Rekening koran adalah dokumen pencatatan transaksi keuangan yang penting. Untuk diketahui, sejumlah keperluan penting mengharuskan seseorang untuk memperlihatkan dokumen yang satu ini.
Walaupun sekarang ini telah fasilitas internet banking, dokumen yang satu ini tetap dibutuhkan oleh nasabah bank. Hal itu karena dokumen ini punya kegunaan yang beragam, mulai dari persyaratan untuk memasuki negara orang lain hingga untuk mencicil rumah.
Pengertian Rekening Koran
Istilahnya sendiri berasal dari bahasa Belanda, courant, yang berarti ringkasan dari seluruh transaksi keuangan dalam suatu rekening tertentu. Biasanya, di dalam perbankan disebut mutasi rekening.
Dokumen ini memuat riwayat transaksi, baik masuk maupun keluar ke suatu rekening tabungan. Mutasi rekening ini juga memberikan informasi, mulai dari saldo awal bulan, mutasi debet, mutasi kredit, sampai saldo akhir.
Perbedaan Rekening Koran dan Buku Rekening Tabungan
Kendati sama-sama memuat tanggal dan sandi transaksi, mutasi debet, mutasi kredit, dan saldo, tetapi buku tabungan dan dokumen ini memiliki perbedaan. Jika buku rekening mungkin hanya mencatatkan dalam bentuk angka di kredit dan debit, dokumen yang satu ini memuat informasi-informasi penting dan detai, mulai dari tujuan transaksi, ke mana aliran transaksi, dan seterusnya.
Oleh sebab itu, dokumen ini secara umum ditujukan untuk nasabah corporate (entitas).
Cara Meminta Mutasi Rekening ke Bank dan Biaya Cetaknya
Cara membuat dokumen ini tidaklah sulit. Pertama, Anda hanya perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan. Sejumlah syarat yang dibutuhkan untuk permohonan mutasi rekening ini, yakni:
- Buku rekening tabungan yang asli
- Kartu identitas nasabah yaitu KTP.
- Kartu debit.
Setelah menyiapkan syaratnya, Anda dapat langsung datang ke kantor cabang bank tempat membuka rekening. Namun, usahakan untuk datang langsung ke kantor cabang tempat Anda membuka rekening itu.
Selanjutnya, Anda tinggal menyampaikan ke teller untuk melakukan pencetakan bukti transaksi keuangan. Lalu, beri tahukan transaksi periode kapan yang ingin dilihat, contohnya 3 bulan atau 6 bulan terakhir.
Untuk biaya pencetakan mutasi rekening di masing-masing bank diketahui berbeda-beda. Biaya ini dapat dibayarkan secara tunai oleh pemohon atau bisa juga dipotong dari saldo rekening alias auto-debit.
- Bank Mandiri: Rp 2.500 per lembar untuk transaksi kurang dari 3 bulan. Sedangkan untuk pencetakan transaksi 3—6 bulan Rp5.000 per lembar. 6—9 bulan Rp10.000 per lembar, 9—12 bulan Rp 15.000 lebarlembar, dan di atas 12 bulan dikenakan Rp20.000 per lembar.
- Bank BCA: Rp2.500 per lembar
- Bank Permata: Rp10.000 per lembar
- Bank BNI: Rp2.000 per lembar
- Bank BRI: Rp5.000 per lembar, dengan minimal cetak 1 bulan transaksi.
- Bank CIMB Niaga: Rp3500 per lembar untuk periode transaksi di bawah 3 bulan. Sementara di atas 3 bulan dikenakan biaya Rp25.000 per lembar.
- Bank BTN: Rp1.000 per lembar.
- Bank BJB: ≤ 3 Bulan Rp2.500 per lembar untuk transaksi kurang dari 3 bulan. Sedangkan untuk periode 3—6 bulan sebesar Rp5000 dan 6—9 bulan sebesar Rp7.000 per lembar.
Cara Mencetak secara Mandiri melalui Internet Banking
Sejumlah bank saat ini telah menawarkan kemudahan bagi Anda yang hendak melihat list transaksi beberapa bulan ke belakang. Adapun pengajuan permohonan pencetakan ini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi-aplikasi mobile banking.
- Cetak rekening koran BCA secara online atau e-Statement
Untuk Anda pemilik rekening BCA, Anda dapat melakukan pencetakan laporan transaksi keuangan hanya dengan modal perangkat komputer dan jaringan internet lewat Klik BCA. Namun, yang melakukan hal itu hanya nasabah yang memegang tabungan jenis Tahapan BCA, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, Tahapan Berjangka, Tapres, BCA Dollar, dan Giro Perorangan. Langkahnya adalah sebagai berikut:
- Login ke KlikBCA.com
- Pilih menu “e-Statement’
- Pilih jenis rekening yang dimiliki
- Tentukan periode laporan transaksi keuangan yang diinginkan
- Klik unduh/download
Nantinya, format laporan transaksi yang akan Anda adalah dalam bentuk .pdf. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar biaya pencetakannya.
