24.5 C
Jakarta
Sabtu, 13 Agustus, 2022

APPLE TETAPKAN PUSAT RISET DI BSD

duniafintech.com – Apple diwajibkan pemerintah membangun pusat riset di Tanah Air sebagai syarat memasarkan iPhone di Indonesia. Apple pun telah mematuhi syarat tersebut. Lokasi pusat riset pertama di Indonesia yang dipilih akan berlokasi di Green Office Park, BSD City, Tangerang, Banten.

Baca juga : STARTUP INI RAIH DANA $12 JUTA UNTUK AI?

Hal ini dikemukakan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang ditemui di Hotel Shangri-La, Selasa (17/4/2018). Sebagai informasi, penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) center Apple yang pertama di Indonesia ini  bernilai investasi sebesar US$ 44 juta atau setara Rp 588 miliar untuk tiga tahun.

Baca juga : SOFTBANK SUNTIKAN DANA KE FINTECH LOKAL

Sebanyak 300 hingga 400 pekerja lokal nampaknya akan direkrut. Tidak ketinggalan raksasa IT asal California, AS ini pun digadang-gadang akan memberikan program pelatihan untuk menghasilkan tenaga pengajar di pusat riset tersebut.

Baca juga : IBLOCKCHAIN SUMMIT 2018 CHINA

Selain itu, Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat ini juga tengah melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk menambah pusat riset di dua lokasi lain di Indonesia dalam waktu dekat, dengan kemungkinan salah satunya terletak di Nongsa, Batam atau Bali.

Menurut Airlangga, pusat inovasi ini bertujuan untuk menciptakan teknologi digital terbaru milik Apple, termasuk pengembangan aplikasi yang dapat digunakan pada gawai yang mereka produksi. Investasi di bidang piranti lunak dan riset ini sebagai upaya untuk memenuhi TKDN 30% sehingga dapat menjual perangkat besutan mereka di Indonesia.

Apple sudah melakukan inovasi, nanti dilihat mungkin bulan depan sudah bisa di-launch, baru yang di Serpong. Sementara untuk dua lainnya sedang dilakukan studi, satu di Jawa dan satu di luar Jawa, ujar Airlangga yang dikutip dari cnbcindonesia.com

Airlangga mengklaim pusat riset Apple ini adalah pusat riset yang ketiga di dunia, sesudah di Brasil dan Italia, sehingga pemerintah akan terus mendorong supaya Indonesia agar dapat menjadi the next digital hub, khususnya di Asia Tenggara.

Written by : Dinda Luvita
Picture by : Pixabay.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Fintech Indonesia: Daftar Pinjol 24 Jam Langsung Cair

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia hari ini akan membahas tentang daftar pinjaman online 24 jam langsung cair yang bisa kamu coba. Penting diketahui bahwa...

Menteri Bahlil: Siap-Siap Untuk Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga BBM subsidi, lantaran harga minyak dunia sudah melampaui harga minyak di APBN sekitar US$63...

Makin Populer, Ini Dampak Positif Metaverse dalam Kehidupan

JAKARTA, duniafintech.com - Dampak positif Metaverse dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Teknologi ini bisa mendukung aktivitas manusia.  Saat ini dunia digital atau metaverse ini tengah...

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...
LANGUAGE