31.2 C
Jakarta
Minggu, 7 Juni, 2020

Bank Terbesar Filipina Gunakan Teknologi Ethereum

duniafintech.com – UnionBank, bank terbesar Filipina akan bekerja sama dengan perusahaan teknologi perangkat lunak Blockchain yang berbasis di AS, ConsenSys yang didirikan oleh co-founder Ethereum, Joseph Lubin untuk membantu lembaga keuangan lokal dalam mengintegrasikan Ethereum dan platform berbasis Blockchain.

Baca juga: KEJUTAN RAMADHAN, INFINIX HOT S3 TAMPIL BARU

Industri yang Berfokus pada Remittance

Filipina memiliki infrastruktur keuangan yang unik, dan bank-bank menyadari bahwa hanya kelas atas dan individu berpenghasilan tinggi yang mampu membayar layanan perbankan. Sebagian besar individu dan bahkan bisnis bergantung pada jaringan pengiriman uang lokal dan outlet seperti M Lhuillier, Cebuana Lhuillier, Palawan, dan LBO untuk mengirim dan menerima pembayaran baik domestik maupun internasional.

Gerai remitansi sering lebih mudah diakses di daerah pedesaan dan provinsi, terutama di daerah-daerah yang tidak menguntungkan bagi bank untuk mendirikan kantor dan menjalankan semua operasi inklusif. Di kota-kota besar seperti Cebu, outlet pengiriman uang terlihat di setiap sudut setiap jalan, kadang-kadang berjarak 10 meter dari satu sama lain.

Alasan utama di balik kesulitan memperoleh rekening bank dan layanan di Filipina adalah keseimbangan dasar yang disyaratkan oleh lembaga keuangan. UnionBank, misalnya, mengharuskan pengguna untuk menyimpan lebih dari $ 2.000 sebagai saldo default, dan kegagalan untuk mempertahankan saldo lebih dari $ 2.000 dapat berakibat hukuman.

Baca juga: PROTOKOL BLOCKCHAIN TARI RILIS DI MONERO

Di negara dengan remitansi yang sangat fokus seperti Filipina, teknologi apa pun yang dapat memberikan transparansi, keamanan, ketangguhan, dan efisiensi dalam memproses transaksi sangat penting. ConsenSys dan UnionBank percaya bahwa Blockchain dapat menjadi teknologi yang mungkin dapat secara drastis meningkatkan infrastruktur keuangan dan ekosistem Filipina saat ini.

Justo Ortiz, ketua UnionBank, menyatakan bahwa Blockchain bisa ‘memecahkan lubang inklusivitas keuangan’ jika diterapkan dan dikomersilkan dengan tepat.

Dalam beberapa bulan mendatang, ConsenSys dan UnionBank akan bekerja sama untuk memanfaatkan Kaleido, solusi blockchain perusahaan yang diluncurkan di atas protokol Blockchain Ethereum, untuk memproses informasi dan transaksi secara lebih aman dan transparan.

Alai Garcia, ConsenSys Solutions Lead di Asia Pasifik, mengatakan bahwa UnionBank adalah klien bank pertama mereka di Filipina dan bahwa negara tersebut dapat menjadi salah satu dari beberapa wilayah di dunia yang dapat memaksimalkan manfaat menggunakan blockchain baik sebagai sektor publik maupun swasta tertarik untuk menerapkan teknologi Blockchain ke sistem yang ada.

“Nafsu kita untuk bereksperimen adalah menghangatkan negara untuk perubahan transformasional yang signifikan untuk generasi mendatang,” kata Garcia.

Source: ewsbtc.com

Written by: Dita Safitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Jenis Aset Kripto yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memulai Investasi

DuniaFintech.com - Istilah cryptocurrency dan aset kripto sering digunakan secara bersamaan. Faktanya, cryptocurrency hanyalah salah satu dari beberapa jenis aset kripto. Oleh karena itu, ada...

Cari Pinjaman Cepat Tanpa Jaminan? 3 Aplikasi ini Siap Bantu

DuniaFintech.com - Seringkali ketika kita tengah membutuhkan dana secara cepat selalu disulitkan oleh berbagai macam persyaratan terutama adanya jaminan. Namun kini banyak...

Aset Digital Ini Buat Uang Anda ‘Bekerja’ di Akhir Pekan!

DuniaFintech.com – Laju pergerakan aset digital pada akhir pekan ini (6/6) layak dicermati. Peningkatan tren positif di hari sebelumnya berpotensi untuk menghadirkan...

Hadapi Era New Normal, Koinworks Fokus Dampingi UMKM Digital

DuniaFintech.com - Seluruh masyarakat Indonesia tengah mempersiapkan diri dalam memasuki era new normal. Begitu pun dengan kondisi perekonomian Indonesia yang perlahan memasuki...

Prediksi Bitcoin Tahun 2020, Ini Analisa Bloomberg

DuniaFintech.com - Setelah Bitcoin Halving Day pada 12 Mei 2020 terjadi, kabar terkait prediksi bitcoin semakin banyak dicari. Prediksi bitcoin di tahun 2020...
LANGUAGE