26.7 C
Jakarta
Kamis, 29 September, 2022

Apa Itu Sandbox Kripto (SAND) dan Kenapa Harganya Naik Drastis?

Kripto Sandbox (SAND) naik ratusan persen sekitar dua hari. Apa itu Sandbox (SAND) dan mengapa harganya naik drastis? 

Trading aset kripto saat ini sudah menjadi tren dimana-mana. Terutama bagi masyarakat Indonesia. Apalagi, saat ini ada banyak platform tempat jual beli aset kripto seperti Indodax dan terus hadirnya kripto-kripto baru. 

Dalam dua hari ini, aset kripto Sandbox (SAND) sedang naik daun. Naik sekitar dua kali lipat atau ratusan persen dalam dua hari. Ini juga membuat orang banyak membeli aset kripto SAND. 

Awalnya, SAND hanya dijual Rp15.000 saja. Namun, dalam dua hari, naik leboh tiga kali lipat ke Rp48.000, 2 November 2021. Hari itu juga, SAND memuncaki kripto yang paling banyak dibeli dengan total trading volume sekitar Rp200 miliar di market Indodax. 

Apa Itu Sandbox (SAND)?

Sandbox (SAND) adalah platform unik karena memperkenalkan teknologi blockchain ke dunia game. Industri game adalah pasar besar yang belum tersentuh dalam hal adopsi teknologi blockchain. 

Baca Juga :

SAND menciptakan ekosistem di mana para gamer dapat membuat dan mengumpulkan aset berbasis blockchain. Selain itu,  proyek ini bertujuan untuk merevolusi pasar.

Sandbox menciptakan metaverse dari pemain yang terlibat yang berkontribusi pada pengembangan platform lebih lanjut. Tidak hanya itu, dengan memperkenalkan token SAND, Sandbox mempromosikan tata kelola yang terdesentralisasi. 

SAKSIKAN VIDEO BERIKUT

Ini juga memungkinkan pengguna untuk berbagi pandangan dan ide mereka tentang pengembangan proyek. Perusahaan ini memulai dengan sukses dan menarik dukungan serta investasi dari banyak nama besar di industri game.

Kenapa SAND Naik Drastis? 

Penyebab harga SAND naik drastis adalah platform NFT gaming ini mendapatkan pendanaan dari Softbank sekitar USD93 juta. 

Menurut CEO Sandbox Arthur Madrid mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun beberapa bidang NFT baru seperti fashion, arsitektur, konser virtual, art gallery dan museum. 

“Kami akan mengembangkan ekosistem yang akan membuka bidang pekerjaan baru untuk para pengguna NFT,” katanya. 

Sebagai crypto dan blockchain yang bergerak di bidang NFT atau sistem pelelangan karya, Sandbox sudah memiliki 165 brand partner. Para partner mereka, diantaranya : Snoop Dogg, The Walking Dead, The Smurfs, Care Bears, Atari and CryptoKitties.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE