Site icon Dunia Fintech

Pasar Kripto Lesu, Pendiri Ethereum Beri Saran Penting Ini kepada Investor

Gavin Wood pendiri ethereum

JAKARTA, duniafintech.com – Gavin Wood, salah satu pendiri Ethereum, mengatakan bahwa investor cryptocurrency atau aset kripto perlu lebih menyadari apa yang mendukung kepemilikan mereka, setelah kapitalisasi pasar kripto menguap lebih dari US$ 800 miliar.

“Saya berharap orang-orang lebih memperhatikan apa yang membohongi nama mata uang ketika mereka terlibat dalam komunitas, ekosistem, ekonomi,” kata Wood kepada Reuters di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Rabu (25/5/2022) kemarin.

Baca juga: Ganti Kulit! Kripto Terra LUNA Jenis Baru Meluncur Jumat Ini, Dipastikan Tanpa UST

Melansir Kontan, perusahaan kripto dan blockchain sangat terlihat pada pertemuan para pemimpin bisnis dan politik tahun ini, meskipun nilai pasar anjlok dalam minggu-minggu menjelang WEP, dengan Terra menjadi hampir tidak berharga.

Baca jugaBerapa Penghasilan YouTuber? Simak di Sini Cara Menghitungnya

Wood yang juga ilmuwan komputer Inggris hadir untuk pertama kalinya untuk membicarakan kemitraan baru antara proyek blockchain-nya Polkadot dengan Project Liberty milik miliarder AS Frank McCourt.

“Internet tidak memiliki konsep legalitas yang nyata, karena legalitas adalah sesuatu yang ditentukan oleh negara berdaulat,” ungkap Gavin Wood.

Kemitraan baru tersebut bertujuan untuk mendesentralisasikan kontrol web dan memberi pengguna lebih banyak kontrol atas data mereka, Wood menjelaskan.

“Teknologi tidak bisa mencegah orang membuat kesalahan, tetapi dapat membantu mereka yang ingin lebih memahami fakta dunia, apa yang mereka beli,” sebut pendiri Ethereum ini. 

Baca juga: Kenali 5 Risiko yang Dihadapi Pebisnis Ini sebelum Meraih Kesuksesan

Pria 42 tahun yang menciptakan istilah Web3 ini juga mendirikan Web3 Foundation, yang mendukung reorganisasi web dari perusahaan besar seperti pemilik Google Alphabet menjadi pengguna individu.

Sementara harga Ethereum, mengacu pada situs CoinMarketCap pada Rabu (25/5/2022) pukul 19.20 WIB kemarin, ada di level US$ 1.945,91, ini turun 1,12% dalam 24 jam terakhir. Kripto Ethereum merupakan mata uang kripto terbesar kedua di bawah Bitcoin dari sisi market cap.

Baca jugaInsya Allah Berkah, Segini Biaya Haji Plus hingga Daftar Travel ONH Plus Terbaik

 

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Exit mobile version