- Cetak mutasi rekening Mandiri lewat internet banking
Langkahnya adalah sebagai berikut:
- Login ke Mandiri Online di ponsel atau komputer kamu
- Pilih menu informasi rekening
- Klik rekening
- Lalu klik rekening tabungan dan giro
- Pilih jenis transaksinya, mutasi rekening
- Pilih periode transaksi keuangan yang ingin dicetak
- Nantinya akan muncul catatan transaksinya di layar dan dapat Anda cetak sendiri
- Cetak rekening koran BRI
Sejumlah langkahnya, yakni:
- Login ke Internet Banking BRI
- Klik rekening
- Lalu klik mutasi rekening
- Nantinya akan muncul form di layar
- Pada kolom ‘dari rekening’ pilih rekeningmu
- Pilih periode transaksi yang ingin dicetak
- Di layar komputer langsung terlihat dengan jelas rincian dana masuk dan keluarmu selama periode yang kamu pilih
- Klik cetak kalau mau mencetaknya dalam bentuk fisik
- Cetak di internet banking BNI
Langkah melakukannya adalah sebagai berikut:
- Masuk ke aplikasi atau website Internet Banking BNI
- Kemudian pilih ke menu rekening
- Klik informasi saldo dan mutasi
- Masuk ke mutasi saldo dan giro
- Pilih periode di histori transaksi
- Tinggal dicetak
Manfaat Mutasi Rekening
- Untuk pengajuan visa
Jika Anda ingin wisata atau kerja ke negara-negara lain, memang tidak bisa sembarangan masuk. Adapun salah satu syarat yang harus dimiliki berupa Visa. Secara umum, Visa adalah dokumen izin yang harus dimiliki oleh seseorang sebagai syarat masuk ke negara lain.
Sejumlah negara pun mungkin telah membebaskan Visa untuk warga negara Indonesia, misalnya Singapura, Malaysia, atau negara Asia Tenggara lainnya. Namun, banyak juga negara yang mengharuskan Anda punya Visa terlebih dahulu untuk dapat masuk ke situ, misalnya Jepang, Australia, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa.
Dalam rangka pengajuan Visa ini, harus ada beberapa persyaratan yang dibutuhkan, di antaranya catatan transaksi keuangan Anda. Untuk pengajuan Visa Australia, diketahui perlu mutasi rekening selama tiga bulan, slip gaji, surat keterangan kerja, dan surat sponsorship yang menjadi persyaratan dokumennya.
- Syarat pengajuan KPR
Layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank-bank di Indonesia sangat memudahkan milenial untuk membeli rumah pertama mereka. Namun, untuk dapat memperoleh KPR, Anda harus menyerahkan beberapa persyaratan yang diwajibkan oleh bank, di antaranya adalah KTP dan Kartu Keluarga, NPWP, buku nikah, slip gaji, surat keterangan kerja, dan mutasi rekening selama tiga bulan terakhir.
- Syarat peminjaman
Dokumen yang satu ini juga biasa digunakan sebagai salah satu syarat peminjaman uang. Umumnya, sejumlah bank atau perusahaan pemberi pinjaman mengharuskan calon peminjam untuk menyerahkan catatan transaksi keuangannya selama tiga bulan ke belakang.
Dari catatan transaksi itu, pemberi pinjaman akan dapat menganalisis apakah calon peminjam ini bisa membayar cicilannya atau tidak. Cara melihatnya, yakni dari besaran uang yang masuk per bulannya ditambah pengeluaran yang biasa dihabiskan per bulannya.
- Melihat transaksi
Untuk melihat transaksi Anda selama beberapa bulan ke belakang atau bahkan beberapa tahun ke belakang, sejatinya dapat dilihat ketika mencetak buku rekening. Namun, kelebihan dari mutasi rekening adalah Anda pun dapat melihat pesan tentang transaksi itu.
- Keperluan audit untuk perusahaan
Bagi perusahaan-perusahaan, lembaran bukti transaksi keuangan ini sangat penting dan yang utama adalah sebagai bukti pencatatan keuangan yang masuk dan yang keluar. Jika di catatan keuangan perusahaan ada yang janggal dan tidak sesuai dengan kas yang dimiliki, hal itu bisa diaudit dengan informasi yang bersumber dari dokumen yang satu ini.
Demikianlah penjelasan tentang rekening koran yang ternyata sangat mudah untuk didapatkan. Dengan lembaran bukti transaksi keuangan yang satu ini, Anda pun akan lebih praktis, hemat waktu dan biaya. Apalagi jika membuat catatan mutasi rekening ini via online, bukan langsung datang ke bank.
Penulis: Kontributor
Editor: Anju Mahendra

