26 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Akibat Pertalite Tercampur Air Hujan, SPBU Ini Ditutup oleh Pertamina

JAKARTA, duniafintech.com – PT Pertamina Patra Niaga meminta maaf kepada pengendara sepeda motor yang berkeluh kesah bahwa kendaraannya tidak bisa beroperasi lantaran saat mengisi bensin jenis Pertalite ternyata tercampur dengan air hujan. Bahkan akibat peristiwa tersebut SPBU di wilayah Rengasdengklok, Kabupaten Karawang harus tutup beroperasi. 

Area Manager Communication, Relation & CSR REgional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan mengungkapkan kejadian tersebut berawal dari seorang pengendara sepeda motor data ke SPBU menyampaikan keluhan karena mesin sepeda motornya tidak dapat dinyalakan setelah melakukan pengisian Pertalite. 

Baca juga: Kembangkan Digitalisasi SPBU, Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Bakal Tepat Sasaran

Dia menjelaskan konsumen tersebut menguji kondisi motornya dengan mengambil sampel BBM yang masuk ke tangki motor. Hasilnya, ternyata BBM tersebut tercampur dengan air. Kondisi BBM jenis Pertalite tercampur air hujan tersebut dibenarkan oleh mekanik yang sengaja didatangkan pihak SPBU untuk melakukan pengecekan.

“Terjadi insiden BBM jenis Pertalite tercampur air yang terjadi di SPBU 34.413.06 Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pada Selasa, 3 Januari 2022 pukul 12.32 WIB,” kata Eko melalui siaran persnya yang diterima oleh duniafintech.com. 

Eko mengungkapkan pihak SPBU tersebut langsung melakukan pengecekan ke tangki penyimpanan BBM yang diduga terkena rembesan air hujan dan kondisi saat ini sudah steril, tangki penyimpanan BBM sudah diperiksa ulang dan dikeringkan dari sisa air. 

Baca juga: Hore! BBM Non Subsidi Cs Harganya Turun pada Pukul 14.00 WIB

Dia menambahkan pengelola SPBU juga telah memberikan kompensasi kepada konsumen yang mengisi BBM Pertalite pada tenggang waktu tersebut. Eko memastikan pengelola SPBU telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari Polsek Rengasdengklok. Saat ini SPBU berhenti beroperasi untuk penanganan lebih lanjut dan untuk layanan pengisian BBM masyarakat dapat ke SPBU terdekat yaitu SPBU 34.413.25 dan SPBU 34.413.31 Rengasdengklok.

“Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Eko.

Baca juga: BPH Migas Pastikan Stok BBM Aman untuk 21 Hari Mendatang

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE