelian unit penyertaan reksa dana oleh investor. Sesuai dengan jenis produk reksa dana yang dipilih, manajer investasi akan mengalokasikan dana dengan persentase yang telah ditetapkan. Jenis-jenis reksa dana meliputi pasar uang, pendapatan tetap, saham, campuran, syariah atau konvensional, serta denominasi dalam rupiah atau dollar. Karakteristik masing-masing produk perlu disesuaikan dengan profil risiko investor. Seperti halnya dengan instrumen investasi lainnya, semakin tinggi potensi imbal hasil reksa dana, semakin besar pula tingkat risikonya.

Keunggulan Investasi Reksa Dana

Dari penjelasan mengenai investasi reksa dana di atas, terlihat bahwa terdapat sejumlah keuntungan menarik yang dapat diperoleh. Perbandingan dengan investasi emas menunjukkan bahwa investasi reksa dana memiliki keunggulan yang perlu dipertimbangkan, termasuk:

  • Pada dasarnya, imbal hasil investasi reksa dana dalam jangka panjang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan investasi emas.
  • Menghimpun dana dari banyak investor membuat investasi reksa dana dapat dimulai dengan modal yang terjangkau.
  • Tidak berbentuk fisik, risiko kehilangan pada investasi reksa dana sangat kecil.
  • Reksa dana dapat menjadi opsi untuk diversifikasi portofolio investasi.
  • Tidak memerlukan biaya penyimpanan fisik seperti pada investasi emas.
  • Dapat dilakukan secara online untuk kenyamanan investor.
  • Memiliki jam perdagangan, di mana transaksi di bawah jam 12 siang akan diproses menggunakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada hari yang sama, sementara transaksi di atas jam 1 siang akan diproses keesokan harinya, menggunakan NAB esok hari.
  • Transaksi efektif dalam 2—3 hari kerja setelah diakui pada akun nasabah.
  • Investasi reksa dana dapat dilakukan dengan praktis, aman, dan minim risiko penipuan atau pemalsuan.

Perbedaan Investasi Emas atau Reksa Dana

Emas dan reksadana seringkali menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menyimpan kekayaan untuk masa depan. Meskipun emas lebih umum digunakan dibandingkan reksadana, namun imbal hasilnya cenderung lebih tinggi jika dipilih dengan bijak. Berikut adalah beberapa perbedaan antara investasi reksadana dan emas:

  1. Modal Investasi
  • Reksadana: Dapat dimulai dengan modal ringan, mulai dari Rp50 ribu, terutama melalui aplikasi seperti MyHero.
  • Emas: Memerlukan modal yang mungkin lebih besar, tergantung pada harga per gram. Namun, investasi emas tanpa bentuk fisik dapat dimulai dengan modal ringan, misalnya melalui aplikasi investasi emas online dengan modal mulai dari Rp20 ribu.

Baca juga: Ragam Istilah di Dunia Investasi Emas, Pahami Artinya Biar Cuan!

Investasi Emas atau Reksa Dana

  1. Bentuk Fisik
  • Reksadana: Tidak memiliki bentuk fisik yang dapat dilihat atau dipegang secara langsung. Investasi dilakukan dengan menyetorkan dana kepada Manajer Investasi.
  • Emas: Memiliki bentuk fisik yang dapat dilihat dan dipegang, terutama saat menabung emas mulia. Investasi emas juga dapat dilakukan secara online, namun bentuk fisiknya bisa dicetak.
  1. Nilai Investasi
  • Reksadana: Nilai investasi terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, dengan potensi return yang dapat diperoleh dalam jangka waktu yang lebih singkat, tergantung pada jenis reksadana.
  • Emas: Nilai investasi emas cenderung berkembang dalam jangka panjang, dengan kenaikan tahunan sekitar 5—20%. Investasi emas lebih cocok untuk jangka panjang, minimal 10 tahun.
  1. Risiko dan Imbal Hasil
  • Reksadana: Umumnya memiliki risiko yang lebih tinggi, seperti likuiditas massal, penurunan nilai, dan potensi wanprestasi. Namun, imbal hasilnya juga dapat lebih tinggi, mencapai 4 persen per tahun.
  • Emas: Memiliki risiko yang lebih rendah dan dianggap lebih aman. Imbal hasil emas bisa lebih stabil, namun perlu waktu 5—10 tahun untuk mendapatkan keuntungan optimal.
  1. Pengelolaan dan Penyimpanan
  • Reksadana: Manajer Investasi, seperti PT Henan Putihrai Asset Management, membantu mengelola dana dan portofolio investasi. Investor tidak perlu melakukan analisa produk secara langsung di pasar modal.
  • Emas: Pengelolaan dan penyimpanan sepenuhnya dilakukan sendiri. Investor harus menyediakan tempat aman untuk penyimpanan, mengamati peluang, dan mengelola investasi secara langsung.

Investasi Emas atau Reksa Dana, Pilih yang Mana?

Setelah memahami investasi emas dan reksa dana, termasuk keuntungan yang dimiliki oleh keduanya, pada dasarnya keduanya memiliki nilai masing-masing tanpa ada yang secara mutlak unggul dibandingkan yang lain. Jika kepraktisan dan fleksibilitas menjadi prioritas, reksa dana dapat dianggap sebagai pilihan yang ideal.

Reksa dana menawarkan beragam jenis dengan keuntungan dan risiko yang beraneka ragam. Jenis-jenis produk ini mencakup rentang risiko dari rendah hingga tinggi, serta dapat digunakan untuk investasi jangka pendek atau jangka panjang. Keberagaman ini memudahkan investor untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi mereka.

Di sisi lain, investasi emas cocok dipertimbangkan jika tujuan investasi Anda bersifat jangka panjang, karena mampu memberikan potensi keuntungan yang stabil dan optimal. 

Investasi emas juga merupakan opsi yang baik bagi mereka yang ingin berinvestasi sambil mengumpulkan dana darurat. Dengan likuiditas tinggi dan nilai yang tidak tergerus inflasi, emas menjadi pilihan yang ideal untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca juga: Bayar Reksadana Bareksa Pakai CIMB Niaga, Begini Panduan Mudahnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE