30.9 C
Jakarta
Minggu, 25 Februari, 2024

Staking Coin Terbaik, Begini Cara Kerja hingga Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Staking coin terbaik pada dasarnya merupakan proses penyimpanan dan validasi crypto di dalam dompet khusus.

Adapun tujuan dari aktivitas ini adalah untuk mendukung operasi jaringan blockchain tertentu. Dalam pertukaran atas partisipasi ini, Anda biasanya diberi imbalan dalam bentuk crypto tambahan. 

Namun, Anda perlu mengingat bahwa dunia crypto sangat dinamis, dan informasi serta situasi dapat berubah dengan cepat.

Maka dari itu, sebaiknya, Anda melakukan riset terbaru sebelum mengambil keputusan investasi atau staking crypto tertentu. Simak ulasan mengenai staking coin terbaik berikut ini.

Baca juga: Perbedaan Earn dan Staking Aset Kripto: Untung dan Resikonya !

indodax

Cara Kerja Staking Coin 

Staking coin adalah proses di mana pemegang kripto mempertaruhkan sejumlah kripto yang mereka miliki sebagai jaminan untuk mendukung operasi jaringan blockchain. 

Dalam pertukaran atas kontribusi ini, mereka mendapatkan imbal hasil dalam bentuk kripto tambahan. 

Staking memiliki tujuan untuk mengamankan jaringan blockchain, meningkatkan konsensus, dan mendorong partisipasi aktif dari pemegang aset.

Berikut adalah cara umum bagaimana staking coin biasanya berfungsi:

1. Pilih Aset yang Dapat Di-Stake

Pertama, Anda harus memiliki kripto yang mendukung mekanisme staking. Beberapa proyek memiliki koin khusus yang dirancang untuk staking, sementara yang lain memungkinkan staking pada koin yang lebih umum seperti Ethereum.

2. Pilih Validator atau Staking Pool

Jika Anda ingin melakukan staking secara mandiri, Anda dapat memilih untuk menjadi validator. Ini berarti Anda akan berpartisipasi dalam validasi transaksi dan blok pada jaringan blockchain. Namun, ini juga membutuhkan pengetahuan teknis dan infrastruktur yang memadai. Alternatifnya, Anda dapat memilih untuk berpartisipasi dalam staking pool, di mana aset dari banyak pemegang kripto digabungkan untuk meningkatkan peluang memvalidasi blok. Pool ini dikelola oleh orang lain yang memiliki infrastruktur yang diperlukan.

  1. Kunci Aset Anda

Anda perlu mengunci sejumlah kripto yang Anda miliki sebagai jaminan. Ini berarti Anda tidak dapat mengakses atau memindahkan kripto ini selama periode staking. Jumlah yang perlu Anda kunci biasanya ditentukan oleh protokol staking.

  1. Validasi dan Hadiah

Jika Anda berpartisipasi dalam validasi atau melalui staking pool, Anda akan mendapatkan hadiah dalam bentuk kripto tambahan. Hadiah ini biasanya berasal dari biaya transaksi atau imbal hasil blok baru yang dibuat dalam jaringan.

  1. Kondisi dan Risiko

Penting untuk memahami kondisi staking dan risiko yang terlibat. Misalnya, jika Anda berpartisipasi dalam validasi sebagai validator, Anda dapat mendapatkan hadiah besar, tetapi juga rentan terhadap denda jika Anda tidak menjalankan node dengan benar. Staking pool juga memiliki risiko, termasuk potensi kerugian dari pemilihan pool yang buruk.

  1. Pembayaran Hasil Staking

Imbal hasil yang Anda peroleh dari staking akan diterima ke dompet Anda pada interval tertentu, tergantung pada mekanisme dan kebijakan protokol.

Cara Staking Coin Terbaik di INDODAX Earn

INDODAX Earn adalah fitur yang menggunakan metode atau mekanisme mengunci aset kripto untuk mendapatkan imbalan (rewards) pada blockchain dengan konsensus Proof of Stake (PoS), atau biasa dikenal dengan staking.

