33.6 C
Jakarta
Jumat, 25 September, 2020

BANK BOLLYWOOD TERAPKAN SISTEM KEUANGAN BLOCKCHAIN

duniafintech.com – Bank sentral India bersiap untuk menerapkan proses keuangan termasuk pengelolaan sistem know your customer (KYC) dengan menggunakan solusi Blockchain.

Ohiya, Bank Sentral India (SBI) sebagai bank sektor publik, milik pemerintah negara, SBI adalah perusahaan perbankan terbesar India dengan nilai aset lebih dari $460 milyar dan layanan di sejumlah bidang seperti perbankan, ritel, pembiayaan dan asuransi.

Di awal bulan Februari mendatang, SBI memimpin dalam pembangunan ‘Bankchain’. Sekedar informasi, negara Bollywood ini merupakan negara pertama yang mengadakan konsorsium Blockchain keuangan yang terdiri dari bank terbesar India (baik negeri maupun swasta) bersama perusahaan teknologi, seperti IBM dan Microsoft untuk mengembangkan dan menerapkan aplikasi Blockchain untuk industri jasa keuangan.

Bank Sentral India saat ini sudah mendesak pelaksanaan teknologi desentralisasi pertama dengan menggunakan solusi Blockchain untuk mengelola know your customer, melalui kemitraan baru dengan perusahaan raksasa teknologi Intel sebagai konsorsium resmi dewan penasihat teknologi.

Blockchain enterprise akan berjalan pada Hyperledger Sawtooth, modular platform untuk mengembangkan dan menyebarkan Blockchains, dikembangkan oleh Intel yang dipimpin yayasan linux open source. Blockchain juga akan menambah perangkat lunak Intel penjaga ekstensi (SGX) untuk meningkatkan privasi Blockchain, keamanan dan skalabilitas. Solusi Blockchain diberikan oleh Primechain, sebuah perusaahan startup Blockchain India sebagai penggagas konsorsium Bankchain.

Seperti dilaporkan oleh Economic Times, solusi dengan menggunakan Blockchain akan meningkatkan efisiensi lembaga keuangan yang terdiri dengan kerahasiaan data transaksi terjamin dan keamanan terjaga. Menurut kepala inovasi Bank Sentral India, Sudin Baraokar, bank sektor publik berminat dalam mengembangkan kasus penggunaan Blockchain melalui kolaborasi dengan bank lain untuk mempercepat proses platform secara beta.

Secara official Bank Sentral India menyatakan:

“Dengan pemanfaatan komponen blockchain guna membangun blockchain seperti Intel SGX dan Hyperledger Sawtooth dan Primechain’s, kita bisa menyadari munculnya layanan fintech P2P lending, crowdfunding dan pasar digital yang memungkinkan inklusi keuangan.”

Selain nantinya sudah menggunakan teknologi Blockchain, bank-bank yang berpartisipasi akan dapat berbagi program-program keuangan lainnya, seperti mencegah pencucian uang dan melawan terorisme.

Source: Economic Times

Writer: Romy Syawal

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bank dan Fintech Ini Salurkan Pendanaan Rp 500 M Untuk UMKM Desa

DuniaFintech.com - Bank dan fintech ini salurkan pendanaan Rp 500 M untuk UMKM desa? Ya! PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk...

Modal Smartphone Pinjam Uang 20 Juta langsung Cair Bisa Mudah Didapatkan, Mau?

Duniafintech.com - Memang ada platform yang menyediakan pinjam uang 20 juta langsung cair dan aman terdaftar OJK? Tentu ada dong, dengan kecanggihan...

Mandiri Capital Suntikkan Dana Seri A untuk Startup PoS iSeller

DuniaFintech.com - Startup teknologi Point of Sales (PoS) iSeller mendapatkan kucuran dana tahap Seri A oleh Mandiri Capital sebagai pimpinan lingkaran pendana....

Deretan Aplikasi Penghasil Uang untuk Tambah Isi Kantong Selain Aplikasi GoIns

Duniafintech.com - Di Era jaman serba digital ini semua kemungkinan dapat terwujud. Dengan kemajuan teknologi yang canggih, Anda bisa menghasilkan uang dengan...

Strategi Mitigasi KoinWorks untuk UKM di Masa Resesi

DuniaFintech.com - Penyelenggara jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) KoinWorks menjelaskan tentang cara pencegahan pelaku UKM dalam bertahan dan memulai adaptasi terhadap perangkat...
LANGUAGE