Dunia Fintech

The Fed, BoE, dan BoJ Tentukan Arah Pasar Kripto Pekan Ini

Pasar kripto memasuki pekan yang sangat menentukan. Investor akan mencermati keputusan suku bunga dari tiga bank sentral utama dunia, yakni Federal Reserve (The Fed), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ).

Keputusan ketiga bank sentral tersebut berpotensi memberikan tekanan besar terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Perhatian terbesar tertuju pada The Fed yang akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada Rabu, 16 September 2026. Pasar kini menghadapi ketidakpastian karena inflasi Amerika Serikat masih berada di atas target bank sentral, sementara tekanan untuk mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga semakin kuat.

Bagi investor kripto, keputusan tersebut bukan hanya soal naik atau turunnya suku bunga. Pernyataan pejabat The Fed mengenai arah kebijakan moneter ke depan juga akan menjadi perhatian utama.

The Fed Jadi Fokus Utama Pasar Kripto

The Fed menjadi bank sentral yang paling banyak diperhatikan karena kebijakan moneternya memiliki pengaruh besar terhadap likuiditas global.

Saat suku bunga AS rendah, biaya pinjaman cenderung lebih murah dan likuiditas dapat mengalir lebih besar ke aset berisiko seperti saham teknologi dan Bitcoin.

Sebaliknya, suku bunga tinggi biasanya membuat investor lebih selektif. Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkat dapat membuat sebagian modal berpindah dari aset berisiko menuju instrumen berpendapatan tetap.

Kondisi inilah yang membuat keputusan The Fed pekan ini sangat penting bagi Bitcoin.

Data terbaru menunjukkan inflasi AS masih berada di sekitar 3,4%, jauh di atas target The Fed sebesar 2%. Di sisi lain, data ketenagakerjaan juga memberikan alasan bagi bank sentral untuk mempertimbangkan kebijakan yang lebih ketat.

Pasar bahkan semakin memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Artinya, apabila The Fed benar-benar menaikkan suku bunga, reaksi Bitcoin akan sangat bergantung pada apakah keputusan tersebut sudah sepenuhnya diperhitungkan pasar atau justru lebih hawkish dari ekspektasi.

prediksi bitcoin setelah keputusan the fed

Bitcoin Menghadapi Risiko Volatilitas Tinggi

Bitcoin sebenarnya telah menunjukkan pemulihan setelah sebelumnya tertekan hingga sekitar US$60.000.

Reuters melaporkan Bitcoin kembali bergerak di atas US$70.000, didukung oleh penurunan imbal hasil Treasury dan membaiknya sentimen terhadap aset kripto. Namun, pemulihan tersebut kini menghadapi ujian besar dari kebijakan moneter AS.

Apabila The Fed memberikan sinyal kebijakan yang lebih ketat dari perkiraan, Bitcoin berpotensi mengalami tekanan.

Sebaliknya, apabila keputusan The Fed ternyata lebih lunak atau bank sentral memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga tidak akan berlangsung lama, aset berisiko dapat memperoleh sentimen positif.

Karena itu, investor tidak hanya perlu memperhatikan angka suku bunga.

Pernyataan The Fed setelah keputusan juga menjadi sangat penting.

BoE Ikut Menjadi Perhatian

Selain Amerika Serikat, pasar juga mencermati keputusan Bank of England atau BoE.

BoE diperkirakan mempertahankan suku bunga di sekitar 3,75%. Namun, tekanan inflasi dan kenaikan harga energi membuat pasar tetap memperhatikan kemungkinan perubahan nada kebijakan bank sentral Inggris tersebut.

Pasar bahkan memperkirakan BoE dapat menghadapi tekanan untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan apabila inflasi terus bertahan tinggi.

Bagi pasar kripto, kebijakan BoE memang tidak memiliki pengaruh sebesar The Fed. Namun, perubahan kebijakan dari bank sentral Inggris dapat memengaruhi nilai poundsterling, pasar obligasi global, serta persepsi investor terhadap kebijakan moneter dunia.

Jika beberapa bank sentral besar secara bersamaan cenderung memperketat kebijakan, kondisi likuiditas global dapat menjadi lebih ketat.

BoJ Diprediksi Menjadi Kejutan Berikutnya

Bank of Japan atau BoJ juga menjadi salah satu perhatian penting pekan ini.

