Apa perbedaan Indodax Lite dan Pro? Simak perbedaan fitur, tampilan, jenis order, market, minimum transaksi, dan mana yang cocok untuk pemula.
Bagi pengguna baru Indodax, mungkin muncul pertanyaan: apa perbedaan Indodax Lite dan Pro?
Keduanya sebenarnya masih berada dalam aplikasi Indodax yang sama. Perbedaannya terletak pada tampilan, fitur trading, jenis market, dan metode transaksi yang tersedia.
Indodax Lite dibuat dengan tampilan lebih sederhana dan ditujukan untuk pengguna pemula. Sementara Indodax Pro menawarkan grafik serta tools trading yang lebih lengkap untuk pengguna yang membutuhkan analisis pasar lebih mendalam.
Apa Itu Indodax Lite?
Indodax Lite adalah mode aplikasi Indodax yang dirancang untuk pengguna pemula.
Tampilannya dibuat lebih sederhana sehingga pengguna tidak perlu berhadapan dengan terlalu banyak informasi ketika ingin membeli atau menjual aset kripto.
Pada mode Lite, pengguna dapat melakukan transaksi secara lebih praktis menggunakan metode Instant Order/Market Order. Market yang tersedia menggunakan pair IDR.
Karena lebih sederhana, Indodax Lite cocok untuk orang yang tujuan utamanya adalah membeli atau menjual Bitcoin dan aset kripto tanpa melakukan analisis trading yang terlalu kompleks.
Apa Itu Indodax Pro?
Sementara itu, Indodax Pro ditujukan untuk pengguna yang lebih berpengalaman atau trader yang membutuhkan fitur lebih lengkap.
Mode Pro menyediakan chart yang lebih kompleks dan memungkinkan pengguna menggunakan berbagai indikator yang dapat disesuaikan.
Selain itu, Indodax Pro mendukung beberapa metode order, termasuk:
- Market Order
- Limit Order
- Stop Limit Order
Market yang tersedia di mode Pro mencakup pair IDR dan USDT. (Indodax Help)
Dengan demikian, pengguna Pro mempunyai lebih banyak pilihan dalam menentukan bagaimana transaksi dilakukan.
Baca juga :
- INDODAX Soroti Keseimbangan Regulasi dan Inovasi dalam Perkembangan Kripto
- INDODAX Dorong Ekosistem Kripto Lebih Kompetitif lewat Compliance yang Kuat, Regulasi Adaptif, dan Inovasi Berkualitas
- DJP Wajibkan Platform Kripto Kumpulkan Data Domisili Pengguna
- INDODAX Dorong Penguatan Builders dan Likuiditas untuk Jadi Crypto Hub Regional
- Lihat Berita Regulasi Kripto →
Perbedaan Indodax Lite dan Pro
Perbedaan paling mudah dapat dilihat dari tabel berikut:
| Fitur | Indodax Lite | Indodax Pro |
|---|---|---|
| Target pengguna | Pemula | Trader lebih berpengalaman |
| Tampilan | Sederhana | Lebih kompleks |
| Chart | Sederhana | Lebih lengkap |
| Indikator | Terbatas | Bisa menggunakan indikator |
| Market pair | IDR | IDR dan USDT |
| Market Order | ✅ | ✅ |
| Limit Order | ❌ | ✅ |
| Stop Limit Order | ❌ | ✅ |
| Minimum transaksi langsung | Mulai Rp10.000 | Mulai Rp25.000 |
| Tersedia di aplikasi | ✅ | ✅ |
Indodax menyebut transaksi Lite dapat dilakukan mulai dari Rp10.000. Sementara transaksi langsung melalui Pro membutuhkan minimum order Rp25.000. Transaksi antara Rp10.000–Rp24.999 di Pro akan otomatis diproses melalui Lite.
Perbedaan Cara Beli Bitcoin di Indodax Lite dan Pro
Perbedaan paling terasa ketika Anda ingin melakukan pembelian Bitcoin.
Membeli Bitcoin di Indodax Lite
Pada Lite, prosesnya lebih sederhana.
Anda cukup memilih Bitcoin, kemudian memasukkan nominal rupiah atau aset yang ingin dibeli dan melanjutkan konfirmasi transaksi.
Transaksi menggunakan metode instan sehingga pengguna tidak perlu menentukan harga Limit Order terlebih dahulu.
Contohnya, Anda mempunyai Rp1 juta dan ingin membeli Bitcoin sekarang.
Indodax Lite cocok untuk kebutuhan tersebut.
Membeli Bitcoin di Indodax Pro
Di Pro, Anda memiliki lebih banyak pilihan.
Misalnya harga Bitcoin saat ini Rp1,8 miliar, tetapi Anda hanya ingin membeli jika harga turun menjadi Rp1,75 miliar.
Anda dapat menggunakan Limit Order dan memasukkan harga Rp1,75 miliar.
