26.3 C
Jakarta
Sabtu, 13 Juli, 2024

Bagaimana Blockchain Kian Memikat Kebutuhan Generasi Masa Kini

duniafintech.com – Teknologi dewasa ini telah menjadi kebutuhan sehari-hari, setiap waktu dan kondisi. Keadaan itu meningkatkan kreativitas bagi para pelaku bisnis untuk menciptakan kemudahan buat generasi masa kini yang serba instan dan dinamis, seiring dengan pertumbuhan teknologi dan trend pasar saat ini, seperti teknologi Blockchain dan aset kripto.

Dylan Leighton, Chief Excecutive Technology @oracle-d, menggambarkan bahwa teknologi terus berlari, dan saat ini internet sudah menjadi kebutuhan di segala bidang di mana saja. Di masa depan, blockchain akan menjadi kebutuhan. Jika generasi masa kini tidak mengikutinya maka akan tertinggal.

Baca juga

Pernyataan itu sejalan dengan adanya kabar baru-baru ini bahwa The State Administration of Foreign Exchange (SAFE), akan mengujicobakan platform blockchain pembiayaan perdagangan lintas batas. Berita itu dilaporkan oleh kantor berita keuangan lokal CNStock pada 24 April. Menurut laporan itu, pengembangan platform diprakarsai oleh SAFE dan diselesaikan bekerja sama dengan Institut Penelitian Teknologi Blockchain Hangzhou.

Kabar lainnya datang dari Korea Selatan bahwa raksasa elektronik di negara itu, Samsung, berencana akan mengembangkan blockchain publik-swasta lengkap dengan token cryptocurrency-nya sendiri, dilansir dari cointelegraph.com dengan sumber anonim yang mengatakan kepada outlet berita industri crypto CoinDesk pada 24 April. Proyek ini dilakukan oleh divisi blockchain khusus perusahaan, yang muncul berdasarkan Ethereum (ETH), bersama dengan aset baru yang dijuluki Samsung Coin.

Berita itu, meski tidak dikonfirmasi secara resmi, muncul ketika Samsung melanjutkan berbagai langkahnya ke dalam bidang blockchain dan cryptocurrency.

Blockchain tidak hanya soal cryptocurrency

Keunggulan teknologi blockchain di berbagai bidang; ekonomi, keuangan, bisnis, pengentasan kemiskinan, bahkan dalam dunia politik memang tidak bisa dipungkiri. Berkaca pada penyelenggaraan pemilu di negara-negara lain, pendekatan terhadap teknologi Blockchain digadang-gadang bisa dimanfaatkan untuk meminimalisasi kisruh perdebatan soal keamanan dan akurasi data. Sebagaimana yang dilakukan di berbagai wilayah di Amerika Serikat (AS).

Pemerintah setempat di Kota Denver, Negara Bagian Colorado, AS, mempercayakan penyelenggaraan pemilu di daerahnya yang akan dilaksanakan pada Mei 2019 mendatang pada Voatz, startup-startup asal Massachussetts, Amerika Serikat (AS), yang secara spesifik mengkhususkan bisnisnya pada layanan teknis pemanfaatan blockchain untuk pemilu.

Blockchain dengan keunggulannya unuk penyimpanan data, transparansi, tidak mudah diretas, sampai pada jejaknya yang masih bisa ditelusuri, akan membuat semua pihak beralih pada teknologi ini di masa mendatang.

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa beberapa selebriti dunia mendukung cryptocurrency, seperti Ashton Kutcher, Paris Hilton, Drew Carey, dll. Di samping itu, tersiar pula kabar kehadiran BUZAR, sebuah proyek ICO baru yang didirikan oleh Mega Star Rusia, Olga Buzova.

Olga juga memutuskan menciptakan platform teknologi berkualitas berbasis blockchain yang membuatnya semakin terkenal dan pengaruhnya untuk dapat menjangkau generasi muda dengan cara baru. Ia kemudian menciptakan platform komunikasi peer-to-peer. Pada saat yang sama, ia ingin menggunakan BUZAR sebagai mekanisme untuk melibatkan bisnis dan individu, sehingga perdagangan akan menjadi lebih transparan dan lebih efisien.

picture: pixabay.com

-Sintha Rosse-

 

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU