31.2 C
Jakarta
Jumat, 2 Desember, 2022

10 PERUSAHAAN FINTECH PALING INOVATIF DI DUNIA BERDASARKAN RISET

duniafintech.com – Sektor teknologi keuangan yang berfokus pada pengembangan teknologi baru untuk berkompetisi di pasar keuangan berkembang dengan sangat pesat.

Dilansir dari catatan industri keuangan, di tahun lalu saja, ventura capital investment menghabiskan modal sebesar $17,4 miliar. Sejumlah perusahaan fintech telah bertransisi mulai dari perusahaan start up menjadi perusahaan bernilai miliaran dolar. Seperti contoh, Cina Lufax, dilaporkan assetnya saat ini sudah bernilai di atas $10 miliar.

Namun, startup bukan satunya perusahaan yang dianggap sebagai “pengganggu” layanan keuangan, dikarenakan persaingan dari perusahaan-perusahaan fintech mapan yang terus memberikan tekanan pada lembaga keuangan utama.

Berikut daftar 10 perusahaan paling inovatif dalam sektor fintech berdasarkan penelitian audit ternama KPMG dan perusahaan patungan ventura capital investment H2.

-Ant Financial

Perusahaan yang masih bernaung dalam raksasa e-commerce Cina Alibaba, ant financial dikenal sebagai perusahaan dengan platform pembayaran digital Alipay. Perusahaan dengan kapitalisasi pasar minimal $60 miliar, merupakan fintech paling maju di dunia.

Selain Alipay, perusahaan juga menjalankan dana investasi pasar reksa dana terbesar di dunia, Yu’e Bao dan layanan pemeringkat kredit. Perusahaan telah mengamati antisipasi dari Penawaran Umum Perdana atau IPO, tapi ini dilaporkan akan ditunda sampai tahun depan.

-ZhongAn

Setelah going public pada bulan September, perusahaan fintech ini bernilai lebih dari 110 miliar dolar Hong Kong ($14 miliar) sekarang. Platform online Cina pertama satu-satunya yang berfokus kepada perusahaan asuransi, ZhongAn properti Online dan asuransi kecelakaan adalah salah satu perusahaan asuransi teknologi (insurtech) yang berusaha untuk menyederhanakan industri asuransi dengan penawaran digital.

Bersama-sama didirikan oleh founder Alibaba, Jack Ma dan Tencent’s Pony Ma, ZhongAn menggunakan data besar dan analisa untuk menentukan harga produk dan pengendalian risiko. ZhongAn dilaporkan mencetak $1.5 milyar dari bursa saham Hong Kong, perusahaan SoftBank Jepang membeli kira-kira 5 persen saham untuk $550 juta. Saham tersebut sempat memecahkan rekor, dikarenakan menjadi yang terbesar dalam sektor fintech IPO di Bursa Hong Kong.

-QUDIAN

Pinjaman mikro Qudian masuk dalam urutan ketiga pada daftar KPMG dan H2. Berbasis di Cina, Qudian menawarkan jangka pendek microloans ke pengguna di dalam aplikasi mobile.

Perusahaan ini sudah go public di bursa New York Stock Exchange bulan lalu. Chief Executive Qudian, Min Luo mengatakan bahwa pertumbuhan pengguna dasar dan rendahnya tarif memungkinkan pada risiko yang relatif rendah.

-Oscar

Terinspirasi oleh mantan Presiden AS, Barack Obama tentang UU perawatan kesehatan, asuransi kesehatan. Oscar adalah sebuah perusahaan asuransi yang menggunakan online platform untuk memberikan rencana kesehatan individu kepada pelanggannya. Didukung oleh pendiri pendamping PayPal, Peter Thiel, perusahaan ini menjual produk asuransi dengan fokus Obamacare Pada bulan Juli, terungkap bahwa Oscar juga bergerak dalama penawaran asuransi kesehatan bisnis kecil.

-Avant

Program startup fintech akselarator kombinasi yang diluncurkan pada 2012. Perusahaan ini menawarkan pinjaman pribadi mulai dari $2.000 hingga $35.000 dengan persyaratan hingga lima tahun. Teknologi yang juga menerapkan pembelajaran teknologi dan data analisa konsumen untuk mengevaluasi berapa banyak kredit yang ditawarkan kepada pelanggan.

-Lufax

Perusahaan dengan nama Lufax atau kepanjangan dari Cina Shanghai Lujiazui International financial asset exchange Co merupakan pinjaman online peer-to-peer (P2P). Salah satu pemberi pinjaman P2P terbesar di Cina, Lufax memberi peminjam untuk investor di platform digital.

Laporan Financial Times tahun lalu menempatkan nilai pasar Lufax mencapai $18.5 miliar pasca firma tersebut mengumpulkan dana besar $1,2 milyar dari investor.

Seperti ant financial, perusahaan ini bertujuan untuk go public tetapi dilaporkan menunda rencana IPO sampai tahun depan.

Kreditech

Perusahaan fintech lain yang didukung oleh Peter Thiel, Kreditech menyediakan peringkat kredit dan pinjaman kepada orang-orang baru. Kreditur digital menganalisis data online para penggunanya untuk menilai kelayakan kredit, membuka pinjaman kepada publik yang tidak memiliki akses sebelumnya. Dikutip dari Crunchbase, perusahaan telah menaikkan asetnya hingga $500 juta sampai saat ini.

-JD Financial

Perusahaan yang berafiliasi dengan perusahaan e-commerce JD.com, adalah sebuah perusahaan fintech Cina yang menyediakan fitur lain. Seperti menyediakan berbagai layanan keuangan, perbankan dan kredit untuk konsumen dan bisnis di Cina. Perusahaan telah menaikkan dananya hingga $1 miliar dalam awal tahun lalu, yang menempatkannya pada kapitalisasi pasar $7.1 miliar.

Saingan Alibaba ini tidak terburu-buru dalam daftar bisnis fintech. Seperti yang dikatakan oleh Chief Executive dan Chairman Liu kepada CNBC pada bulan September, bahwasanya perusahaan tidak mendorong pengembangkan JD finance sebelum Alibaba dan juga Ant financial terbang secara go public.

-Kabbage

Perusahaan startup dengan nilai aset miliaran dolar ini, adalah perusahaan pemberi pinjaman usaha kecil yang menyediakan dana langsung ke perusahaan melalui platform pinjaman otomatis. SoftBank menggelontorkan dana sebesar $250 juta ke perusahaan pada bulan Agustus. Dan ini membawa jumlah ekuitas dana hingga hampir $500 juta. Kabbage menggabungkan teknik online, data publik dan informasi lainnya untuk menentukan kelayakan kredit usaha kecil.

Source: CNBC

Writter: Romy Syawal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Lagi Loyo! Cek Harga Bitcoin Cs di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini akan mengulas harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Jumat (2/12). Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau...

Berita Fintech Indonesia: Open Finance akan Jadi Masa Depan Fintech

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas soal open finance dan masa depan financial technology (fintech). Seperti diketahui, transformasi digital yang berjalan kian...

Cek Resi Standard Express Shopee dari Korea, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek resi Standard Express Shopee dari Korea sangat penting diketahui dan dipahami oleh para pengguna Shopee. Sebagai informasi, Standard Express merupakan layanan...

Cara Investasi Emas di Shopee Plus Kelebihan & Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas di Shopee bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang mudah, praktis, dan aman. Saat ini di Shopee memang...

Cara Menggunakan NFC: Cek Saldo ATM hingga Top Up e-Money

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menggunakan NFC tentu penting diketahui oleh para pengguna smartphone yang memiliki fitur canggih ini. Merupakan singkatan dari Near-field Communication, NFC adalah...
LANGUAGE