25.4 C
Jakarta
Minggu, 6 Desember, 2020

Zooko Wilcox-O’Hearn, Dropout Kuliah dan Jejaknya di Bidang Kripto Aset

DuniaFintech.com – Lahir di Arizona, 13 Mei 1974 dengan nama Bryce Wilcox, Zooko Wilcox-O’Hearn merupakan seorang spesialis di bidang keamanan komputer yang berbasis di Colorado. Ia merupakan CEO dari Electric Coin Company (ECC), sebuah perusahaan nirlaba yang memimpin pengembangan Zcash, salah satu kripto yang cukup populer saat ini. 

Zooko pertama kali berkenalan dengan internet pada tahun 1992, inilah yang kemudian mengubah cara pandangnya terhadap dunia. Ia merasa adanya internet menjadi ruang terciptanya kebebasan bagi semua orang untuk berbagi dan mendapatkan informasi.

Digicash dan Keputusannya Meninggalkan Bangku Kuliah

Jika banyak pengembang kripto aset lain lulus dari kampus ternama, tidak demikian halnya dengan Zooko. Ia menemukan Digicash, konsep uang digital pada tahun 1993 saat masih berkuliah Ilmu Komputer di University of Colorado di Boulder.

Awalnya, ia menemukan sebuah makalah yang ditulis oleh David Chaum, seorang pelopor kriptografi yang mengembangkan Digicash. Waktu itu, Digicash merupakan startup uang elektronik pertama. Saat mendapatkan posisi teknik untuk pengembangan Digicash 2, Zooko memutuskan keluar dari kampusnya pada tahun 1996.

Baca Juga:

Orang Pertama yang Menulis tentang Bitcoin di Blog Pribadinya

Pada bulan Januari 2009, Zooko mungkin adalah orang pertama yang menulis tentang Bitcoin di blog pribadinya yang ia beri judul Decentralized Money. Satoshi Nakamoto, pengembang Bitcoin, membalas kebaikannya beberapa minggu kemudian dengan menautkan posnya di addendum ke rilis awal perangkat lunak Bitcoin di Bitcoin.org. halaman beranda proyek yang baru dibuat. Dia adalah salah satu dari tiga orang yang menerima sebutan terhormat di bagian tautan terkait Bitcoin.

Beragam Pencapaian Lainnya

Zokoo terkenal karena Tahoe Least-Authority File Store (atau Tahoe-LAFS), sistem file yang aman, terdesentralisasi, dan toleran terhadap kesalahan yang dirilis di bawah lisensi GPL dan TGPPL. Dia adalah pencipta Lisensi Publik Masa Tenggang Transitif (Transitive Grace Period Public Licence/TGPPL).

Zooko juga merupakan perancang beberapa protokol jaringan yang menggabungkan konsep seperti ekonomi mandiri dan sistem reputasi yang aman. Dia adalah bagian dari tim pengembangan ZRTP dan fungsi hash kriptografi BLAKE2.

Pada musim panas 2015, Zooko menghabiskan sebagian besar uangnya di perusahaan penyimpanan file terdesentralisasi yang dia dirikan bernama Least Authority. Dia adalah pendiri dan CEO Least Authority Enterprises di Boulder, Colorado. Sementara dari keterlibatannya dengan proyek Zcash, Zooko diberi imbalan berupa 2033 Zcash yang setara $305.000 per bulannya sebagai CEO. Bayaran ini didapatkannya pada tahun 2018.

(DuniaFintech/ Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Investasi dengan Skema Lump Sum, Bagaimana Cara Kerjanya?

Duniafintech.com - Selama pandemi Covid-19, investasi menjadi bagian penting yang harus disiapkan, terutama untuk dana darurat dan tabungan masa depan. Saat ini investasi juga...

Forum Ekonomi Dunia Sebut Fintech Industri Paling Adaptif

DuniaFintech.com - Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengklaim bahwa industri fintech menjadi yang tetap tumbuh secara global. Hal ini diungkapkan pada penelitian cepat atas pasar...

GREDU Siap Mendukung Sekolah Tatap Muka di Indonesia

DuniaFintech.com – Terkait rencana pembukaan sekolah tatap muka pada Januari 2021, GREDU mendukung sepenuhnya kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Sejumlah kendala akan...

Flipkart Milik Walmart akan Mulai Bisnis Pembayaran Digital

DuniaFintech.com – Perusahaan e-commerce India yang dikendalikan Walmart, Flipkart, mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya akan memutar sebagian modal mereka di PhonePe untuk memperluas akses...

Berbagai Fitur DANA yang Hadir di Sepanjang 2020! Simak Disini

DuniaFintech.com - Penyelenggara sistem pembayaran berbasis elektronik, DANA telah merangkum berbagai fitur dan layanan anyarnya di sepanjang tahun 2020. Pada tahun ini, berbagai fitur...
LANGUAGE