Order kemudian masuk ke Order Book dan menunggu sampai kondisi pasar memenuhi harga tersebut.
Inilah salah satu alasan mengapa Pro lebih cocok bagi pengguna yang sudah mulai memahami strategi trading.
Apa Kelebihan Indodax Lite?
Indodax Lite mempunyai kelebihan utama pada kesederhanaan.
1. Mudah digunakan
Pengguna tidak perlu memahami Order Book, Limit Order, Stop Limit, atau berbagai indikator teknikal untuk mulai membeli aset kripto.
2. Cocok untuk pemula
Jika tujuan Anda hanya membeli Bitcoin secara berkala dan menyimpannya dalam jangka panjang, tampilan Lite bisa terasa lebih nyaman.
3. Bisa transaksi nominal kecil
Lite dapat digunakan untuk transaksi mulai Rp10.000, sehingga cukup fleksibel bagi pengguna yang ingin mencoba transaksi dengan nominal kecil. (Indodax Help)
4. Tidak terlalu banyak informasi
Bagi pemula, banyaknya grafik dan indikator justru bisa membuat proses trading terasa rumit. Lite menyederhanakan pengalaman tersebut.
Apa Kelebihan Indodax Pro?
Indodax Pro lebih menarik bagi pengguna yang mulai serius mempelajari trading.
1. Bisa menggunakan Limit Order
Anda dapat menentukan sendiri harga beli atau jual yang diinginkan.
2. Tersedia Stop Limit Order
Fitur ini dapat digunakan untuk membuat strategi transaksi yang lebih terencana, termasuk membantu mengatur risiko.
3. Chart lebih lengkap
Pro menyediakan chart yang lebih kompleks dan indikator yang dapat disesuaikan.
4. Mendukung pair IDR dan USDT
Jika Anda membutuhkan pilihan market yang lebih luas, Pro menawarkan pair IDR dan USDT.
5. Lebih cocok untuk trading aktif
Trader yang sering menentukan titik entry, target jual, atau menggunakan analisis teknikal akan lebih terbantu dengan fitur Pro.
Apakah Indodax Pro Lebih Mahal daripada Lite?
Bukan berarti menggunakan mode Pro dikenakan biaya khusus.
Indodax menyatakan bahwa pengguna dapat berpindah dari mode Lite ke Pro atau sebaliknya tanpa biaya tambahan. Perpindahan mode dapat dilakukan langsung melalui aplikasi.
Namun, jenis transaksi yang dilakukan dapat memiliki biaya trading sesuai ketentuan yang berlaku. Jadi, jangan menganggap bahwa Lite dan Pro merupakan dua akun dengan biaya langganan yang berbeda.
Apakah Pemula Sebaiknya Menggunakan Indodax Lite atau Pro?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
Jika Anda baru mulai mengenal Bitcoin, belum memahami Order Book dan hanya ingin membeli atau menjual aset secara sederhana, Indodax Lite sudah cukup.
Namun, jika Anda mulai ingin belajar:
- Limit Order
- Stop Limit
- membaca chart
- indikator teknikal
- menentukan entry dan exit
- trading aktif
maka Indodax Pro lebih cocok.
Menariknya, Anda tidak harus memilih satu mode untuk selamanya. Indodax memungkinkan pengguna berganti antara Lite dan Pro tanpa biaya. (Indodax Help)
Apakah Bisa Menggunakan Lite dan Pro Bergantian?
Bisa.
Pada aplikasi Indodax, pengguna dapat mengganti mode melalui tombol Lite/Pro pada halaman utama.
Jadi, misalnya Anda sedang ingin membeli Bitcoin dengan cara sederhana, Anda dapat menggunakan Lite.
Ketika ingin melakukan analisis dan memasang Limit Order, Anda dapat berpindah ke Pro.
Pergantian mode tersebut tidak dikenakan biaya.
Kesimpulan
Jadi, perbedaan Indodax Lite dan Pro terutama terletak pada tingkat kompleksitas dan fitur trading yang tersedia.
Indodax Lite lebih sederhana dan cocok untuk pemula yang ingin membeli atau menjual aset kripto dengan cepat menggunakan transaksi instan.
Sementara Indodax Pro menyediakan chart dan tools yang lebih lengkap, serta mendukung Market Order, Limit Order, dan Stop Limit Order, sehingga lebih sesuai bagi pengguna yang ingin melakukan trading secara lebih aktif.
Kalau Anda baru mulai investasi Bitcoin, tidak perlu merasa harus langsung menggunakan Pro. Mulai dari Lite, pahami cara kerja market, kemudian beralih ke Pro ketika sudah membutuhkan fitur trading yang lebih lengkap bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana.
Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan edukasi mengenai fitur aplikasi. Perdagangan aset kripto memiliki risiko, dan setiap keputusan transaksi merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna.