31.5 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Kabar Gembira Bagi Trader Kripto, Indodax Kembali Listing Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) kembali melanjutkan perdagangan atau listing token kripto Terra LUNA di platform jual beli kripto terpercaya tersebut. Pengumuman itu disiarkan pada Senin (16/5/2022), ini akan menjadi kabar gembira bagi para trader kripto.

Dalam keterangan resmi Indodax tentang listing kembali Terra Luna, disebutkan bahwa sehubungan dengan dihentikannya transaksi perdagangan aset kripto LUNA di market IDR pada Jumat, 13 Mei 2022 pukul 20.00 WIB yang disebabkan oleh ketidakstabilan jaringan Terra, maka sebagai langkah preventif untuk melindungi aset member, Indodax memutuskan untuk melanjutkan kembali perdagangan aset kripto LUNA di market USDT. 

Langkah ini dilakukan atas keputusan validator blockchain Terra untuk melanjutkan produksi blok, menonaktifkan pertukaran on-chain, dan menutup saluran IBC.

Baca jugaMengenal Bos Terra LUNA, Kripto yang Harganya Anjlok 98 Persen

CEO Indodax Oscar Dermawan menjelaskan, bahwa Indodax sebagai marketplace yang mempertemukan pembeli dan penjual tidak akan memberhentikan perdagangan token kripto apapun atau dikenal delisting. Hal itu apabila aset kripto tersebut memenuhi salah satu dari 4 faktor.

“Faktor pertama, apabila ada kegagalan pada sistem blockchain pada aset kripto tersebut, faktor kedua apabila diminta oleh pemerintah, faktor ketiga apabila sistem perdagangan Indodax belum dapat menjalankan sistem blockchain yang baru pada aset kripto itu, faktor keempat apabila indodax sedang memindahkan perdagangannya dari rupiah ke dalam USDT atau sebaliknya,” kata Oscar, dalam pernyataan yang disiarkan lewat Instagram, dikutip Senin (16/5/2022).

Lebih lanjut ia memberi contoh, misal seperti token Terra Luna yang baru saja diberhentikan perdagangannya di indodax hari Sabtu malam kemarin. Hal ini dikarenakan ada beberapa faktor.

Baca juga: Sepuluh Tahun ke Depan, Satu Miliar Penduduk Bumi Diprediksi Bakal Gunakan Mata Uang Kripto

“Kenapa? karena jaringan sistem blockchain pada Luna atau dikenal juga dengan Terra baru saja mengalami kegagalan dan diberhentikan secara total. Oleh karena itu Indodax untuk melindungi para member indodax kita terpaksa memberhentikan perdagangan Luna secara sementara. Tapi tunggu saja, begitu jaringan daripada Terra berjalan dengan normal yaitu jaringan yang digunakan oleh Luna, tentu saja indodax akan memperdagangkannya kembali. Hal ini juga berlaku untuk token BTT dan Vidy yang nantinya juga akan dilanjutkan perdagangannya di indodax,” ungkap Oscar Dermawan.

Berikut ini pernyataan resmi Indodax:

Halo Member INDODAX,
Sehubungan dengan dihentikannya transaksi perdagangan aset kripto LUNA di market IDR pada Jumat, 13 Mei 2022 pukul 20.00 WIB yang disebabkan oleh ketidakstabilan jaringan Terra, maka sebagai langkah preventif untuk melindungi aset member, INDODAX memutuskan untuk melanjutkan kembali perdagangan aset kripto LUNA di market USDT. Langkah ini dilakukan atas keputusan validator blockchain Terra untuk melanjutkan produksi blok, menonaktifkan pertukaran on-chain, dan menutup saluran IBC. 

Bagi para member INDODAX yang memiliki aset kripto LUNA, harap diperhatikan bahwa:

  1. INDODAX menutup aktivitas perdagangan aset kripto LUNA pada market IDR dan akan membukanya kembali di market USDT per Selasa, tanggal 17 May 2022 pukul 16,00 WIB.
  2. Deposit dan penarikan aset kripto LUNA telah dibuka. Sebelum melakukan transfer aset kripto LUNA yang dimiliki, baik dari maupun ke exchange lain, mohon pastikan alamat wallet yang dituju sudah benar.
  3. Sebagai produk investasi yang memiliki fluktuasi tinggi, INDODAX menghimbau para member sekalian untuk melakukan research terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi di aset kripto.

Baca jugaBerapa Penghasilan YouTuber? Simak di Sini Cara Menghitungnya

Pernyataan resmi ini akan berubah sewaktu waktu sesuai dengan perkembangan pasar, perubahan dari validator Blockchain Terra dan keputusan manajemen Indodax. 

 

 

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...
LANGUAGE