Dunia Fintech

Strategy Perkuat Cadangan Kas Jadi US$3 Miliar, Kepemilikan Bitcoin Tetap 843.775 BTC

Microstrategy : Saylor Kirim Tweet Spesial Bitcoin Saat Harganya Turun di Bawah $67.000

Perusahaan pemegang Bitcoin terbesar di dunia, Strategy, memilih tidak melakukan pembelian Bitcoin tambahan dalam periode 6–12 Juli 2026. Sebagai gantinya, perusahaan lebih berfokus memperkuat posisi kasnya yang kini mencapai sekitar US$3 miliar.

Informasi tersebut disampaikan melalui dokumen resmi yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Dalam laporan tersebut, Strategy mengungkapkan bahwa saldo cadangan kas meningkat sekitar US$450 juta dibandingkan pekan sebelumnya.

Kepemilikan Bitcoin Belum Berubah

Selama periode pelaporan, Strategy masih mempertahankan kepemilikan sebanyak 843.775 BTC tanpa melakukan akumulasi baru. Total biaya pembelian seluruh Bitcoin tersebut mencapai sekitar US$63,69 miliar, dengan harga rata-rata akuisisi sekitar US$75.476 per BTC.

Dengan kata lain, perusahaan tetap konsisten mempertahankan aset Bitcoin yang telah dimiliki sambil memperkuat likuiditas dalam bentuk dolar AS.

trading bitcoin pakai aplikasi ai 4

Dana Berasal dari Penjualan Saham

Peningkatan cadangan kas diperoleh melalui program at-the-market (ATM), yakni mekanisme penjualan saham secara bertahap di pasar.

Sepanjang pekan tersebut, Strategy menjual sekitar 4,82 juta saham biasa Kelas A (MSTR) yang menghasilkan dana bersih sekitar US$466,7 juta. Sementara itu, perusahaan tidak melakukan penjualan saham preferen melalui program ATM untuk seri STRF, STRC, STRK, maupun STRD.

Selain tidak membeli Bitcoin, perusahaan juga tidak melaksanakan program pembelian kembali saham (share buyback) selama periode tersebut.

Kapasitas Pendanaan Masih Sangat Besar

 

Meski telah menghimpun dana baru, Strategy masih memiliki ruang yang luas untuk memperoleh modal tambahan melalui berbagai program penerbitan saham yang tersedia.

Sisa kapasitas penghimpunan dana mencakup sekitar:

Kapasitas tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki fleksibilitas tinggi apabila di kemudian hari memutuskan untuk menambah cadangan kas ataupun kembali melakukan pembelian Bitcoin.

Alasan Strategy Memperbesar Cadangan Kas

Cadangan kas yang lebih besar dipersiapkan untuk mendukung kewajiban keuangan perusahaan, termasuk pembayaran dividen atas saham preferen serta bunga utang yang masih berjalan.

Dengan memiliki likuiditas yang memadai, Strategy dapat memenuhi berbagai kewajiban tersebut tanpa harus menjual sebagian kepemilikan Bitcoin. Langkah ini juga memperkuat strategi jangka panjang perusahaan yang tetap menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan utama.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, Strategy belum memberikan sinyal mengenai rencana pembelian Bitcoin berikutnya maupun penjualan saham tambahan dalam waktu dekat. Perusahaan menyatakan akan terus memberikan pembaruan kepada investor melalui dashboard resmi serta laporan berkala kepada regulator.

Exit mobile version