Dunia Fintech

Turun! Sudah Saatnya kah Beli Bitcoin?

Apakah sudah saatnya beli Bitcoin setelah terus mengalami penurunan dari Oktober 2025?

Harga Bitcoin (BTC) masih bergerak di bawah level psikologis US$70.000, dan berdasarkan indikator populer Bitcoin Rainbow Chart, aset kripto terbesar tersebut berpotensi tetap berada di bawah tekanan hingga akhir Maret. Kondisi ini membuat sebagian investor mulai mempertimbangkan apakah sekarang saat yang tepat untuk beli Bitcoin.

Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$67.535, turun sekitar 0,3 persen dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, dalam skala mingguan aset kripto tersebut masih mencatat kenaikan sekitar 1,5 persen.

Memahami Bitcoin Rainbow Chart

Rainbow Chart merupakan alat analisis yang menggunakan logarithmic regression bands untuk menggambarkan pergerakan harga Bitcoin dalam berbagai fase siklus pasar, mulai dari kondisi sangat undervalued hingga fase gelembung spekulatif.

beli bitcoin

Proyeksi terbaru Rainbow Chart untuk 31 Maret menunjukkan beberapa zona harga penting yang dapat membantu investor menilai apakah waktu sekarang tepat untuk beli Bitcoin atau menunggu momentum berikutnya.

Zona Harga Terendah

Zona terendah yang disebut “Basically a Fire Sale” menempatkan Bitcoin di kisaran US$42.995 hingga US$56.134. Secara historis, area ini muncul ketika Bitcoin dianggap sangat undervalued dibandingkan tren jangka panjangnya.

Di atasnya terdapat zona “BUY!”, dengan rentang harga US$56.134 hingga US$75.631. Area ini sering dipandang sebagai zona akumulasi menarik bagi investor jangka panjang yang ingin mulai beli Bitcoin secara bertahap.

Zona Akumulasi dan Nilai Wajar

Zona berikutnya adalah “Accumulate”, yang berada di kisaran US$75.631 hingga US$97.594. Pada tahap ini, harga masih dianggap relatif murah, tetapi pasar mulai bergerak kembali menuju tren jangka panjangnya.

Jika harga Bitcoin bergerak lebih tinggi, Rainbow Chart menunjukkan beberapa zona lanjutan.

Zona “Still Cheap” berada di kisaran US$97.594 hingga US$125.972, sementara zona “HODL!” mencakup US$125.972 hingga US$164.842. Dalam sejarahnya, area ini sering dianggap sebagai nilai wajar Bitcoin dalam siklus pasar.

Baca juga :

ETF Bitcoin Cuma Butuh 2 Tahun, Emas Butuh 16 Tahun

Zona Spekulatif Hingga Bubble

Di atas zona tersebut terdapat area yang lebih spekulatif, yakni pertanyaan tentang bubble di angka US$164.842 hingga US$209.828. Selain itu, ada juga zona “FOMO intensifies” pada kisaran US$209.828 hingga US$268.676.

Pada fase ini, aktivitas spekulasi biasanya meningkat karena investor ritel mulai takut ketinggalan peluang atau fear of missing out (FOMO).

Di level yang lebih tinggi lagi, Rainbow Chart menandai dua zona ekstrem.

Zona “Sell. Seriously Sell” berada di kisaran US$286.676 hingga US$349.493, yang secara historis sering dikaitkan dengan valuasi pasar yang terlalu tinggi.

Sementara zona tertinggi, “Maximum Bubble Territory”, memperkirakan harga antara US$349.493 hingga US$469.687, mencerminkan kondisi euforia pasar yang ekstrem.

Apakah Saat Ini Waktu Tepat Beli Bitcoin?

Jika Bitcoin bergerak menuju nilai yang lebih mendekati tren jangka panjangnya pada 31 Maret, maka harga ideal menurut Rainbow Chart berada di area US$97.594 hingga US$125.972 (zona Still Cheap) dan sekitar US$164.842 (zona HODL!).

Harga dalam rentang tersebut akan menempatkan Bitcoin lebih dekat pada jalur pertumbuhan jangka panjangnya, dibandingkan dengan level diskon yang ditunjukkan oleh zona harga saat ini.

Dengan posisi harga yang masih berada di bawah US$70.000, sebagian analis menilai kondisi ini bisa menjadi momen menarik bagi investor yang ingin mulai beli Bitcoin secara bertahap, terutama bagi mereka yang memiliki perspektif investasi jangka panjang.

Exit mobile version