28.4 C
Jakarta
Minggu, 2 Oktober, 2022

Cara Beli Saham Online, Berikut Panduan dan Tipsnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara beli saham online terbilang mudah dan gampang. Dengan investasi di sektor saham, anda dapat meraih keuntungan. 

Saat ini, saham menjadi investasi yang tengah diminati masyarakat beberapa tahun terakhir. Selain pemerintah, banyak pihak swasta juga mengenalkan tren investasi saham melalui berbagai cara dan platform, salah satunya investasi saham secara daring alias online.

Untuk memulainya, Anda perlu tahu terlebih dahulu cara beli saham online tersebut. 

Melalui edukasi yang digencarkan, pemerintah dan swasta ingin menepis anggapan bahwa investasi saham merupakan sesuatu yang mahal dan hanya dapat dilakukan oleh segelintir orang. 

Kemajuan teknologi dan edukasi dewasa ini membuat segalanya jadi lebih mudah dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas untuk berinvestasi saham.

Baca juga: Belajar Yuk! Ini Tips Penting dan Cara Investasi Saham yang Tepat

Berinvestasi saham secara online kini bisa dilakukan baik oleh pemula ataupun mereka yang pemain lama. Bagi pemula, Anda harus mengetahui tahapan sebelum mulai membeli saham secara online.

Cara Beli Saham Online

Apa Itu Investasi Saham? 

Istilah investasi saham memang sudah akrab di telinga kita saat ini. Namun, jangan salah ya, sebagian masyarakat ada yang belum mengetahui tentang apa itu investasi saham. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), saham merupakan surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor.

Sedangkan berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saham dapat diartikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) pada suatu perusahaan atau Perseroan Terbatas.

Jadi, investasi saham adalah penanaman modal dalam bentuk penyertaan sejumlah dana oleh seseorang atau badan usaha yang mana melalui instrumen tersebut mereka memiliki klaim atas aset dan penghasilan perusahaan serta berhak menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Artinya jika anda memutuskan untuk membeli saham suatu perusahaan, maka secara otomatis kamu akan mendapatkan bagian dari kepemilikan perusahaan tersebut. 

Baca juga: Jangan Sampai Keliru, Begini Perbedaan Crypto dan Saham

Namun, anda juga harus bersiap saat melihat aktivitas perdagangan saham sehari-hari yang mengalami fluktuasi naik turun karena ini hal yang wajar akibat dari permintaan serta penawaran atas saham tersebut dan beberapa faktor lainnya. 

Cara Beli Saham Online

Langsung saja, berikut ini adalah cara beli saham online yang perlu kamu lakukan untuk mulai berinvestasi. Cara ini terbilang mudah, anda harus mampu memperhatikan berbagai aspek, di antaranya:

  • Tentukan broker saham yang terpercaya, memiliki legalitas jelas, dan jaringan luas ke bursa saham global. Kamu juga perlu mempertimbangkan fee atau biaya yang dikenakan kepada investor
  • Buka rekening saham melalui aplikasi dengan beberapa data yang harus dilampirkan seperti foto KTP
  • Buka rekening dana nasabah
  • Transfer modal awal kamu untuk membeli saham incaran
  • Beli saham secara online melalui website atau aplikasi broker
  • Untuk jual saham, kamu hanya perlu mengklik jual/sell pada saham yang ingin diuangkan
  • Jangan lupa lakukan analisis fundamental berkala, setidaknya pada laporan keuangan perusahaan yang dirilis setiap periode tertentu (kuartal, semester, tahunan).

Tips dan Strategi Investasi Saham Online

Selain itu, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut ini agar kamu bisa mengurangi risiko kerugian dalam berinvestasi saham. Berikut ini tipsnya:

  • Pahami transaksi beli dan jual saham serta momen yang pas ketika membeli dan menjual. Misalnya beli saat harga turun dan jual saat harga naik.
  • Perhatikan tren pergerakan saham sebab pergerakan nilai efek saham sangat tidak terprediksi, bisa berubah dalam hitungan menit, bahkan detik.
  • Gunakan fitur stock screener yaitu fitur yang ada di broker untuk memudahkan memfilter saham. Contohnya pilih beberapa saham sebelum dibeli, selanjutnya gunakan preset seperti yang diterapkan William O’Neil dan Warren Buffett.
  • Diversifikasi investasi bisa dilakukan dengan berinvestasi ke instrumen lain, atau ke saham yang cenderung aman dari sisi pertumbuhan harganya.

Demikianlah ulasan mengenai cara beli saham online tersebut. Investasi ini bisa membawa profit yang menjanjikan, namun tentu juga ada resiko-resikonya. Makanya, sebelum berinvestasi usahakan mempelajarinya terlebih dahulu. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda ya.

Baca juga: Aplikasi Trading Terbaik dan Terpercaya, Ini 7 Pilihannya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Debit Mandiri: Jenis-jenis hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu debit Mandiri senantiasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi di banyak tempat dan di waktu kapan saja. Sebagai informasi, kalau dibandingkan dengan uang...

Call Center Allianz Asuransi dan Layanan Pengaduannya

JAKARTA, duniafintech.com – Call Center Allianz asuransi dan layanan pengaduannya tentu penting diketahui oleh para pemilik polis/nasabahnya. Seperti diketahui bersama, Allianz Indonesia menjadi salah satu...

Jenis-jenis Mining Bitcoin, Bisa Dilakoni Buat Mendulang Cuan! 

JAKARTA, duniafintech.com - Mining atau menambang bitcoin ada berbagai jenis juga lho. Ini perlu diketahui bagi seorang investor crypto. Karena selain trading, ada cara...

Wow, Hampir Rp 1 Triliun Bitcoin Dibekukan Terkait Kasus Bos Terra Luna

JAKARTA, duniafintech.com – Otoritas Korea Selatan meminta dua platform jual beli kripto untuk membekukan Bitcoin senilai US 60 juta dollar yang terkait dengan Bos...

Asuransi Rumah Tinggal Terbaik, Ini 5 Rekomendasi Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi rumah tinggal, apa itu? Adapun rumah tinggal adalah tempat beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Fungsi rumah tinggal ini membuat siapa pun...
LANGUAGE