Dunia Fintech

Kelebihan P2P Lending Syariah Untuk Dana Pendidikan

JAKARTA, duniafintech.com – Nilai manfaat dari sistem P2P LendingSyariah mampu memberi peluang penting bagi banyak aspek. Terkadang tidak hanya untuk bidang investasi hingga UMKM saja, tetapi poin fungsi atau kelebihan P2P Lending Syariah juga menyasar ke dana pendidikan.

Dana pendidikan menjadi satu poin penting yang perlu dicermati semua pihak. Sehingga dana pendidikan yang selalu bertambah mahal setiap tahunnya perlu diatur pengeluaranya sebelum akhirnya sistem Peer to Peer Lending banyak dipilih.

P2P Lending Syariah Untuk Dana Pendidikan

Kelebihan P2P Lending Syariah Untuk Dana Pendidikan

Ketersediaan paket dana untuk kebutuhan dana pendidikan saat ini bsia diperhitungkan dalam banyak tujuan. Maka dari itu terdapat beberapa kelebihan P2P Lending Syariah hingga akhirnya untuk menjangkau dana pendidikan seperti berikut :

1. Bisa Diakses Dengan Persyaratan Mudah

Bisa diperhitungkan bahwa dari aspek ketersediaan dana pendidikan menjadi peluang besar dalam menjangkau sistem Peer to Peer Lending. Pada dasarnya sebuah akses pinjaman dana dalam kebutuhan pendidikan harus mencermati semua persyaratan agar lebih cepat dalam verifikasinya.

Baca jugaStrategi Jemput Bola, Fintech P2P Lending Andalkan Sektor Produktif

2. Bisa Ditentukan Besaran Platform Dana

Butuh perhitungan dalam mencermati setiap besaran platform dana yang dibutuhkan untuk sektor pendidikan. Platform dari satu sistem pinjaman Peer to Peer Lending Syariah mampu membuahkan banyak hal baru. Sehingga sejak awal terlihat seperti apa penentuan dari nilai platform dana yang bisa diakses.

3. Terdapat Sistem Investasi Jangka Panjang

Memakai sistem Peer to Peer Lending Syariah sekarang bisa diperhitungkan sebagai modal penting untuk investasi jangka panjang di pendidikan. Maka dari itu terlihat seperti apa peluang baru dalam memenuhi kebutuhan investasi jangka panjang dan cocok untuk cadangan dana kebutuhan pendidikan.

4. Menghadirkan Fungsi Lebih Luas

Bisa dikatakan ada banyak poin dari pengembangan fungsi dana pendidikan di setiap pinjaman Peer to Peer Lending. Dalam hal ini terlihat seperti apa pengalaman dalam mencakup semua instrumen dari pengajuannya. Bahkan tidak memakai sistem riba karena memanfaatkan poin Syariah.

Perhitungan awal dalam sistem P2P Lending Syariah untuk keperluan kebutuhan dana pendidikan saat ini bisa diperhitungkan dengan banyak hal. Maka dari itu terlihat seperti apa poin penting dalam mencapai kebutuhan dana tambahan di sektor pendidikan lebih efektif.

Perusahaan P2P Lending Syariah Berstatus Resmi OJK

Bagi Anda yang sedang mencari perusahaan investasi syariah terbaik dan sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa keuangan, berikut ini ada beberapa daftar yang bisa Anda jadikan sebagai referensi pemilihan perusahaan investasi syariah.

1. Investree

Investree memiliki status syariah dan konvensional secara bersamaan. Jika Anda mengunjungi situs situs resminya, maka tidak akan ada perbedaan antara syariah dan konvensional pada halaman awal situsnya.

Pendanaan syariah nya nanti akan ditandai dengan label syariah. Minimum pendanaan adalah senilai satu juta  Rupiah dan Akkad yang digunakan adalah Al qardh dan Wa kalah Bil ujrah.

2. Ammana

Ammana merupakan sebuah perusahaan teknologi finansial yang fokus pada Permodalan usaha kecil, menengah dengan prinsip syariah.Untuk registrasi dan pendanaan nya sendiri hanya tersedia melalui aplikasi Google play store atau App Store. Sementara untuk informasi lebih lanjut bisa Anda dapatkan melalui situs resmi dari Ammana.

Selain pendanaan atau investasi, perusahaan ini juga membuka program infak dan Wakaf. Untuk minimu pendanaan adalah senilai lima puluh ribu Rupiah dan Akkad yang digunakan adalah Musyarakah dan mudarabah.

Baca jugaPlatform P2P Lending Syariah Terpercaya, Inilah Daftarnya!

3. Dana Syariah

Selain sudah terdaftar di otoritas Jasa keuangan, dana syariah ini juga sudah didampingi oleh dewan penasehat syariah atau MUI. Jika diamati dari pendanaan yang ada, dana syariah ini bergerak dibidang politik. Nilai dari bagi hasil nya sendiri Lebih dari 20% per tahun dengan provit yang akan dikirim setiap bulannya ke rekening investor.

Sementara itu, untuk uang pokok milik investor akan dikembalikan ketika tenor berakhir. Untuk minimum pendanaan adalah senilai satu juta Rupiah dengan Akkad yang digunakan adalah murabahah.

Sebenarnya, masih ada banyak sekali perusahaan investasi syariah yang sudah berstatus resmi otoritas Jasa keuangan yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan untuk berinvestasi.

Baca jugaBeda P2P Lending Syariah dan Konvensional, Pahami ya!

Irulah openjabaran seputar aplikasi P2P lending berbasis syariah yang mesti dipahami. Semoga bermanfaat.

 

 

Penulus: Kontributor/Panji A Syuhada

 

 

Exit mobile version