BoJ diperkirakan melanjutkan normalisasi kebijakan moneter dan berpotensi menaikkan suku bunga menjadi 1,25%. Jika terjadi, level tersebut akan menjadi salah satu yang tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.

Kebijakan BoJ penting bagi pasar global karena perubahan suku bunga Jepang dapat memengaruhi yen carry trade.

Selama bertahun-tahun, investor memanfaatkan suku bunga Jepang yang relatif rendah untuk meminjam yen dan mengalokasikan dana ke berbagai aset dengan potensi imbal hasil lebih tinggi.

Jika suku bunga Jepang meningkat, sebagian investor dapat mengurangi posisi tersebut.

Dampaknya bisa terasa pada pasar saham, obligasi, valuta asing, hingga aset kripto.

Dengan demikian, kombinasi keputusan The Fed, BoE dan BoJ membuat pekan ini menjadi salah satu periode penting bagi investor global.

Apa Dampaknya bagi Bitcoin?

Dampak keputusan bank sentral terhadap Bitcoin pada dasarnya akan bergantung pada tiga skenario.

1. Suku bunga naik sesuai ekspektasi

Jika The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai ekspektasi pasar, reaksi Bitcoin bisa relatif terbatas.

Pasar kemungkinan telah melakukan pricing sebelum keputusan diumumkan.

Namun, perhatian akan beralih kepada pernyataan dan proyeksi kebijakan berikutnya.

2. The Fed lebih hawkish dari perkiraan

Ini merupakan skenario yang berpotensi memberikan tekanan paling besar terhadap Bitcoin.

Jika The Fed memberikan sinyal bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama, imbal hasil obligasi AS dapat kembali naik.

Kondisi tersebut berpotensi membuat investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Bitcoin dan altcoin pun dapat mengalami volatilitas lebih tinggi.

3. The Fed memberikan sinyal lebih dovish

Sebaliknya, apabila The Fed memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga hanya bersifat sementara atau membuka peluang pelonggaran kebijakan di masa depan, sentimen terhadap aset berisiko dapat membaik.

Bitcoin berpotensi mendapatkan keuntungan dari ekspektasi likuiditas yang lebih longgar.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan inflasi dan perkembangan harga energi karena kedua faktor tersebut dapat membatasi ruang bank sentral untuk melonggarkan kebijakan.

Investor Kripto Perlu Waspadai Pergerakan Mendadak

Pekan ini bukan waktu yang ideal untuk mengabaikan risiko volatilitas.

Pergerakan Bitcoin dapat berubah cepat setelah keputusan bank sentral diumumkan. Bahkan, harga dapat bergerak berlawanan dengan ekspektasi awal karena pasar tidak hanya merespons keputusan suku bunga, tetapi juga konferensi pers, proyeksi ekonomi dan panduan kebijakan selanjutnya.

Selain keputusan bank sentral, pasar kripto Amerika Serikat juga menghadapi perkembangan politik dan regulasi.

Senat AS dijadwalkan menghadapi perkembangan penting terkait Clarity Act, rancangan undang-undang yang bertujuan memberikan kerangka regulasi lebih jelas bagi aset digital. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa Bitcoin memasuki pekan ini dengan dua katalis besar sekaligus, yakni keputusan The Fed dan perkembangan legislasi kripto di Kongres AS.

Artinya, terdapat beberapa faktor yang dapat menggerakkan harga Bitcoin dalam waktu bersamaan.

Kesimpulan

Keputusan The Fed, BoE, dan BoJ menjadi perhatian utama pasar keuangan global pada pekan 14–20 September 2026.

The Fed menjadi faktor paling penting bagi Bitcoin karena kebijakan suku bunga Amerika Serikat sangat berpengaruh terhadap likuiditas global dan selera risiko investor.

Sementara itu, keputusan BoE dan BoJ dapat memberikan pengaruh tambahan melalui pasar valuta asing, obligasi dan arus modal global.

Bagi investor kripto, volatilitas Bitcoin pada pekan ini perlu diantisipasi. Pergerakan harga tidak hanya akan ditentukan oleh apakah suku bunga naik atau tetap, tetapi juga oleh bagaimana bank sentral memberikan sinyal mengenai kebijakan selanjutnya.

Investor sebaiknya tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan prediksi suku bunga. Manajemen risiko dan strategi investasi tetap menjadi faktor penting dalam menghadapi volatilitas pasar kripto.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Aset kripto memiliki risiko tinggi dan investor perlu melakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan.

Exit mobile version