26 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Bobby Lee : Prediksi Harga Aset Kripto Bitcoin Tahun 2017

duniafintech.com Terkait melejitnya harga Bitcoin pada awal tahun 2017, Bobby Lee selaku CEO dari BTCC, memprediksi bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $7,000.

Baginya, peningkatan harga Bitcoin yang terus berlangsung, dilihat dari delapan tahun sebelumnya hingga sekarang, bukanlah hal yang mengejutkan. Karena dia menyakini Bitcoin semakin menjanjikan. Dia menyatakan  bahwa semua pengguna Bitcoin pasti memahami keunikan Bitcoin, dan momen-momen seperti ini telah dinantikan banyak masyarakat.

BTCC merupakan sebuah bursa Bitcoin di China dengan platform trading terbesar di pasar Bitcoin. Lebih lanjut, Bobby Lee mengatakan bahwa:

“Alasan orang-orang memberikan perhatian mereka kepada Bitcoin didasari oleh masalah geopolitical, seperti usaha demonetisasi di India dan Venezuela, kontrol modal asing di China, terlalu banyaknya uang yang beredar di negara-negara lain, terutama di Amerika Serikat, Jepang, dan lain-lain. Jadi, ketika sistem keuangan yang ada bermasalah, masyarakat akan beralih ke Bitcoin.”

Baca juga: Bitcoin Legal di Rusia, Harganya Meroket 40 Persen

Prediksi pergerakan harga Bitcoin yang semakin meningkat, juga didukung oleh semakin banyaknya perusahaan-perusahaan yang menerima pembayaran dengan Bitcoin, seperti Overstock.com, Rakuten, Dell, Expedia, dan lain-lain.

Di samping itu, pengguna Bitcoin yang melakukan trading dan menggunakannya untuk membeli kebutuhan primer, sekunder, dan tersier, seperti membeli makanan dan minuman, barang-barang elektronik, mobil mewah, dan lain-lain, juga semakin banyak. Hal tersebut membuktikan bahwa Bitcoin semakin populer. Sehingga dengan persediaan Bitcoin yang terbatas, yaitu hanya 21 juta BTC, sementara permintaan semakin melonjak, harga Bitcoin diprediksi akan terus bergerak naik di tahun 2017.

Baca juga: Bitcoin Uang Terdesentralisasi, Apakah Terdesentralisasi?

Ryan Rabaglia, Head Trader dari Octagon Strategy, mengungkapkan bahwa dia percaya pengunaan Bitcoin sebagai investasi alternatif yang sah akan menjadi tema utama di tahun 2017.

Senada dengan pendapat itu, Joe Lee, selaku pendiri dari Magnr, juga mengemukakan bahwa 2017 akan menjadi tahunnya Bitcoin, berkat adanya peningkatan transaksi dan semakin banyaknya proyek-proyek berbasis teknologi Blockchain yang semakin berkembang dan mendapatkan banyak dukungan.

Baca juga: Alasan Harga Bitcoin Diprediksi Naik di Masa Depan

Source: Cointelegraph dan Coindesk

-Sintha Rosse-

 

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE