28.8 C
Jakarta
Sabtu, 20 April, 2024

Akhirnya Yusuf Mansur Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, Ini Katanya

JAKARTA, duniafintech.com – Hingga saat ini, kasus dugaan investasi bodong yang diduga dilakukan oleh Yusuf Mansur alias Jama’an Nurchotib Mansur masih berjalan di pengadilan dan menunggu putusan.

Kasus ini berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang juga ada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Menanggapi kasusnya ini, Yusuf Mansur pun buka suara dari Yaman, tempat keberadaannya saat ini.

Yusuf Mansur diketahui angkat bicara usai kediamannya digeruduk oleh puluhan investor yang hendak menagih investasi miliaran rupiah mereka pada Senin (20/6) lalu. Menyikapi tuntutan para korban itu, Yusuf Mansur mengatakan bahwa ia menyerahkan hal ini semuanya kepada proses pengadilan.

“Doain untuk semua yang berperkara. Agar dapat hidayah dan taufik dari Allah. Mendapatkan kepanjangan umur, kesehatan, rizki yang banyak lagi berlimpah. Keluarga dan anak keturunan yang baik-baik saja,” katanya via pesan WhatsApp, dikutip dari Gatra.com, Rabu (22/6).

Ia menambahkan, bagi semua yang berperkara juga dijauhkan dari segala musibah, bala, dan bencana.

“Juga orang-orang tuanya, keluarganya, dan anak-anak keturunannya hingga akhir zaman,” sebutnya.

Baca juga: Yusuf Mansur Tawar Ganti Rugi Jadi Rp1 Juta, Kuasa Hukum Penggugat: Itu Tidak Adil!

Di lain sisi, ia pun mengimbau publik Indonesia untuk dapat belajar, memetik ilmu, hikmah, dan manfaat dari kasus yang menimpanya.

“Belajar yang baik-baik, dengan membuang pelajaran yang jelek-jelek. Semoga jadi kebaikan semua,” sambungnya.

Lebih jauh, ia kembali menekankan bahwa dirinya akan sami’naa wa atho’naa nantinya atas segala keputusan Allah melalui keputusan Pengadilan Negeri dengan izin-Nya.

“Salam, Yusuf Mansur. Salam dari Negeri Tarim, Hadramaut, Yaman,” demikian ia mengakhiri.

Sebelumnya dilaporkan, kasus dugaan investasi bodong yang diduga dilakukan oleh Ustaz Yusuf Mansur atau Jam’an Nurchotib Mansur masih terus bergulir. Nasib para korban masih belum memperoleh ganti rugi dan tidak bisa menjumpai sang penceramah kondang itu. Sejauh ini, sudah banyak cara yang ditempuh korban untuk memperoleh kembali uang mereka.

Di samping melayangkan gugatan ke pengadilan, sekitar 50 orang korban  yang berasal dari perwakilan beragam kasus investasi, di antaranya batu bara, tabung tanah, hingga patungan usaha hotel serta apartemen haji dan umrah inil, bahkan juga langsung menggeruduk rumah Yusuf Mansur. Kejadian itu berlangsung pada Senin (20/6) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Diketahui, puluhan korban ini hadir ke kediaman Yusuf Mansur di Kampung Ketapang No. 36, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang untuk berdialog dan melakukan mubahalah atau sumpah dalam Islam yang dilakukan dengan tujuan agar Allah melaknat pihak yang bersalah.

“Kami meminta YM untuk mengembalikan seluruh dana investasi. Dari investasi batu bara Jabal Nur (JBN) jemaah masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur saja mencapai Rp50 miliar,” ucap Zaini Mustafa selaku salah satu korban, dikutip dari Gatra.com, Selasa (21/6).

Namun, pada kenyataanya, saat disambangi oleh para korban, Yusuf Mansur ternyata tidak ada di rumah.

“Infonya sudah kabur,” jelas Zaini.

Baca juga: Niat Investasi Bukan Sedekah, TKW Hong Kong Gugat Yusuf Mansur

Padahal, Yusuf Mansur sudah tahu bahwa para korban datang ingin menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Kan YM ngomong di YouTube, kalau mau menyelesaikan (masalah), ke rumah saja. Ya, kami ikutin,” terang Zaini.

Adapun di lokasi, puluhan korban yang datang ini hanya ditemui seseorang yang mengaku pengacara Yusuf Mansur bernama Dedi, dari luar rumah. Pengacara ini juga irit bicara dan hanya menyebut bahwa Yusuf Mansur tidak berada di rumah. Kata Zaini, para korban ini hanya memberikan pernyataan sikap yang intinya pihaknya meminta kepada Yusuf Mansur untuk mengembalikan seluruh dana investasi.

“Kemudian, kami juga minta klarifikasi di antaranya terkait pernyataan YM (Yusuf Mansur, red) yang menyatakan investasi batu bara yang ada di Kota Wisata Cibubur adalah hoaks. Itu saya katakan benar bukan hoaks. Ada investasi, ada korbanya,” tegasnya.

Ditambahkan Zaini, para korban dari masing-masing kasus investasi Yusuf Mansur dari beberapa kota di Indonesia sudah mulai membentuk perwakilan.

“Kapan Anda (Yusuf Mansur, red) ada di rumah? Kami akan datang lagi dengan korban yang lebih banyak. Kalau tidak dapat kami tagih di dunia, akan kami tagih kau di akhirat, Yusuf,” tutupnya.

Baca juga: Ternyata, Yusuf Mansur Sedang di Yaman saat Rumahnya Digeruduk Massa Korban Kasus Investasi

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Editor: Rahmat Fitranto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE