25.8 C
Jakarta
Kamis, 6 Oktober, 2022

BLT Covid Dihapus Tahun Depan, Gantinya Bantuan Jenis Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Bantuan Langsung Tunai atau BLT Covid yang diperuntukkan bagi masyarakat di ceruk-ceruk daerah akan dihapus pada tahun 2023.

Bantuan jenis BLT Covid tersebut akan dikonversi untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, A Halim Iskandar mengungkapkan bahwa dihapusnya anggaran untuk penanganan pandemi juga bakal menghapuskan BLT (Bantuan Langsung Tunai) covid 19 pada 2023 tersebut. 

Baca juga: Sejak Pandemi, UMKM Go Digital Telah Mencapai 18,5 Juta

Meski demikian, Menteri yang akrab disapa Gus Halim itu mengungkapkan bahwa bantuan tersebut bakal dikonversi dengan bantuan lain yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di desa.

“2023 ketika pandemi ini sudah tidak ada lagi karena dampaknya sudah bisa ditangani, tentu BLT dana desa yang kebijakannya berdasarkan kondisi pandemi covid tentu akan diubah,” kata Gus Halim dalam sesi Ngopi Bersama Gus Menteri, dilansir dari IDX Channel, Sabtu (13/8/2022).

Sehingga menurutnya, BLT pada tahun 2023 kemungkinan masih dianggarkan, namun bukan untuk penanganan pandemi yang penyalurannya lebih lebih luas, akan tetapi untuk penanganan kemiskinan ekstrem.

“Bisa saja tetap ada BLT tetapi narasi pembangunan berbeda, tahun 2023 narasi yang mendasari penggunaan dana desa BLT adalah percepatan penanganan kemiskinan ekstrem,” lanjut dia. 

Baca juga: Raup Untung di Tengah Pandemi, Kimia Farma Bagikan Dividen Rp90 Miliar

Menurut Gus Halim, kemungkinan jumlahnya pun bakal berbeda daripada bantuan pada saat penanganan pandemi covid 19 selama ini. 

Hal ini karena menurutnya pada tahun 2023 hanya fokus pada penanganan kemiskinan ekstrem yang terjadi di daerah-daerah di tanah air. 

“Tahun 2023 tetap BLT, tapi yang dapat adalah miskin ekstrem, prediksi saya jumlahnya menurun, karena melawan kemiskinan ekstrem lebih kecil,” ujar Gus Halim.

“Ketika pandemi covid, prioritas dana desa untuk penanganan pandemi covid untuk BLT, memang prioritas pembangunan waktu adanya covid itu fokus penanganan terlebih dahulu,” tambah dia. 

Setelah BLT Covid dihapus nanti, pemerintah juga akan segera menyusun teknis dan realisasi bantuan bagi masyarakat yang layak mendapatkan dalam kategori kemiskinan ekstrem tersebut. 

Baca juga: Alami Siap Dukung Pemulihan UMKM Pascapandemi Melalui Teknologi Berbasis Syariah

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Online Terbaik – Tips Jaga Diri Kala Pancaroba Datang

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi online terbaik menjadi salah satu solusi memproteksi diri kala musim pancaroba datang kerap membawa penyakit. Perubahan cuaca dan suhu udara di...

Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM, jadi fokus pemerintah untuk memacu peningkatan produktivitasnya. Bank Indonesia menyampaikan dalam acara perhelatan internasional Presidensi G20,...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA dan BRI, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, Rabu (5/10/2022), menurut kurs yang tersedia, menguat pada level Rp 15.248 di perdagangan pasar spot. Adapun rupiah...

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Asal Sumatera Utara Meningkat 30,41 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Pertumbuhan investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai  memiliki potensi. Terbukti, investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara...

Berita Bitcoin Hari Ini: Wuih, Bitcoin Kembali ke US$20.000!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini datang dengan kabar menggembirakan. Pasalnya, Bitcoin kembali menyentuh level US$20.000. Sebagai informasi, harga mayoritas kripto utama kembali pada...
LANGUAGE