26.2 C
Jakarta
Jumat, 4 Desember, 2020

Bisnis Digital Menarik Perhatian, Bagaimana dengan E-Commerce?

duniafintech.com – Bisnis digital menarik perhatian berbagai macam kalangan, bisnis digital di Indonesia disebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto tumbuh dua kali lipat dibanding pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 9,98 – 10,7 persen.

Baca juga :Facebook Tunda Peluncuran Mata Uang Digital Libra

Airlangga memproyeksikan pertumbuhan bisnis digital akan mencapai 11 persen di 2019 karena seluruh wilayah Indonesia akan terhubung dengan internet. Sejalan dengan bisnis digital menarik perhatian tersebut, para pelaku e-commerce berbondong-bondong menyiapkan infrastruktur teknologi yang memadai untuk beradaptasi.

Salah satunya yang dilakukan perusahaan e-commerce ternama, yaitu Amazon. Melihat gelagat bisnis digital menarik perhatian berbagai macam kalangan ini Amazon dikabarkan telah mengakuisisi sebuah startup yang berfokus pada pengembangan perangkat yang saling terkait 2lemetry. Langkah ini dilakukan Amazon untuk memantapkan strateginya dalam pengembangan solusi berbasis Internet of Things (IoT).

Jika menelisik perkembangan e-commerce, bisnis digital ini dimulai sekitar tahun 90-an dimana ketika internet memungkinkan terjadinya komunikasi atau pertukaran informasi antara pihak penjual dan konsumen hingga momentum perkembangan tersebut dilanjutkan sampai era e-commerce 4.0 saat ini.

Baca juga : Neufund Luncurkan STO Pertama untuk Investor Ritel

Era e-commerce 4.0 sendiri ditandai dengan banyaknya pelaku e-commerce yang menerapkan strategi O2O serta maraknya penggunaan inovasi teknologi seperti kecerdasan buatan, dan internet of things (IoT).

Dijumpai dalam pagelaran konferensi e2eCommerce, Ketua ASIOTI (Asosiasi IoT Indonesia), Teguh Prasetya menjelaskan potensi IoT yang luas memungkinkan pemrosesan data lebih cepat dan pergerakan informasi lebih aman untuk personalisasi pengalaman e-commerce yang lebih baik.Hal ini pula membuka peluang perusahaan untuk memperluas kategori produk, mengingat hampir semua orang di dunia terhubung dengan internet.

Ketika berbicara mengenai bisnis digital menarik perhatian berbagai kalangan, hal tersebut juga mengharuskan para pelaku industri e-commerce untuk menghadirkan inovasi terbaru, menyikapi kesiapan konsumen dan mitra bisnis dalam mengadopsi teknologi terkini.

Selain itu, diversifikasi kategori produk untuk menjawab kebutuhan konsumen, dan bagaimana industri kreatif di Indonesia dapat memberikan kontribusinya dalam meningkatkan kreativitas para pelaku bisnis.

Baca juga : Siapkan UU Kejahatan Keuangan, Parlemen AS Kaji Blockchain jadi Dasar Hukum

– Dinda Luvita –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

KoinWorks Siap Dukung Ekonomi Digital untuk UMKM di 2021

DuniaFintech.com - Penyelenggara layanan keuangan digital, KoinWorks ​menyatakan akan mendukung pemanfaatan ekonomi digital pada industri UMKM Indonesia. Dalam Webinar bertajuk '#BangunResolusi Talks: Digitalisasi Keuangan...

Persiapkan Digital Hub untuk Indonesia, Telkomsigma Rilis Flou Cloud

Duniafintech.com - Perusahaan information communication & technology (ICT) solutions, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya Telkomsigma rilis Flou Cloud untuk mendukung pemerintah...

Facebook Membeli Startup Kustomer? Ternyata Ini Alasannya

DuniaFintech.com - Facebook membeli startup Kustomer? Kira-kira untuk apa ya? Startup Kustomer sendiri merupakan customer service startup. Startup ini mengintegrasikan layanan pelanggan online di...

Perusahaan Fintech STACS dan Bursa Malaysia Manfaatkan Blockchain untuk Pasar Obligasi

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech STACS mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan ikatan blockchain proof-of-concept ("POC") dengan Bursa Efek Nasional Malaysia, Bursa Malaysia. Kerja sama ini dilakukan...

Pinjam Duit Cepat Hingga 100 Juta Tanpa Jaminan Kini Bisa Lewat Fintech

Duniafintech.com - Kini layanan keuangan berbasis online bernama financial technology (fintech), sudah mulai banyak bermunculan. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang membutuhkan layanan finansial...
LANGUAGE