30.9 C
Jakarta
Minggu, 25 Februari, 2024

Baby Doge: Cara Kerja, Keunikan, hingga Pergerakan Harganya

JAKARTA, duniafintech.com – Baby Doge adalah salah satu kripto yang mencuri perhatian akhir-akhir ini di pasar aset kripto di mata investor. Adapun Baby Doge merupakan salah satu jenis altcoin yang berasal dari Dogecoin.

Baby Doge, yang diperkenalkan pada Juni 2021, menggunakan teknologi blockchain yang serupa dengan Dogecoin tetapi memiliki perbedaan dalam pengaturan dan tujuannya. Kripto ini juga merupakan bagian dari fenomena “meme coin,” di mana koin-koin kripto sering kali muncul sebagai reaksi terhadap popularitas Dogecoin yang meroket.

Daya tarik kripto ini bagi banyak orang terutama berkaitan dengan hubungannya dengan Dogecoin. Dogecoin telah menjadi sangat terkenal di komunitas kripto, baik di dalam maupun di luar negeri, terutama karena dukungan dari selebriti dan liputan media.

Sebagai turunan Dogecoin, kripto ini menarik minat para penggemar Dogecoin yang ingin mencoba kripto lain yang terinspirasi oleh meme yang sama. Selain itu, koin meme ini menarik perhatian karena potensinya untuk pertumbuhan nilai dan keuntungan jangka panjang sebagai salah satu kripto terbaru.

Untuk memahami lebih dalam tentang Baby Doge, termasuk cara kerjanya, keunikannya, pergerakan harga, dan perbedaannya dengan Dogecoin, mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Cara Trading Kripto di INDODAX, Cuan sudah Menantimu!

ISFF 2023 INDODAX

Apa Itu Baby Doge Coin (BABYDOGE)?

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, Baby Doge Coin (BABYDOGE) adalah sebuah koin meme yang diperkenalkan pada bulan Juni 2021 oleh seorang penggemar Dogecoin.

Meskipun namanya mirip dengan Dogecoin, kripto ini pada dasarnya adalah token tanpa utilitas teknologi. Namun, kripto ini memiliki tingkat deflasi yang tinggi dan sistem staking terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk memberikan penghargaan berupa koin BABYDOGE kepada para pemegang koinnya (HODLer) setiap kali terjadi transaksi di jaringannya.

Penting untuk dicatat bahwa daya tarik kripto ini terletak pada peranannya sebagai alat amal. Sesuai dengan whitepaper-nya, kripto ini berkomitmen untuk menyelamatkan anjing-anjing di seluruh dunia yang membutuhkan bantuan.

Lebih lanjut, kripto ini memiliki dompet amal atau charity wallet yang mendapatkan 2,2% dari total pasokan koin. Dompet ini menerima 2,2% dari biaya transaksi sebesar 5% yang didistribusikan kepada para pemegang token.

Hingga saat ini, tim pengembang telah menyumbangkan dana sebesar $75.000 atau sekitar Rp1 miliar kepada Paws With Cause, sebuah organisasi nirlaba yang membantu anjing-anjing di tempat penampungan lokal. Organisasi ini berbasis di Everett, Washington, Amerika Serikat.

Sementara itu, harga kripto ini saat ini sangat rendah, yaitu sekitar Rp0,00001691. Hal ini disebabkan oleh jumlah pasokan koin yang terbatas.

Bagaimana Baby Doge Coin Bekerja?

Baby Doge mengenakan biaya transaksi sebesar 10% pada setiap transaksi penjualan. Tujuan dari biaya transaksi ini adalah untuk menjaga agar jaringan kripto ini tetap aktif dan memberikan kesempatan kepada para pemegang token untuk menyimpan aset mereka dalam jangka panjang (HODL).

Dalam mekanisme kerjanya, 5% dari biaya transaksi tersebut akan didistribusikan kepada semua pemegang token, dengan jumlah yang sesuai dengan besaran aset yang dimiliki oleh masing-masing pemegang. Sementara itu, 5% sisanya akan dibagi menjadi dua bagian, masing-masing sebesar 2,5%. Sebagian dari 2,5% tersebut akan dimiliki oleh Baby Doge Coin, sementara sisanya akan dijual ke koin liquidity pool.

Lebih lanjut, sistem smart staking yang terintegrasi didesain untuk memberikan penghargaan kepada pemegang kripto ini. Dengan adanya sistem ini, lebih banyak aset kripto ini akan ditambahkan ke dompet pemegang token jika ada pengguna lain yang menyelesaikan transaksi di jaringan kripto ini.

Keunikan Baby Doge Coin

Salah satu poin penting adalah kripto ini merupakan cryptocurrency pertama yang memiliki tujuan amal yang jelas. Tim pengembang koin kripto ini terus berupaya keras untuk mewujudkan misi ini.

Salah satu fitur unik dari kripto ini adalah fokusnya sebagai “mata uang sosial” dengan komunitas yang kuat. Di samping itu, sistem tokenomics yang unik memberikan insentif bagi kegiatan amal, memberikan reward lebih besar kepada mereka yang menyumbang dengan jumlah token yang lebih besar, dibandingkan dengan mereka yang tidak menyumbang sama sekali atau menyumbang dalam jumlah kecil.

Hal ini pada akhirnya mendorong pengguna Baby Doge Coin untuk tidak hanya menyumbangkan uang, tetapi juga waktu dan energi dalam kegiatan sukarela atau penggalangan dana. Ini memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan orang lain yang memiliki minat dan tujuan yang sama, menciptakan komunitas yang lebih kuat dan bersatu.

Baca juga: MEME COIN MASIH BANYAK DIMINATI, TERMASUK 10 BESAR DI INDODAX

Baby Doge

Pergerakan Harga

Meskipun memiliki visi amal yang kuat, Baby Doge Coin mengalami fluktuasi harga yang signifikan sejak peluncurannya pada tahun 2021. Berikut adalah sejarah pergerakan harganya:

1. Tahun 2021

  • Awal Tahun: Diluncurkan pada awal tahun, BabyDoge mencapai harga $0,000000000176 pada 13 Juni 2021.
  • Puncak Harga: Harga Baby Doge Coin mencapai nilai tertinggi sepanjang masa (ATH) pada 4 Juli, yakni $0,000000007695.
  • September: Pada 17 September 2021, harga turun menjadi $0,000000000813.
  • Oktober: Harga memantul kembali pada 30 Oktober 2021, menyentuh $0,0000000005006.
  • Desember: Harga mencapai titik terendah periode pada 14 Desember 2021, yaitu $0,000000001314, sebelum kembali mendapatkan momentum dan menutup tahun di $0,0000000001908.

2. Tahun 2022

  • Januari: Pada 19 Januari 2022, Baby Doge diperdagangkan di $0,0000000057.
  • Februari: Terjadi kenaikan signifikan pada bulan Februari, mencapai $0,000000004084, namun harga kemudian turun.
  • Februari – Maret: Harga menyentuh titik terendahnya setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, yaitu $0,0000000026. Namun, seiring waktu, harga naik kembali, mencapai $0,000000003625 pada 28 Maret 2022.
  • April: Setelah pengumuman larangan perdagangan kripto oleh China pada 11 April, harga turun tajam ke $0,000000002156.
  • Mei: Pasar kembali terguncang setelah peristiwa depegging stablecoin terraUSD dan keruntuhan cryptocurrency LUNA yang terkait. Hal ini membuat harga Baby Dogecoin jatuh ke level terendahnya pada 12 Mei 2022, yaitu $0,000000000823.

Mengenal Perbedaan Dogecoin dan Baby Doge Coin

Penting untuk memahami perbedaan antara Dogecoin dan Baby Doge Coin, dua cryptocurrency yang populer di kalangan penggemar crypto saat ini. Dogecoin telah ada dalam pasar untuk waktu yang lebih lama dan dikenal sebagai salah satu mata uang kripto yang paling banyak diperdagangkan berdasarkan kapitalisasi pasar.

Berikut adalah perbedaan kunci antara Dogecoin dan Baby Doge Coin yang perlu diketahui:

  • Nama Ticker: DOGE >< BABYDOGE
  • Pasokan Token: Tidak tersedia >< Tidak tersedia
  • Pasokan yang Sudah Beredar: 132.670.764.300 DOGE >< — (informasi pasokan yang beredar Baby Doge Coin tidak tersedia)
  • Kapitalisasi Pasar: $18,578,067,162 (DOGE) >< — (informasi kapitalisasi pasar Baby Doge Coin tidak tersedia)
  • Tanggal Pembuatan Token: 6 Desember 2013 (DOGE) >< 1 Juni 2021 (BABYDOGE)
  • Penambahan Token: Tidak, tidak dapat ditambang (DOGE) >< Tidak, tidak dapat ditambang (BABYDOGE)
  • Penemu: Billy Markus dan Jackson Palmer (DOGE) >< Seseorang yang menggunakan nama samaran Ryoshi (BABYDOGE)

Baca juga: Perbedaan Staking dan Earn Aset Kripto, Simak Selengkapnya di Sini

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE