28.2 C
Jakarta
Rabu, 6 Juli, 2022

BEASISWA UNTUK PEMILIK STARTUP DAN UKM DI JAKARTA,

duniafintech.com – Kabar baik untuk startup dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang berada di Jakarta. Sebagaimana dilansir dari laman Berita Satu, Pemprov DKI, Jakarta Smart CIty, dan beberapa coworking space bersinergi untuk memberikan 50 beasiswa virtual office dan 50 coworking pass untuk startup dan UKM di Jakarta. Coworking space tersebut adalah Jakarta Creative Hub, North Jakarta Entrepreneur Center (NJEC) di Cre8 PIK Avenue dan JSC Hive. Kabar menarik ini tentu bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan usaha Anda.

“Pemprov DKI Jakarta sangat memperhatikan kebutuhan pengusaha kecil dan pemilik startup. Untuk itu, PERJAKBI (Perhimpunan Jasa Kantor Bersama Indonesia) ingin berkontribusi dalam mendukung program pemerintah yang dapat meningkatkan iklim kewirausahaan di DKI, ” ujar Erwin Soerjadi, CEO Cre8 Coworking space.

Ada dua beasiswa yang bisa diraih, yaitu :

  • Beasiswa Virtual Office, ditujukan untuk kebutuhan domisili usaha. Beasiswa yang diberikan berupa paket Virtual Office lengkap di lebih dari 20 lokasi di Jakarta, fasilitas meeting pada lebih dari 40 titik, bantuan pengurusan domisili usaha, Networking dan Mentoring oleh Kejora dan Cre8.
  • Beasiswa Coworking Space, ditujukan untuk kebutuhan tempat kerja. Beasiswa yang diberikan berupa penggunaan coworking 100 jam di Cre8 Coworking space PIK dan TB Simatupang, fasilitas meeting di lebih dari 40 titik, prioritas untuk menghadiri event-event startup, dan Networking dan Mentoring oleh Kejora dan Cre8.

Diharapkan adanya beasiswa virtual office dan coworking space, dapat membantu pemilik startup dan UKM pada biaya sewa maupun ikatan kontrak panjang yang memerlukan dana cukup besar.

“Nantinya, penyewa juga akan diberikan tempat usaha atau domisili untuk legalitas dalam menjalani usaha, tergantung dari pengajuan mereka. Hal ini juga berkat dukungan beberapa penyedia seperti, EV Hive, vOffice dan Servio, ada juga dukungan dari Venture Capital ternama yakni Kejora ventures, dan dan East Ventures,” kata Erwin.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta, Edi Djunaedy menyampaikan bahwa Pemprov DKI berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan mempermudah proses perizinan usaha serta meningkatkan pelayanan termasuk juga memberikan tempat yang jelas untuk keberadaan Virtual Office.

Tanggal pendaftarannya sudah dibuka semenjak bulan Juni lalu, dan batas pengajuannya hingga tanggal 31 Desember 2017. Jadi, jangan sampai lewatkan kesempatan ini!

Source : startlaeducation.com

Written by Fenni Wardhiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Mobil Zurich Review: Keunggulan hingga Premi

JAKARTA, duniafintech.com – Selain dikenal dengan asuransi kesehatan Zurich Indonesia, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (ZAI) juga punya asuransi mobil Zurich. Asuransi mobil dari Zurich...

Akulaku Vs Kredivo, Mana yang Lebih Baik?

JAKARTA, duniafintech.com – Manakah yang lebih baik antara Akulaku vs Kredivo sebagai platform penyedia PayLater pilihan banyak orang saat ini? Sebagai informasi, Akulaku dan Kredivo...

Deretan Platform Crypto Terbaik di Indonesia, Nomor Satu Punya 5,3 Juta Member

JAKARTA, duniafintech.com - Aset kripto atau cryptocurrency semakin digandrungi para investor untuk berinvestasi. Aset mata uang digital tersebut semakin merajai dunia investasi era kini....

Zipmex vs Indodax: Dua Platform Jual Beli Aset Kripto Populer, Mana yang Lebih Baik? 

JAKARTA, duniafintech.com  - Cryptocurrency atau aset mata uang kripto menjadi instrumen investasi yang semakin diminati masyarakat. Namun dalam berinvestasi, tentu ada pilihan menggunakan exchange...

Cara Menaikkan Limit DANA PayLater agar Disetujui

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menaikkan limit DANA PayLater sebenarnya tidaklah sulit alias gampang sekali asalkan kamu tahu persyaratannya. Kabar gembiranya, sebagai pengguna layanan ini, kamu...
LANGUAGE