25.6 C
Jakarta
Senin, 4 Maret, 2024

BPH Migas Perkirakan Penggunaan BBM Natal Tahun Baru Akan Meningkat

JAKARTA, duniafintech.com – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan BBM akan aman dalam memenuhi periode libur Natal dan Tahun Baru 2023. 

Kepala BPH Migas Erika Retnowati memperkirakan dalam periode Natal dan Tahun Baru akan terjadi peningkatan konsumsi BBM. Bahkan untuk Pertalite dan Solar akan mengalami peningkatan selama 20 hari kedepan.

Baca juga: BBM Subsidi Tepat Sasaran, ini Jurus Jitu BPH Migas

“Terkait dengan adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan. Kementerian Perhubungan baik perhubungan darat, laut dan udara terkait dengan peningkatan aktivitas pergerakan orang dengan transportasi umum maupun transportasi pribadi,” kata Erika.

Erika mengungkapkan secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman baik BBM, Gasoil, Kerosene maupun Avtur dengan ketahanan stok diatas 17 hari. Dia memprediksi akan terjadi peningkatan permintaan harian BBM selama Natal dan Tahun Baru. 

“Gasoline kurang lebih 5 persen. Kerosene kurang lebih 4 persen dan untuk Avtur kurang lebih 50 persen, sementara Gasoil diperkirakan turun sekitar 3 persen,” kata Erika. 

Sementara itu, Erika mengungkapkan untuk stok LPG nasional juga dijaga dalam kondisi aman dengan coverage days LPG berkisar 15 hari sampai dengan 17 hari kedepan. Ketersediaan LPG dijaga dengan penambahan pasokan LPG, baik fakultatif maupun extra doping (apabila diperlukan). 

Baca juga: Ini Upaya Persiapan BUMN Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

“Rata-rata alokasi harian agen atau penyalur LPG tabung 3 kilogram untuk bulan Desember lebih tinggi 8,97 persen jika dibandingkan dari bulan November 2022,” kata Erika. 

Erika mengatakan untuk kegiatan niaga pengangkutan, penyimpanan dan penyaluran gas melalui pipa maupun melalui SPBG akan beroperasi aman dan normal serta berfungsi baik. Subholding gas siap untuk menjaga keandalan penyaluran gas ke rumah tangga sebanyak 748.935 SR, 4.295 pelanggan komersial industri, menyalurkan BBG melalui 11 SPBG dan 3 MRU, serta mendukung PLN Group dalam menyalurkan energi listrik berbahan bakar gas dengan aman dan handal. 

“Kondisi pasokan tenaga listrik saat Natal dan Tahun Baru pada umumnya berada pada kondisi aman dan cadangan terpenuhi serta tidak melakukan pekerjaan atau pemeliharaan yang dapat mengganggu pasokan listrik selama siaga Natal dan Tahun kecuali pekerjaan perbaikan yang disebabkan gangguan,” kata Erika. 

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Aman Kata Mendag

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE