Dunia Fintech

Perbedaan Biaya Tetap dan Biaya Variabel: Jenis hingga Contohnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perbedaan biaya tetap dan biaya variabel, apa saja? Dalam analisis biaya dan manajemen keuangan, pemahaman perbedaan antara fixed costs dan variable costs sangat penting. 

Keduanya pun bersama-sama membentuk biaya total perusahaan. Dengan memahami struktur biaya ini, manajer dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam perencanaan keuangan, penetapan harga, dan perencanaan produksi.

Nah, untuk lebih memahami apa saja perbedaannya, simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Biaya Tetap dan Biaya Variabel — Perbedaan Biaya Tetap dan Biaya Variabel

Biaya Tetap (Fixed Costs) adalah biaya yang tidak berubah terlepas dari volume produksi atau tingkat aktivitas dalam suatu perusahaan. Ini berarti fixed costs akan tetap konstan dalam jangka waktu tertentu, bahkan jika produksi atau penjualan berfluktuasi. Contoh fixed costs termasuk sewa gedung, gaji karyawan tetap, biaya asuransi, dan biaya penyusutan peralatan. Fixed costs umumnya tidak berubah dalam jangka pendek, tetapi bisa berubah dalam jangka panjang.

Baca juga: Daftar Biaya Asuransi Kesehatan yang Perlu Diketahui Calon Nasabah, Simak Yuk!

ISFF 2023 INDODAX

Sementara itu, Biaya Variabel (Variable Costs) adalah biaya yang berfluktuasi sejalan dengan volume produksi atau tingkat aktivitas dalam perusahaan. Ini berarti semakin banyak produk atau jasa yang diproduksi atau dijual, semakin tinggi variable costs-nya. Contoh variable costs meliputi bahan baku, tenaga kerja langsung (gaji dan upah yang terkait dengan produksi), dan komponen biaya yang meningkat seiring dengan produksi tambahan. Variable costs cenderung berubah seiring waktu, tergantung pada tingkat produksi.

Jenis Biaya Tetap dan Biaya Variabel serta Contohnya

  1. Jenis Fixed Costs

Contoh:

  1. Jenis Variable Costs

Contoh:

Perbedaan Biaya Tetap dan Biaya Variabel 

Dengan memahami sejumlah perbedaan di bawah ini ini, perusahaan dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien, memperhitungkan biaya dan keuntungan, serta menetapkan harga produk dengan lebih akurat sesuai dengan struktur biaya yang ada. Berikut ini beberapa perbedaannya yang perlu diketahui.

1. Dari Segi Waktu Terjadinya

Baca juga: Cara Daftar BPJS Kesehatan Perusahaan: Biaya dan Resiko

2. Dari Segi Nominal Pembayaran

3. Dari Segi Hubungan dengan Produksi

  1. Dari Segi Pencatatan Akuntansi
  1. Dari Segi Penentuan Harga

Baca juga: Biaya Kartu Kredit: Tahunan, Materai, Keterlambatan, dan Lainnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Exit mobile version