27.6 C
Jakarta
Minggu, 21 April, 2024

Agar Hasilkan Produk Berteknologi, Menteri Teten Ajak Universitas Dorong Sektor UMKM

JAKARTA, duniafintech.com – Civitas akademika universitas diajak untuk dapat mendorong dan membina pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki mengajak universitas agar mendorong dan membina pelaku UMKM supaya bisa menghasilkan produk yang berteknologi.

Baca juga: Bantu Pemulihan Ekonomi, Startup Ini Kenalkan Konsep Kantin UMKM Jujur

Menurut dia, akademisi perlu mendorong usaha mikro kecil dan menengah agar sistem wirausahanya berevolusi. Sehingga, kata dia, usaha mikro kecil dan menengah bisa membuat bisnisnya berbasis ilmu pengetahuan, berbasis informasi teknologi, dan berbasis kreatifitas.

“Jadi kita bukan lagi hanya bikin keripik, kerupuk, dodol begitu, itu sudah bisa kita. Kita harus sudah mau masuk ke produk yang berbasis pengetahuan dan berbasis teknologi,” kata Teten di Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Jawa Barat, dikutip dari Antara Senin (4/7).

Teten mendorong hal tersebut agar usaha mikro kecil dan menengah bisa terus berkembang hingga tergolong ke dalam status mapan. Di Indonesia, menurut dia, baru ada hanya ada 3,18 persen UMKM yang tergolong mapan.

Baca juga: Solusi Halal, P2P Lending Syariah Untuk Investasi UMKM yang Wajib Dicoba

Untuk bisa jadi negara Indonesia yang maju, katanya, harus ada 12 hingga 14 persen pengusaha yang mapan dari jumlah populasi. Melalui kerja sama dengan universitas, ia berharap UMKM bisa lebih produktif dan bisa berinovasi.

“Tadi dibilang di 2045 kita akan menjadi lima besar negara terbesar di dunia, nah syaratnya minimum ada 4 persen pengusaha,” kata Menteri Teten Masduki.

Teten mengatakan dorongan oleh universitas untuk UMKM itu diperlukan agar nantinya bisa menciptakan pengusaha yang tangguh. Sehingga nantinya tenaga kerja baru dari lulusan universitas pun bisa mudah terserap.

“Tiap tahun 1,7 juta sarjana lahir akan masuk ke lapangan kerja, maka itu tidak mungkin (semuanya) bisa diserap oleh lapangan kerja,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni (Ika) Unpad Irawati Hermawan mengatakan pihaknya memiliki sebanyak 500 usaha mikro kecil dan menengah binaan. UMKM tersebut pun dilibatkan dalam acara Ika Unpad.

“Kenapa kami undang pak Teten, karena kami punya 500 UMKM binaan, jadi mudah-mudahan ke depannya kita bisa berkolaborasi,” kata Irawati.

Dengan dorongan tersebut, akademisi universitas diharap mampu juga mendorong UMKM Indonesia untuk maju.

Baca juga: Menyasar Timur Indonesia, Pemerintah Tambah Kuota Ekspor Produsen Minyak Goreng 

Simak informasi lengkap seputar dunia Kripto dan Fintech hanya di Duniafiintech.com

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE