Site icon Dunia Fintech

Kartuku Transaksi Non Tunai yang Aman?

transaksi non tunai picture

duniafintech.com – Anda mungkin pernah bertanya-tanya: mengapa ada selisih uang yang “hilang” setelah  transaksi non tunai? Meski praktis dan mudah, transaksi non tunai bukan berarti tanpa masalah.

Tidak dapat diingkari, kemudahan “sekali gesek” atau “sekali tekan”, kerap kali membuat Anda tidak ingat persis, berapa nominal yang harus dikeluarkan saat sedang berbelanja. Alih-alih menguntungkan, segala fasilitas maupun kemudahan transaksi non-tunai justru malah membuat Anda tidak berhati-hati dalam membelanjakan uang. Belum lagi, faktor risiko kesalahan teknis dalam pengimputan data oleh operator (merchant atau pihak bank)…

Perihal kontrol, berbelanja dengan uang non-tunai memang jelas berbeda dengan uang fisik. Pada uang fisik, Anda dapat memonitor langsung, berapa nominal yang harus dikeluarkan dalam sekali transaksi. Kendati demikian, penggunaan uang fisik dalam jumlah banyak tentu akan sangat berisiko dan merepotkan.

Membaca Potensi Transaksi Nontunai

Tahukah Anda, seberapa besar potensi transaksi non tunai yang diinisiasi?

Sebagai gambaran, pengguna kartu kredit di Indonesia tahun ini mencapai 17-18 juta orang. Sedangkan, untuk jumlah Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) dan uang elektronik yang beredar di Indonesia per November 2016 mencapai 202 juta kartu. Berdasarkan volume, BI mencatat hingga akhir November 2016, pembayaran nontunai berbasis kartu mencapai 540 juta transaksi dengan nilai hingga Rp 507 triliun.

Memahami ada begitu banyak transaksi non tunai tersebut, rasanya kesalahan teknis merupakan hal yang bisa saja terjadi. Itu sebabnya, Kartuku hadir untuk menjembatani proses transaksi non-tunai yang aman—terutama dalam hal pencatatan dan pengawasan.

Baca juga

Adapun setiap transaksi akan secara otomatis tercatat melalui sistem online, termasuk di antaranya melalui aplikasi Kartuku Merchant Management System (MMS) yang berbasis web. Untuk memastikan keamanan, Anda dapat mengecek setiap saat, bahkan selama 24 jam sehari. Tidak perlu lagi khawatir akan selisih nominal yang mungkin akan timbul. Melalui fitur pencarian yang canggih, Kartuku juga memungkinkan Anda dapat menyelidiki setiap transaksi antara merchant dan perbankan.

Jaminan Keamanan

Kartuku sebagai media rekonsiliasi, tidak hanya menerima pembayaran dari kartu debit/kredit. Lebih dari itu, pembayaran dengan menggunakan beragam e-money, e-wallet, gift card, hingga mobile payment QR-code based juga dapat diterima oleh EDC Kartuku.

Adapun membaca kegelisahan pengguna nontunai akan selisih nominal, Kartuku menjamin transaksi nontunai yang Anda lakukan aman. Kartuku didukung oleh risk and security management, yang telah terintegrasi dengan standar keamanan PCI DSS2.0. Tujuannya, untuk mencegah kemungkinan fraud (kesalahan sistem yang disengaja).

Pada akhirnya, investasi besar pada perangkat keras dan lunak menjadi tulang punggung dari layanan Kartuku. Ini sebabnya, menggunakan layanan Kartuku bisa menjadi alternatif solusi tepat, terutama bagi Anda yang menginginkan jaminan transaksi non-tunai aman dan tepercaya.

Source : kartuku.com

Written by: Hendratanu Widjaya

Exit mobile version