Fitur INDODAX Earn dapat diakses melalui desktop pada website INDODAX dan melalui INDODAX Mobile App. Berikut adalah langkah-langkah menggunakan fitur Earn pada versi desktop:

  1. Kunjungi website https://indodax.com dan pilih menu “Earn”.
  2. Scroll ke bawah dan pilih koin yang diinginkan pada bagian Koin Tersedia. Pastikan jumlah saldo koin yang kamu inginkan cukup dengan jumlah minimal stake masing-masing koin. Disclaimer: saat ini hanya tersedia koin Polkadot (DOT), BNB (BNB), Matic Network (MATIC), Solana (SOL), dan Ethereum (ETH) untuk INDODAX Earn. Aset kripto lainnya akan segera hadir.
  3. Lakukan konfirmasi dengan cara memasukkan jumlah aset kripto untuk staking dan lanjutkan proses dengan membaca dan menyetujui Perjanjian Layanan Staking INDODAX, lalu klik “Konfirmasi”.
  4. Setelah itu, status stake kamu akan berubah menjadi Bonding yang menandakan bahwa aset kamu masuk dalam antrian staking dan menunggu untuk masuk tahap Earning. Peralihan tahap Bonding ke Earning dilakukan tiap pukul 14.00 WIB.

Setelah itu, status Bonding akan berubah menjadi Earning, yang berarti aset kamu sedang dalam proses menghasilkan staking rewards. Pendistribusian rewards dilakukan tiap pukul 13.00 WIB.

Berikut adalah langkah-langkah menggunakan fitur Earn pada versi mobile:

Baca juga: Panduan Singkat Staking BNB: Rekomendasi Staking Pool BNB

Staking Coin Terbaik

  1. Buka aplikasi INDODAX versi Android atau iOS dan pilih menu “Earn” pada Mode Pro. Jika kamu menggunakan Mode Lite, kamu bisa buka aplikasi INDODAX versi Android atau iOs, pilih menu Wallet, lalu klik “Earn”.
  2. Pilih koin yang diinginkan pada bagian Koin Tersedia. Pastikan jumlah saldo koin yang kamu inginkan cukup dengan jumlah minimal stake masing-masing koin. Disclaimer: saat ini hanya tersedia koin Polkadot (DOT), BNB (BNB), Matic Network (MATIC), Solana (SOL), dan Ethereum (ETH) untuk INDODAX Earn. Aset kripto lainnya akan segera hadir.
  3. Lakukan konfirmasi dengan cara memasukkan jumlah aset kripto untuk staking dan lanjutkan proses dengan membaca dan menyetujui Perjanjian Layanan Staking INDODAX, lalu klik “Konfirmasi”.
  4. Setelah itu, status stake kamu akan berubah menjadi Bonding yang menandakan bahwa aset kamu masuk dalam antrian staking dan menunggu untuk masuk tahap Earning. Peralihan tahap Bonding ke Earning dilakukan tiap pukul 14.00 WIB.

Setelah itu, status Bonding akan berubah menjadi Earning, yang berarti aset kamu sedang dalam proses menghasilkan staking rewards. Pendistribusian rewards dilakukan tiap pukul 13.00 WIB.

Sebagai informasi tambahan, staking di INDODAX merupakan flexible staking, di mana kamu dapat berhenti staking kapan saja selama periode Earning.

Untuk melakukannya, kamu hanya perlu klik tombol “Unstake” pada bagian Details di portofolio kamu. Namun, proses unstake tidak dapat dilakukan sebagian. Jika kamu memilih satu transaksi untuk di-unstake, maka seluruh saldo koin yang di-stake pada transaksi tersebut akan ter-unstake.

Setelah kamu berhasil melakukan unstake, status akan berubah menjadi Unbonding yang menandakan bahwa aset kamu telah di-unstake dan masuk pada antrian untuk pengembalian saldo ke wallet kamu, serta sudah berhenti menghasilkan rewards. Peralihan tahap Unbonding ke Finished dilakukan tiap pukul 12.00 WIB. Jika status sudah berubah ke Finished, maka saldo awal koin dan seluruh rewards yang telah kamu terima selama ini sudah masuk ke wallet spot kamu.

Baca juga: Perbedaan Staking dan Earn Aset Kripto, Simak Yuk Ulasannya!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE