Dunia Fintech

Valas vs Bitcoin, Lebih Cuan yang Mana? Inilah Perbandingan Kriteria Utamanya

JAKARTA, duniafintech.com – Valas vs Bitcoin, mana yang paling baik untuk investasi? Tentunya, pertanyaan ini penting untuk diketahui jawabannya, utamanya oleh calon investor maupun investor pemula.

Pada dasarnya, kedua jenis instrumen investasi ini mampu memberikan keuntungan yang besar. Namun, masih banyak pemula yang belum mengetahui perbandingan di antara keduanya.

Nah, untuk lebih mengetahui tentang valas vs Bitcoin, simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Valas dan Bitcoin — Valas vs Bitcoin 

  1. Valas (Valuta Asing)

Valas, atau valuta asing, merujuk pada mata uang asing yang digunakan dalam perdagangan internasional dan pasar keuangan global. Pasar valas adalah pasar terbesar di dunia, di mana mata uang diperdagangkan satu sama lain berdasarkan nilai tukar. Pasar valas beroperasi 24 jam sehari, lima hari seminggu, dan melibatkan berbagai partisipan termasuk bank, perusahaan multinasional, pemerintah, investor, dan spekulan mata uang.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Menguat 0,28 Persen

ISFF 2023 INDODAX

Tujuan utama pasar valas adalah memfasilitasi perdagangan internasional dan investasi lintas batas. Setiap negara memiliki mata uangnya sendiri, dan nilai tukar mata uang ini dapat berfluktuasi berdasarkan berbagai faktor ekonomi dan politik. Pasar valas memungkinkan konversi mata uang satu negara ke mata uang lainnya, dan nilai tukar ditentukan oleh permintaan dan penawaran pasar.

  1. Bitcoin

Bitcoin adalah salah satu bentuk mata uang kripto atau kriptokurensi yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2009 oleh seseorang atau sekelompok orang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto. Bitcoin adalah bentuk uang digital yang menggunakan teknologi blockchain untuk memfasilitasi transaksi dan mengontrol penciptaan unit baru.

Berbeda dengan mata uang tradisional yang dikeluarkan oleh bank sentral negara (seperti dolar AS atau euro), Bitcoin tidak terkait dengan bank sentral atau pemerintah manapun. Ini adalah mata uang desentralisasi, yang berarti tidak ada otoritas tunggal yang mengendalikan atau mengatur Bitcoin. Transaksi Bitcoin dicatat dalam blockchain, sebuah buku besar terdesentralisasi yang dapat diakses oleh semua orang.

Beberapa karakteristik Bitcoin meliputi:

Bitcoin dan mata uang kripto lainnya dianggap sebagai aset investasi yang inovatif, tetapi juga memiliki risiko tinggi karena volatilitas harganya. Mereka juga digunakan sebagai alat pembayaran dalam beberapa transaksi dan semakin banyak pedagang yang menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran. Namun, penggunaannya dalam perdagangan sehari-hari masih terbatas dibandingkan dengan mata uang tradisional.

Perbandingan Valas vs Bitcoin

Berikut adalah perbandingan antara Valas (Valuta Asing) dan Bitcoin berdasarkan beberapa kriteria utama:

1. Pemilikan dan Pengaturan

2. Volatilitas dan Nilai

  1. Keamanan

Baca juga: Bitcoin VS Altcoin Naik Harga, Anda Pilih Trading yang Mana?

  1. Fungsi
  1. Regulasi
  1. Sifat Inflasi

Baca juga: Faktor yang Mempengaruhi Kurs Valas dan Tips Jual Belinya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Exit mobile version